Monex dan Image Perusahaan Futures

Tidak semua yang hal jelek dari internet itu harus kita dengarkan. Yang penting selektif memilih berita dan klarifikasi sana-sini.

The Beginning

Dua tahun lalu blogosphere gonjang-ganjing oleh lowongan kerja palsu yang dikirim oleh oknum perusahaan futures tertentu. Banyak fresh graduates yang mengamblaskan duit keluarganya ratusan juta dalam periode minggu. Mending kalau punya sendiri, ini malah pinjam sana-sini. Maksud hati mau membantu ekonomi keluarga, yang datang malah bencana. Hasilnya di mana-mana orang teriak “Perusahaan futures sialaaan!”

Kemarin saya lihat ada salah satu anggota milis menumpangkan lowongan sebagai Public Relation di Perusahaan Monex. Sebagai blogger yang sudah berkali-kali menonton lowongan kerja palsu berseliweran di internet, saya langsung protes ke moderator dooong.

“Bos, ga salah tuh ada perusahaan futures nawarin lowongan kerja ke mailing list? Udah banyak yang ketipu lho. Kasian kan?”

Saya berusaha untuk tidak asal ngomong. Saya kirim link-link yang berisi keluhan orang terhadap perusahaan futures. Ada pula yang membuat daftar berisi puluhan alamat perusahaan futures, dan Monex masuk di dalamnya.

Ups! Apa Iya Begitu Kejadiannya?

Tapi sixth sense saya langsung bilang, “Waduh ga bener nih. Masa si semua perusahaan futures jelek? Nih daftar blacklist apa kriterianya kok bisa banyak banget perusahaan yang masuk?”. Saya juga heran karena rasanya pernah liat si Monex pasang iklan di media cetak. Websitenya juga lumayan keren. Kesimpulannya: Monex rapi dan cerdas.

Mulailah saya browsing informasi di internet. Lihat-lihat ada apa sih sebenarnya dengan perusahaan futures. Apa seluk beluk bisnisnya, dan apa resikonya. Terus lihat langsung ke website BBJ, ternyata blacklist resmi BBJ tidak sepanjang itu.

Saya mulai lihat pula bagaimana Monex ini begitu gigih membangun citranya.  Setiap forum dan blog yang mulai menjelekkan bidang usaha futures langsung ada yang jawab dengan clear, tidak berbelit-belit. Beda kan sama orang yang niatnya mau nipu? Kalau ditanya pasti nglantur ke sana ke mari. Lagipula banyak yang membela kalau ada yang coba-coba menanyakan apakah Monex bisa dipercaya atau ga.

The Truth, and Nothing But The Truth

Klarifikasi kedua saya tanya langsung ke website perusahaannya. Woow… ternyata Customer Servicenya online bahkan sampe malam. Pasti mereka serius sekali menggarap komunikasi korporatnya. Saya tembak saja “Mbak.. ada lowongan PR di mailing list. Bener ga sih? Soalnya sekarang banyak lowongan palsu di internet”

Jawabannya cerdas “Silakan hubungi HRD kami lewat telpon supaya clear”. Dia ga berbuih-buih kasih penjelasan karena dia tau itu bukan bidangnya. Pertanyaan soal lowongan kerja memang harusnya dijawab HRD, bukan CS. Kalau begitu mah ga usah ditelepon lagi, profesionalitasnya udah keliatan.

Klarifikasi ketiga? Tembak si pengirim lowongan kerjanya “Mas sorry ye, tadi saya nanya ama moderator lowongan kerja Monex beneran apa ga?”. Jawabannya jujur dan lugas, kira-kira kalau saya singkat emailnya begini:  “Iya nih Har, saya yang bantu garap brandnya si Monex. Emang agak susah memperbaiki image perusahaan futures. Tapi Monex ga pernah nyerah. Soal lowongan itu bener atau ga, silakan langsung diklarifikasi ke mail atau situsnya.”*

Good point: honesty.

Sejelek Itukah?

Jadi sekarang semuanya tinggal  masalah image bidang usaha futures itu sendiri. Banyak yang menuduh itu usaha tidak baik karena menikmati keuntungan dari kerugian orang lain. Zero Sum Games, istilah kerennya.

Karena bukan ahli masalah begituan, saya cuma bisa bilang, ya sudah mending dicoba cari sendiri aja informasi soal Zero Sum Games itu. Ga usah memprejudice sebelum tahu teorinya. Kalau memang penasaran, coba aja datangin perusahaannya, tanyai dengan baik-baik. Seperti saya bilang tadi, kalau emang ga bisa ngerti apa yang mereka bilang, nilai saja dari cara perusahaannya menjawab, plin-plan apa tidak, muluk apa tidak, bernada ngebohong apa tidak.

Kalau mau dibilang soal perusahaan futures itu bidang usaha yang menakutkan. Yah… namanya juga investasi naak. Mana ada yang bisa untung terus sampe tua. Adakalanya rugi dan buntung.

Beneran Yakin Lu, Har?

Yang hebat dari Monex adalah kejujurannya untuk memaparkan seberapa jauh resiko berinvestasi di bidang ini. Dia ga bilang investasi di sini ga mungkin bisa rugi. Ga pake janji muluk bahwa dalam setahun bisa kembaliin berapa persen dari modal. Atau berapa milyar komisi yang diraih. Yang pertama kali dicantumkan adalah kalimat “ANDA HARUS TAHU KALAU ANDA BISA RUGI“. Soal nanti ada wakil pialang yang nakal, udah urusan beda. Kan ada peraturannya untuk menghukum yang nakal-nakal.

Setau saya ga ada investasi yang bisa save 100%. Deposito yang dibilang investasi paling aman pun ada resikonya tersendiri, walaupun kecil. Yang bener adalah carilah perusahaan yang mau jujur kasih tahu anda seberapa cepat duit anda bisa hilang, bukan seberapa cepet anda balik modal dan ongkang-ongkang kaki.

Kalau habis ini masih ga percaya dengan perusahaan futures ya itu bukan urusan saya. Tulisan saya ga usah ditelan bulat-bulat. Buka aja link yang udah saya kasih, OK?

*Mangap email si pengirim lowongan kerja ga bisa saya copy paste dengan gamblang atas alasan privacy dan profesionalitas. Jadi yang tertulis di situ adalah hasil kesimpulan saya setelah melihat email panjang lebar dari yang bersangkutan

Iklan

21 Responses to “Monex dan Image Perusahaan Futures”


  1. 1 hariadhi 14 Juni, 2009 pukul 8:26 pm

    Disclaimer: Saya bukan karyawan Monex. Ini cuma catatan setelah melihat ada lowongan kerja Monex masuk ke milis.

    Saya ga dibayar ato dipengaruhi apapun saat menulis soal Monex di blog ini.

  2. 2 vovy 3 Desember, 2009 pukul 1:10 pm

    duh kalian ini yah..pikiran masih pada minim semua..alias minus…..apa sih yg salah pada perusahaan futures? menurut aku itu semua ga ada yg salah,apanya yg ketipu.klo emang monex menipu gak mungkin berkembang sampai sekrang.kalian ini aja yg pikiranya ga berkembang di seluruh dunia juga tau prusahaan futures itu yg berpengaruh. dan satu hal lagi monex tidak pernah membohongi para klaian yg pengangguran yug belom dapat kerja.kami hanya cari broker yg Pintar bukab kalian ini yg pikiranya terlalu Dangkal.

  3. 3 agus 12 Juli, 2010 pukul 1:55 pm

    weleh2… yang dana nya pas2 mendingan diem aja deh…. dah dana pas2 belagunya kaya kalah 1000 triliun… najis….. yang kalah itu berati kaga bisa main nya yang kaga tau aturan trading…. berarti BEGO….itu dah resmi ngapain di ributin… kalo kaga resmi mah ngapain beredar di masyarakat… mikir dunk.. jagna IQ jongkok doang… bisanya cuap2 doank, beginilah orang2 indonesia kebanyakan lagunya tapi mau juga ZzZZzZZZz………

  4. 4 jsshs 3 Desember, 2010 pukul 2:31 pm

    ya saya udah pernah kerja diperusahaan future selama hampir 2 minggu. yang pasti perusahaan seperti itu banyak sisi negativnya

  5. 5 david 21 Desember, 2010 pukul 3:02 pm

    saya salah satu nasabah di PT.Monex, sejauh ini PT.Monex bersikap fair, tidak macam-macam, dan kalau si nasabah untung dari hasil tersaksi maka pihak PT.Monex memberikan keuntungannya tanpa berbelit-belit…

  6. 6 ijal abdel 1 Februari, 2011 pukul 2:15 pm

    sbenere aq mw tanya dari anda sekalian yng mnjadi kelemahan2 monex di sektor keuangan perusahaannya apa aja sih? plissssssssss….buat laporan tugas neh…misal ada kekurangan, qta bisa bantu untuk problem solving nya……mkasih….

  7. 7 andi priyautomo 17 Februari, 2011 pukul 12:04 pm

    saya rasa apa yang disampaikan mas har ada benarnya. futures sendiri memang investasi yang sifatnya “high risk high gain”. Di luar negeri sudah berkembang sangat bagus.
    btw monex selain punya website corporate di http://www.mifx.com juga punya support web financial news yang bagus di http://www.monexnews.com
    Selain itu Monex juga satu-satunya perusahaan futures yang ( sepengetahuan saya) punya divisi corporate social responsibility (CSR) http://www.monexmad.org

    Penilaian selanjutnya silahkan Anda simpulkan sendiri. 🙂

  8. 8 puri 21 Februari, 2011 pukul 5:04 pm

    aq jadi bingung nie..sebenere monex itu bagus apa nggak. coz aq kemarin ngajukan laman kerja, n besok ada interview…kasih saran dunk…please….

  9. 9 Sri Puji 8 Agustus, 2011 pukul 8:33 pm

    teman-teman yang baik hatinya. saya kira ada baiknya menilai sesuatu dengan objektif jangan hanya dari satu sisi saja. bisa jadi banyak nasabah yang merugi berinvestasi di futures, tapi tidak sedikit juga orang yang berhasil meraih untung yang besar dari bisnis ini. untung rugi dalam berbisnis itu lumrah. jangan menghakimi sesuatu yang bisa jadi kita sendiri tidak tahu. kita tidak tahu rasanya ‘pengalaman’ memakan buah zaitun, misalnya, kalau tidak mencobanya sendiri. jadi, pertanyaan saya adalah apakah yang memberi komentar di sini pernah berinvestasi sendiri di perusahaan futures?

  10. 10 Anonim 9 Januari, 2012 pukul 8:12 pm

    u all idiot zzzzzzzzzzzzzzzzzz

  11. 11 ryancool 10 April, 2012 pukul 3:57 am

    salam pizz !

    yg ane bs tangkep dari kesimpulan pribadi and benang merah tema yang dimaksud diatas adalah….meski benar adanya bahwa pada hakikatnya ada perusahaan2 dan oknum2 pekerja yg bekerja dan melakukan bisnis perusahaan sesuai dgn aturan yg lurus dan kaidah yg berlaku, tp tak bisa dipungkiri juga bahwa faktanya juga memang banyak perusahaan berjangka/forex yg beroperasi tidak sesuai dgn aturan main, menyimpang dan cenderung fiktif, ilegal & tdk terdaftar di Bappetti. Indikasi and tanda2 nyata yg dapat dilihat antara lain : (i) mudahnya perusahaan untuk berganti-ganti nama dan domisili yg berpindah2 dan tidak jelas, (ii) tidak mempunyai ijin transaksi luar negeri sehingga penarikan dana dipersulit
    serta tidak mempunyai media kontak yang jelas, seperti: telepon, struktur manajemen dan kepemilikan, (iii) metode rekrutmen awal panggilan kerja dari si perekrut yg sudah diawali dengan cara “menipu” (tidak mengatakan jobdesk sesungguhnya bagi pelamar yg disertai janji muluk2 berlebihan tp faktanya tidak sesuai dgn yg disebutkan), lalu (iv) amblasnya dana investasi beberapa investor (baik itu akibat faktor internal sang investor sendiri, akibat ‘ulah’ oknum brokernya ataupun memang modal-kerja perusahaan yg tidak cukup sehat).
    Kesimpulan lainnya adalah visi/misi dari perdagangan berjangka/future yg bagi sebagian besar orang masih abu2 and meragukan, apalagi hanya bisa dilakukan dgn modal besar ataupun memerlukan investasi dana tidak kecil (> Rp.50jt) dimasa krisis kepercayaan publik ini, yang secara umum hanya mengandalkan pada spekulasi dan tren pasar ‘barang-dagangan’ maya/semu berdasarkan sikon ekopolsoskam dalam dan luar negeri, dan pada akhirnya lebih mengarah pada international financial gambling. jadi itulah sebabnya mengapa mayoritas publik gerah, apatis dan tak melirik ato tertarik bergelut didalamnya bisnis ini.

    thx

  12. 12 Harmin FX (@HarminFX) 10 Januari, 2013 pukul 4:16 pm

    hmm saya kerja sebagai trader di perusahaan futures, pt central capital futures yogyakarta, gak semua perusahaan futures itu penipu, gini aja.. saya selaku trader selalu memberikan tawaran mengenai batasan kerugian yang bisa ditoleransi oleh nasabah, saya tawarkan 15% kerugian maksimal dari modal yang regular 100jt. jika saya dalam pengelolaan dana sampai rugi segitu berarti saya gak bisa trading, lebih baik dana ditarik. itulah resiko yang saya jelaskan ke nasabah sebelum masuk dana ke perusahaan, kecuali nasabah ingin mengeloa dananya sendiri, terserah, mau duit habis itu juga urusan mereka, toh yang trading mereka, intinya sebelum masuk investasi dana ke perusahaan futures itu, mintalah portofolio trading dari trader yang akan anda minta untuk mentradingkan dana, buat perjanjian batasan kerugian maksimal.. karena untung rugi dari dana nasabah itu tergantung siapa yang mengelola dana, buat saya kerugian 15% dari modal itu udah gak bisa trading, gunakan selalu stop loss, jangan pernah berharap harga akan balik, itu namanya pecundang gak mau mengakui kesalahan/kerugian, saya gak pernah menjanjikan keuntungan, bahkan walau hanya 1% sebulan, tapi saya perlihatkan gimana saya trading, portofolio trading saya, itu aja!

  13. 13 anonim 29 Januari, 2013 pukul 11:22 am

    do ngambleh opo toh???…
    trading kie panganan opo???…
    mbok aku njaluk resep panganan trading kui beroo???…

  14. 14 tiketpesawat24jam (@tiketpesawat24) 12 Februari, 2013 pukul 9:50 am

    Emang Harmin FX (@HarminFX)
    10 Januari, 2013 pada 4:16 pm sudah punya bukti akan keprofesionalan dalam trading yang menguntungkan

  15. 15 Zaenal Arifin 12 Februari, 2013 pukul 9:52 am

    Pada iNtinya bisnis forex itu resikonya tinggi sekali , apalagi dg perusahaan futures indonesia yang mayoritas muslim tapi otaknya bukan muslim , yang suka menipu, dan merugikan insvestor

  16. 16 Zaenal Arifin 12 Februari, 2013 pukul 9:54 am

    Bisnis paling menguntungkan ya jualan yang real saja spt jualan tiket, jualan obat, jualan bahan bangunan, warteg, dll . itu jelas hasilnya dan bermanfaat

  17. 17 farel 24 April, 2013 pukul 4:47 pm

    yang pasti ikut berinvestasi di monex kayak orang judi,hati2 jangan gegabah….

  18. 18 ade 24 April, 2013 pukul 4:52 pm

    menanggapi komentar mb sri puji,saya pernah ikut trading dimonex,cuman dalam waktu satu bulan uang saya ludes,memang benar2 kayak judi bener2 bertentangan dengan ajaran Islam

  19. 19 Anonim 21 Mei, 2013 pukul 6:40 pm

    SAYA HANCUR

  20. 20 Anonim 2 Juli, 2014 pukul 5:02 am

    Tidak kuat bernapas lagi. Aaaahh..

  21. 21 sandi 5 Agustus, 2015 pukul 1:18 pm

    futures itu emg gambling.. sekarang apa si yang nggak gambling, orang punya bisnis konvensional saja gambling. bisnis apapun secara umum kalo nggak tau ilmunya dan nggak punya visi pasti jatuhnya gambling banget. trading itu harus tau ilmunya, punya kerangka kerja. trading itu murni bisnis..ada konspirasinya. semua bisnis juga begitu


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Bumi Magenta!

Arsip

Bebas bertanggung jawab

Tulisan di blog ini ada di bawah lisensi Creative Commons with attribution 2.5. Syarat untuk menyalin blog ini adalah menyertakan url blog ini sebagai sumber.
Juni 2009
S S R K J S M
« Mei   Agu »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

%d blogger menyukai ini: