Honesty is My Religion

Aku membaca banyak buku

Banyak buku mengenai hal yang tidak bisa salah
Hanya untuk menyadari bahwa semua hal di dunia bisa salah

Aku bukannya membenci cinta
Agamaku kejujuran
Aku benci cinta yang palsu

Aku benci mencintai sesuatu
hanya karena yang lain ikut mencinta
hanya untuk melihat pada waktunya
kita berhenti ikut mencinta

Aku cinta kebencian yang jujur
Aku bahkan cinta ketidakjujuran
Selama ia mampu bersikap jujur atas ketidakjujurannya

Agamaku bukan cinta
Agamaku bukan benci

Agamaku kejujuran


Yepp.. ini teaser untuk proyek saya berikutnya. Seperti saya bilang, saya ga bisa ngapa-ngapain dalam keadaan sakit. Tapi saya senang bikin orang penasaran. So, expect something special! šŸ˜‰

Iklan

6 Responses to “Honesty is My Religion”


  1. 1 Rindu 26 Juni, 2009 pukul 6:33 am

    Udah sembuh Har?

    *cerewet* šŸ™‚

  2. 2 cinema bioskop 1 Juli, 2009 pukul 2:36 pm

    wah mantap nih dengan puisi kejujurannya.

    Kadang-kadang orang jujur suka di dzalimi orang.
    tinggal diniat saja jujurnya karena Allah SWT.

  3. 3 warm 1 Juli, 2009 pukul 10:27 pm

    hmm.. menunggu saja dah

  4. 4 KangBoed 2 Juli, 2009 pukul 10:44 am

    CINTA DAN BENCI.. MUSUH BERTOLAK BELAKANG.. CINTA MURNI.. CINTA SEORANG IBU.. CINTA SEJATI CINTA ILLAHI.. CINTA BERBUAH KASIH SAYANG.. ITULAH CINTAAAAAAAA..
    SALAM SAYANG

  5. 5 Cindy 3 Juli, 2009 pukul 5:03 pm

    Dah smbuh lum neh? Sriuz ya ga akan update blog ni.. Yo dong d’update! *maksa*

  6. 6 sangkebenaran 11 April, 2010 pukul 7:15 am

    http://sangkebenaran.blogspot.com/

    Inilah contoh ajaran PEDOFILIA Muhammad:

    Dikisahkan Jabir bin ‘Abdullah: Ketika aku menikah, Rasullah bersabda kepadaku, perempuan macam apa yang kamu nikahi? Aku menjawab, aku menikahi seorang janda muda? Beliau bersabda, Mengapa kamu tidak bernafsu pada para perawan dan memanjakannya? Jabir juga berkisah: Rasullah bersabda, mengapa kamu tidak menikahi seorang perawan muda sehingga kamu dapat memuaskan nafsumu dengannya dan dia denganmu?

    Hadits Bukhari Vol.7, Kitab 62, Pasal 17.

    A’isyah (Allah dibuatnya bahagia) diceritakan bahwa Rasullah (semoga damai sejahtera atas beliau) dinikahi ketika usianya tujuh tahun, dan diambilnya untuk rumahnya sebagai pengantin ketika dia sembilan tahun, dan bonekanya masih bersamanya; dan ketika beliau (Nabi Yang Kudus) mampus usianya delapan belas tahun.

    Kitab Sahih Muslim 8, Pasal 3311.

    Dikisahkan A’isyah: bahwa Nabi menikahinya ketika dia berusia enam tahun dan menikmati pernikahannya ketika berusia sembilan tahun. Hisham berkata: Aku telah menceritakan bahwa A’isyah menghabiskan waktunya dengan Nabi selama sembilan tahun (yaitu hingga kematiannya).

    Bukhari Vol.7, Kitab 62, Pasal 65.

    Muhammad telah bernasu birahi kepada anak berusia enam tahun. Apa yang tersimpan di dalam otak Muhammad? Apa pikiran mesum nabi merupakan perbuatan suci?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Bumi Magenta!

Arsip

Bebas bertanggung jawab

Tulisan di blog ini ada di bawah lisensi Creative Commons with attribution 2.5. Syarat untuk menyalin blog ini adalah menyertakan url blog ini sebagai sumber.
Juni 2009
S S R K J S M
« Mei   Agu »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

%d blogger menyukai ini: