Old Memory Lagi

Saya ingat pelajaran pertama di DKV mengenai komunikasi. “Har… Kalau ingin membuat sebuah larangan, berhenti berkonsentrasi kepada kalimat larangannya itu sendiri. Coba perlihatkan ke audience hal buruk apa yang akan terjadi jika larangan itu diabaikan.”

Awalnya saya ga ngeh maksudnya. Tapi sekarang saya berterima kasih sekali Mas Arief Timor mau ngajarin hal hebat seperti ini.”

Iklan

2 Responses to “Old Memory Lagi”


  1. 1 hariadhi 21 April, 2009 pukul 11:58 am

    Udah ah.. saya harus ngejar-ngejar dosen lagi untuk asistensi Kerja Praktek 🙂

  2. 2 timori 13 Maret, 2010 pukul 3:44 am

    Itu mungkin pertama dan yang mendasar, dan itu juga tidak berhenti pada larangan saja tapi semua hal. (mungkin)

    Melihat suatu hal rasanya kurang bijak kalau kita hanya sekedar membatasi pada liputan peristiwanya saja.

    Efek setelah itu apa? adakah kemungkinan lainnya?

    Intinya adalah jangan BERCERITA tetapi TUNJUKKAN!

    Tunjukkan kalau gado-gado itu enak, jangan diceritakan bumbunya dan rasanya…..susah!

    wassalam


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Bumi Magenta!

Arsip

Bebas bertanggung jawab

Tulisan di blog ini ada di bawah lisensi Creative Commons with attribution 2.5. Syarat untuk menyalin blog ini adalah menyertakan url blog ini sebagai sumber.
April 2009
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

%d blogger menyukai ini: