Archive for the 'fotografi' Category

Disiplin!

Kemarin-kemarin ini saya menemukan pengalaman menggelikan sekaligus mengenaskan di salah satu image processing (itu lho, tempat cuci cetak film) ternama di Jakarta. Ceritanya saya sedang menuju kasir. Karena terburu-buru, uang saya jatuh. Dan saya diberitahu oleh satu orang bule yang cukup manis mukanya. Sopan sekali.

Nah setelah beberapa saat mengantri, tibalah kesempatan si bule mengambil fotonya. Sementara saya di belakang persis. Entah kenapa prosesnya lama sekali. Dan tiba-tiba saja dia meledak:

I’VE TOLD YOU MANY TIMES! I’VE BEEN WAITING FOR SIX HOURS! SIX HOURS!!!! DO YOU UNDERSTAND!?!

Lanjutkan membaca ‘Disiplin!’

Iklan

It’s….. SO CRISPY!!!!!

Mang Udin… Jagonya Ayam :mrgreen:

Lanjutkan membaca ‘It’s….. SO CRISPY!!!!!’

Renungan Fotografi

Kalau kau ingin jadi fotografer, camkan bahwa kamera itu adalah jiwamu. Dari dialah kau mencari makan, mengintip dunia, hingga merenungkan filosofi hidup.

Maka sayangilah kameramu, jangan kau banting kala kesal, jangan kau pukulkan ke kepala orang lain, jangan sampai ia menggigil terguyur hujan, jangan kau tinggalkan ia kesepian di balik laci lemari,

Kamera bukanlah simbol status bagi seorang fotografer. Ia bukan perhiasan di leher untuk dipamer-pamerkan. Ia adalah sebuah jiwa. Ia inti dari pekerjaan memotret.

Kalau tidak ingin sayang dengan kameramu, berhentilah jadi fotografer. Hibahkan saja kameramu kepada orang lain yang akan lebih menyayanginya.

Karena tak semua orang seberuntung dirimu bisa membeli kamera bak sebungkus kacang goreng.

Lanjutkan membaca ‘Renungan Fotografi’

Fotografi Hari Ini

Gaaa.. yang ini bukan bagian dari kuliah. Sekedar perbincangan dengan teman saja.

Fotografi bukan masalah duduk dan mengambil gambar. Setiap benda yang akan kita foto punya karakteristik masing-masing. Jadi manfaatkan setiap arah dan sifat cahaya untuk memunculkan karakternya.

Hmmmm….. Ok, makasih buat nasihatnya!

Negatif Pertama

Seorang teman tengil melapor kalau dia baru saja mencoba pengalaman pertamanya dengan kamera SLR. Tentu setelah saya panas-panasi agar ia punya keberanian belajar dengan film saja, tidak bermahal-mahal dengan digital. Salut untuk yang satu ini, karena tak banyak yang punya kenekatan sama. Rata-rata orang terlalu takut bikin foto jelek, ingin langsung bagus. Maka mereka berpikir Digital-SLR lah satu-satunya pemecahan.

Saya sendiri dulu dipanas-panasi teman dan dosen saya untuk pakai film saja kalau mau belajar (Teman saya ini fotografer profesional, jadi sarannya memang tidak untuk diragukan. Dosen saya? Apalagi…).

Buat apa cape-cape pake Film, Har? Kan modalnya mahal! Repot lagi!

Pikiran sama pernah terlintas di kepala saya. Apalagi setelah ngiler ngeliat teman saya pakai D100nya. Apalagi foto-foto saya tak kunjung bagus. Tapi setelah lama memotret saya baru sadar kalau itu semua salah.

Lanjutkan membaca ‘Negatif Pertama’

Bolehkah Metadata Diubah?

Saya pikir untuk yang satu ini Sang Pakarâ„¢ benar juga. Barusan saya ngeliat Pasal 25 (1) UU Hak Cipta nomor 19 2002 menyatakan bahwa:

Informasi elektronik tentang informasi manajemen hak pencipta tidak boleh diubah.

Sepertinya ayat ini menembak pengubahan metadata yang kerap dilakukan pelanggar hak cipta untuk menutup jejak. Jadi walaupun pengubahan metadata mudah dilakukan, namun ilegal untuk dilakukan. (tapi saya masih sedikit bertanya, apakah pembuat karya sendiri dilarang mengubahnya?).

*Buat yang ahli hukum silakan dikomentari. Ini baru interpretasi pribadi saya.

Naik Kereta Api

Tut, tut, tu…t

Siapa hendak turut

Ke Bandung, Surabaya

Bolehlah naik dengan percuma

Ayo kawanku cepat naik

Keretaku tak berhenti lama

Lanjutkan membaca ‘Naik Kereta Api’


Bumi Magenta!

Arsip

Bebas bertanggung jawab

Tulisan di blog ini ada di bawah lisensi Creative Commons with attribution 2.5. Syarat untuk menyalin blog ini adalah menyertakan url blog ini sebagai sumber.
Desember 2017
S S R K J S M
« Nov    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031