Sustainable.. Sustainable…


“Apanya yang sustainable dari printad lu? Goblok! Salah aja kok bangga?”

Nah menurut pendapat saya, di sanalah masalahnya. Kita cenderung menerima begitu aja pakem-pakem yang tertulis mengenai apa yang ramah lingkungan dan apa yang engga. Kita ga menghargai progress ke arah sana. Yang penting hasil jadi. Semua serba disuapin dari buku-buku terkenal.  Padahal apa kita pernah peduli kenapa sustainable design perlu ada? Kenapa bisa ada? Bagaimana bisa ketemu?

IMHO, dari buku yang dipinjamkan bos saya. Sustainable design tidak hadir begitu saja. Semua harus dimulai dari kesadaran orang bahwa lingkungan sudah begitu rusak. Maka dimulailah kampanye peduli lingkungan.

Sampai di sana? Tidak, harus mulai ada action untuk mendaurulang seluruh sampah yang kita hasilkan. Karena itu butuh kampanye recycle.

Sampai di sana? Tidak juga. Orang akan mulai berpikir bahwa kampanye recycle pun sebenarnya menghabiskan material dan energi. Karena itu seluruh aspek dalam sebuah kampanye recycle harus dipikirkan, mulai dari proses cetak, pemakaian tinta, hingga media penyebarannya.

Selesai? Belum. Orang akan mulai berpikir, mau diefisienkan seperti apapun, sampah tetaplah sampah. Seluruh sistem dalam sebuah kampanye recycle harusnya terpadu dan ramah lingkungan. Maka mulailah ada pemikiran untuk memakai sampah itu sendiri sebagai media kampanye. Berawal dari bumi, kembali ke bumi.

Dialog, saling kritik, riset, dan ikut berkarya adalah inti dari sustainable design. Kita tidak bisa menerima itu sebagai barang jadi. Harus ada perbaikan terus-menerus. Tidak bisa pula langsung loncat ke kesimpulan akhir @_@.

Saya pernah buat sesuatu yang sustainable dalam pekerjaan beneran, bisa dibuat dari bahan recycle. Tidak sekedar jadi printad, bisa direcyle lagi jadi barang lain. Tapi seperti saya bilang, saya ga akan ngulang ide sama dua kali.  Dan ujung-ujungnya orang akan menerima begitu saja. Lalu hopla! kita terjebak hal yang sama, ulang teknik yang sama terus-menerus.

Progressnya ilang.

Iklan

1 Response to “Sustainable.. Sustainable…”


  1. 1 Rindu 19 Juni, 2009 pukul 7:26 pm

    Har … semua dimulai dari angka satu, selalu ada yang pertama dan bukan progres namanya kalo ilang dong, yok coba terus, buat bumi tertawa 🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Bumi Magenta!

Arsip

Bebas bertanggung jawab

Tulisan di blog ini ada di bawah lisensi Creative Commons with attribution 2.5. Syarat untuk menyalin blog ini adalah menyertakan url blog ini sebagai sumber.
Juni 2009
S S R K J S M
« Mei   Agu »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

%d blogger menyukai ini: