Kripik

Lu tuh gimana sih? Goblok! Ga bisa bikin yang positif apa?

Relax bro. Saya ini orang yang hidup dengan memperhatikan aspirasi orang-orang di bawah. Saya riset apa sih sebenarnya selera masyarakat awam? Saya kumpulkan dan mencoba mengolah itu jadi karya yang bagus.

Buku saya adalah pemandangan kelas bawah. Idola saya adalah Inul. Transportasi saya metromini. Tempat wisata saya adalah kolong jembatan. Alas kaki saya sendal jepit.

Pernahkah kita coba aware terhadap fenomena Joy dan Mike di Indonesian Idol? Kenapa H2C bisa jadi tontonan laku? Kenapa Kangen Band bisa segitu terkenalnya? Kenapa hobi mereka nonton sinetron?

Masyarakat kelas bawah adalah masyarakat yang penuh frustrasi. Orang frustrasi tidak bisa disuguhi hal-hal yang bagus tiba-tiba jadi tidak stress lagi. Kita harus dengar keluhan mereka, dengar aspirasi mereka, kalau perlu bertingkahlah seperti mereka.

Yang mereka butuhkan adalah keajaiban. Mereka selalu punya keinginan untuk mengubah nasib dari orang sengsara jadi orang berada. Mengubah hal jelek jadi istimewa. Mereka ingin Mike yang gendut, punya suara kecil, dan tidak bisa goyang jadi pemenang Indonesian Idol. Karena mereka sendiri ingin seperti itu, mengubah nasib mereka yang jelek jadi bagus.

Saat pertama kali memunculkan teori negatif, saya tidak bermaksud memunculkannya sebagai hal negatif tok. Maksud saya adalah, tampilkan sesuatu dengan cara yang tidak sempurna di awal, lalu usahakan agar persepsi masyarakat saat melihat hal yang tidak sempurna itu bisa menjadi hal yang bagus. Tekniknya? Bisa macam-macam.

Miracle adalah saat kita mengubah hal yang remeh jadi luar biasa. Dengan menyuguhkan mereka suatu keajaiban, mereka menjadi berpikir lebih positif.

Tapi apa hasilnya? Saya malah dipermalukan.

Apakah saya masih belum kapok dengan negative approach? Saya udah bilang sama Wolfgang, sudahlah. Yang melakukan denial terhadap fenomena itu justru praktisi-praktisi dari dunia kreatif sendiri. Tapi apakah mereka pernah mencoba lihat efeknya ke masyarakat kita yang frustrasi?

Jadi sekarang saya akan kubur teori saya dalam-dalam di bawah kasur. Sampai nanti orang tertarik untuk membahas lagi.

Sekarang waktunya move forward. Mereka ingin keindahan luar biasa yang meliuk-liuk? Ingin warna cerah dan relaxing? Saya akan buat yang seperti itu.

Iklan

0 Responses to “Kripik”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Bumi Magenta!

Arsip

Bebas bertanggung jawab

Tulisan di blog ini ada di bawah lisensi Creative Commons with attribution 2.5. Syarat untuk menyalin blog ini adalah menyertakan url blog ini sebagai sumber.
Juni 2009
S S R K J S M
« Mei   Agu »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

%d blogger menyukai ini: