Apakah Saya Menyesal?

Tentu saya menyesal. Tapi saya bukan tipe orang yang menyesal lalu sesugukan di pojok kamar lalu gantung diri. Itu bukan menyesal versi saya.

Saya menyesal karena sudah membuat tulisan yang membuat Teh Botol Sosro tercemar. Karena itu saya perbaiki lagi. Saya bilang ke ribuan orang bahwa Teh Botol Sosro itu aman, dan tulisan saya itu hoax (goblok apa, ada penulis hoax mau cape-cape membantah hoax yang dia buat sendiri?). Saya jelasin kenapa hoax itu bisa ada. Saya kasih tahu motif saya nulis hoax tersebut. Saya relain diri saya dimaki-maki orang di banyak mailing list. Saya bahkan bocorin strategi rahasia saya untuk memanfaatkan hoax sebagai alat beriklan. Padahal kalau saya mau saya bisa aja jual secara eksklusif ke perusahaan. Udah banyak yang tertarik sama ide ini.

Semuanya saya lakukan karena saya menyesal dan ingin semua orang tahu bahwa peringatan teh botol itu hoax. Saya udah relain diri saya jadi PR gratisan untuk teh botol sosro.

Saya bisa aja menunjukkan penyesalan saya dengan nangis sesugukan di pojok kamar lalu gantung diri. Tapi kalau saya bunuh diri sekarang, ga ada manfaatnya buat teh botol sosro. Tetap aja nama teh botol sosro tercemar. Ga ada yang mau repot-repot membantu memperbaiki nama baik mereka. Ga ada blogger yang mau cape-cape membantu mereka dengan kemampuan mengolah SEO.

Iklan

24 Responses to “Apakah Saya Menyesal?”


  1. 1 Boogie 11 Mei, 2009 pukul 4:24 pm

    Kayaknya gw gak percaya deh kalo ada perusahaan yang mau adopt ide loe ini. Secara ini hoax dan udah pasti gak ethis dan bisa berdampak libel suit.

    Yah, kalo loe merasa gantung diri adalah bentuk penyesalan loe itu sih sah2 aja. Masalah bermanfaat ato nggak buat TBS, ya itu bisa diliat nanti setelah loe dah gantung diri.

    Be responsible, bro. Your curiosity might affect others.

  2. 2 BobEcaEco 12 Mei, 2009 pukul 3:29 am

    Jane ya curious juga reaksi Sosro dengan upaya pertanggungjawaban yang saya pikir maksimal (coba saya jadi Mas Har, mungkin banget gak akan bisa semaksimal ini mempertanggungjawabkannya). Itu ajah.

  3. 3 sendit 12 Mei, 2009 pukul 9:45 am

    makanya bro…bijak lah berkata…ya klo di blog..bijaklah klo menulis sesuatu…semangat daah..

    http://sendit.wordpress.com

  4. 4 Victor 12 Mei, 2009 pukul 11:07 am

    Relain diri jadi PR gratisan teh botoh Sosro? yakin dengan kalimat itu? Itu sih memang hal yang harus Anda lakukan, bung,bukan soal kerelaan tapi tanggung jawab!

    Dan dengan mmenjelaskan di blog ini saja Anda merasa cukup? Hmm…dengan kerusakan yang sudah Anda lakukan, kok saya ragu.

    Coba deh sekali lagi berhitung if u r a brand owner 😉

  5. 5 Victor 12 Mei, 2009 pukul 11:33 am

    Hariadhi yang saya yakin aslinya anak baik….

    kalo saya berkata kata dengan keras, thats simply because I care of you kid. Kamu masih muda, ada kemungkinan bakat pinter dan sekarang sedang tersandung kasus karena (menurut saya) kecerobohan. Tidak berpikir panjang apa resiko dan benefit internet. Tidak berpikir apa resiko yang ditimbulkan terhadap kehidupan orang lain.

    Berhati hatilah dalam menulis, every lines means something. Saya tahu kamu lagi butek karena banyak dicaci, dihujat atau bahkan diancam. Dalam kondisi itu, saya menyarankan kamu untuk lower your voice, jangan banyak bicara dan ‘merendah’ lah.

    Mudah-mudahan kamu bisa nangkap maksud saya. Ok, kid?

  6. 6 jejaklangkah 12 Mei, 2009 pukul 1:25 pm

    …karena nila setitik..rusak susu sebelanga…

    mudah2an sebagai orang yang ‘tau’ kreatifitas, semoga sampeyan bisa paham konsep ini

    terkadang tulisan / perkataan bisa lebih tajam dari pedang..

  7. 7 chualim 12 Mei, 2009 pukul 7:27 pm

    Itu br jantan, bisa mencemarkan maka bertanggung jawab juga membaikan nama baik Teh Sosro

    Salam kenal mas,
    saya ada sedikit info menarik bagi yang mau dapat uang dari internet, lihat aja di blog saya http://chualim.wordpress.com yg berjudul Mau 0,45/jam, pembayaran lewat pos (check) atau lewat Paypal. Mas jg blh menyebarkan info ini pada teman2 mas. Thanks

  8. 8 hariadhi 12 Mei, 2009 pukul 7:36 pm

    mas victor yang baik…

    Terima kasih untuk kritiknya. Oke, kalau itu yang mas minta saya tidak akan jawab lagi komen apapun. Sudah kan?

  9. 9 rizky 13 Mei, 2009 pukul 8:29 am

    Apa pun alasannya, demi apa pun itu, berjualan dengan cara berbohong adalah tidak benar, dan tidak barokah.

  10. 10 Panglima Perang 13 Mei, 2009 pukul 6:58 pm

    Kehati-hatian mutlak diperlukan mas, jangan menyerah untuk menulis dan membuat ide brilian hanya karena ada kasus semacam ini.

  11. 11 Rindu 13 Mei, 2009 pukul 10:43 pm

    tissue nih Har, udah ah jangan nangis malu ama rembulan 🙂 mending kita ngomongin masa depan buku yang akan kita terbitkan saja, lebih bermanfaat daripada membahas semua yang sudah terjadi, sudah dijelaskan dan sudah minta maaf.

    Cukuplah Har, segala usaha untuk minta maaf … yok nulis buku !!

  12. 12 baros bonaga simaututanpulaut borazi marpaung simatupang 14 Mei, 2009 pukul 10:23 am

    interesting case…^_*

  13. 13 Reynaldo 14 Mei, 2009 pukul 1:19 pm

    Semangat terus bro!

  14. 14 pengamat-dadakan 14 Mei, 2009 pukul 1:59 pm

    saya yakin anda nggak menyesal lah bro! saya udah coba pake semaksimal mungkin akal sehat saya; mulai dari uraian kronologis anda, pernyataan resmi sosro di website-nya yang sangat legowo, permintaan maaf anda yg sangat brave dan luarbiasa tenang, sampai ke “sticky news” (ad) berita ini di detik.com; menurut saya itu skenario yang sangat direncanakan.

    terlepas apakah mas hariadhi orang sosro atau bukan, atau praktisi iklan yang brilian; tapi ide beriklan dengan “negative approach” ini sudah berhasil dan (mungkin) telah memenuhi harapan sosro.

    tadinya saya percaya bahwa ini hoax. tapi ada ide yang brilian di balik itu semua ternyata. walaupun masih ada keganjilan di sana-sini (seperti ketika anda bilang: ‘PS: Tolong jangan disebarkan ke masyarakat umum. Ini buat konsumsi anggota mailing list CCI saja“; aktivis duniamaya mana yang masih percaya dengan wanti2 seperti itu?); sticky news di detik, sampe berita yang sama di beberapa radio yg dikemas dalam ad-lips dengan konten yang sama persis (saya sering denger di trax.fm dan hardrock-fm). terencana dan terlaksana dengan sempurna.

    selamat!

    ===
    @mas pengamat yang baik, maaf saya jawab langsung di komennya. Tidak ada unsur kesengajaan dalam kasus ini. Seperti biasa kalau ada yang tanya saya ini orang sosro atau bukan, add aja saya di YiM dengan nama sama. Search siapa saya di internet. Lihat di mailing list CCI bagaimana kejadiannya. Semuanya kecelakaan kok.

    Teh Botol sosro sudah cukup cool karena mereka punya manajemen krisis yang hebat. Sebaiknya tidak membuat mereka serba salah lagi dengan teori konspirasi yang aneh-aneh.

    Saya bukan orang yang setenang itu. Kesalahan ini udah bikin saya mimpi buruk seminggu ini. Kalau nanti mas bikin kecerobohan yang selevel dengan saya, mas akan rasakan sendiri seperti apa. Jadi tolong dipahami, saya kelihatan tenang karena ini bahasa tulisan, bukan bahasa percakapan. Tulisan tidak punya emosi.

  15. 15 Darmawan 15 Mei, 2009 pukul 7:16 pm

    mungkin lain kali ambil contoh yg fiktif saja produknya

  16. 16 wahyu am 1 Juli, 2009 pukul 10:00 am

    Selalu hati2 dalam melangkah. tidak ada manusia yang sempurna 🙂

  17. 17 eri-communicator 1 Juli, 2009 pukul 6:29 pm

    Maju terus hariadhi penyesalan tiada artinya. Ayo semua blogger Indonesia dukung hariadhi. Saya secara pribadi dan atas nama blogger bertuah (blogger kota pekanbaru) mendukung kamu. Kita perkuat kebersamaan para blogger

  18. 18 david m iqbal 2 Juli, 2009 pukul 9:16 am

    Ini pelajaran bagi blogger lain dalam menulis sesuatu…jangan sampai merugikan orang lain…SOSRO itu kn bisa merugi akibat Hoax tersebut…

    Untuang pihak SOSRO mau berdamai dan melakukan secara kekelurgaan asalkan ada permintaan maaf…saya salut dech buat pihak SOSRO yg mau berdamai…

  19. 19 KangBoed 2 Juli, 2009 pukul 10:49 am

    WAAAAAAAAAH.. KENAPA BISA BEGONO.. YA UDAH AMBIL HIKMAHNYA YAAA.. PIKIR DULU SEBELUM MELANGKAH.. KAN AGAMANYA KEJUJURAN BROOO..
    SALAM SAYANG SELALU

  20. 20 salam revolusi 2 Juli, 2009 pukul 11:08 am

    pelajaran hidup yang berharga.

  21. 21 abusyafiq 2 Juli, 2009 pukul 2:22 pm

    Yups, ambil pelajaran bro dari sini. sekarang blog dah diperhitungkan masyarakat, so hati2 sj jangan sampai bikin blunder, bisa fatal urusan sm polisi… salam

  22. 22 Remba 2 Juli, 2009 pukul 4:11 pm

    Tentu saya menyesal. Tapi saya bukan tipe orang yang menyesal lalu sesugukan di pojok kamar lalu gantung diri. Itu bukan menyesal versi saya.

    Saya menyesal karena sudah membuat tulisan yang membuat Teh Botol Sosro tercemar. Karena itu saya perbaiki lagi. Saya bilang ke ribuan orang bahwa Teh Botol Sosro itu aman, dan tulisan saya itu hoax (goblok apa, ada penulis hoax mau cape-cape membantah hoax yang dia buat sendiri?). Saya jelasin kenapa hoax itu bisa ada. Saya kasih tahu motif saya nulis hoax tersebut. Saya relain diri saya dimaki-maki orang di banyak mailing list. Saya bahkan bocorin strategi rahasia saya untuk memanfaatkan hoax sebagai alat beriklan. Padahal kalau saya mau saya bisa aja jual secara eksklusif ke perusahaan. Udah banyak yang tertarik sama ide ini.

    Semuanya saya lakukan karena saya menyesal dan ingin semua orang tahu bahwa peringatan teh botol itu hoax. Saya udah relain diri saya jadi PR gratisan untuk teh botol sosro.

    Saya bisa aja menunjukkan penyesalan saya dengan nangis sesugukan di pojok kamar lalu gantung diri. Tapi kalau saya bunuh diri sekarang, ga ada manfaatnya buat teh botol sosro. Tetap aja nama teh botol sosro tercemar. Ga ada yang mau repot-repot membantu memperbaiki nama baik mereka. Ga ada blogger yang mau cape-cape membantu mereka dengan kemampuan mengolah SEO.

  23. 23 lerry060183 3 Juli, 2009 pukul 2:04 pm

    Semoga anda diberi kekuatan dalam menghadapi kasus ini, dan lain kali hati-hati dalam melakukan penulisan di dalam blog.

    http://lerry060183.wordpress.com/2009/07/03/hasil-otopsi-michael-jackson-yang-menakutkan/


  1. 1 Sosro Akhirnya Perkarakan Hoax Blogger “hariadhi.wordpress.com” « Ruang Hati Berbagi Lacak balik pada 1 Juli, 2009 pukul 9:32 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Bumi Magenta!

Arsip

Bebas bertanggung jawab

Tulisan di blog ini ada di bawah lisensi Creative Commons with attribution 2.5. Syarat untuk menyalin blog ini adalah menyertakan url blog ini sebagai sumber.
Mei 2009
S S R K J S M
« Apr   Jun »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

%d blogger menyukai ini: