Tools yang Disalahgunakan

Tadi saya bertemu klip yang membuat hati saya sedih bukan main.

Ini adalah lagu What A Wonderful World oleh Louis Armstrong. Semua orang akan bilang lagu ini penuh optimisme. Siapapun yang mendengar akan menjadi bersemangat.

Tapi sayang sekali lagu seoptimis ini dipakai oleh Amerika untuk menyemangati serdadunya dalam perang Vietnam. Akibatnya semangat untuk membunuh makin berkobar, rasa bersalah jadi hilang. Lagu yang harusnya bernilai positif diperalat sehingga menjadi tools negatif.

Coba lihat detik ke delapan dari klip ini. Entah yang lain merasa atau tidak, tapi saya bisa merasakan gurat prihatin dari Louis Armstrong. Ia adalah pemusik yang hebat. Lagu yang dia ciptakan pasti maksudnya baik. Dia gunakan seluruh bakat yang dia miliki untuk membuat orang ceria. Kalau masih hidup, tentu dia sedih sekali melihat efek lagunya kepada sebuah negara bernama Vietnam.

Persis seperti itulah perasaan saya saat ini.u

Iklan

3 Responses to “Tools yang Disalahgunakan”


  1. 1 Clairvoyant 20 Mei, 2009 pukul 9:56 am

    Bagiku, semua lagu memang bakal mempengaruhi MOOD si pendengar … hal itu memang BENAR adanya. Dan saya TIDAK MEMUNGKIRI pernyataan itu. Tapi, yang perlu dicatat di sini adalah “MOOD si pendengar tergantung dari TANGGAPAN/MASUKKAN/PENCERNAAN yang ditangkap pendengar lewat lagu itu”. Jadi lagu WONDERFUL WORLD sama sekali TIDAK ada hubungannya dengan mengkobarkan semangat MEMBUNUH didalam perang VIETNAM.

    Jadi, kasus di atas itu jelas adalah KESALAHAN TANGGAPAN/MASUKKAN/PENCERNAAN yang diterima pendengarnya.
    Karena bagi saya, lagu WONDERFUL WORLD adalah lagu yang paling suka saya dengar ketika saya lagi SANTAI dan menikmati keindahan Alam.

    Beberapa contoh:
    Sama halnya dengan lagu OZZY OZBOURNE yang berjudul SUICIDE SOLUTION yang dikabarkan membuat seorang remaja bunuh diri. Demikian juga novel DAN BROWN yang berjudul DA VINCI CODE.

    Saran saya:
    Perjelaslah pengertian kita tentang ART, FIKTIF dan TRUE STORY.

    Dan yang namanya ART adalah hasil karya seni seseorang. Oleh karena kita bukan SENIMAN, maka kita TIDAK ADA HAK untuk menghakimi ART seseorang itu baik atau tidak. Yang ada itu cuma MENERIMA atau MENOLAK.
    Sesama SENIMANpun, pasti akan SALING MENGHARGAI hasil karya seprofesinya.

  2. 2 Clairvoyant 20 Mei, 2009 pukul 10:00 am

    Tapi bagaimanapun juga, saya sangat berTERIMA KASIH atas clip WONDERFUL WORLD yang ada.
    This one is a LEGENDARY CLIP.
    Thank you.

  3. 3 hariadhi 20 Mei, 2009 pukul 10:15 am

    Iya mas Clairvoyant. Louis Armstrong itu legendaris. Saya juga suka. Saya cuma kasihan liat lagu dia diperalat untuk kepentingan orang lain.

    Sekarang ini kalau sedang melankolis dan merasa sedang dijahatin orang, saya selalu ingat lagu ini.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Bumi Magenta!

Arsip

Bebas bertanggung jawab

Tulisan di blog ini ada di bawah lisensi Creative Commons with attribution 2.5. Syarat untuk menyalin blog ini adalah menyertakan url blog ini sebagai sumber.
Mei 2009
S S R K J S M
« Apr   Jun »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

%d blogger menyukai ini: