Aware Bukan Berarti Harum

Lucu melihat bahwa teori amburadul saya yang dulu-dulu itu betul. Semakin suatu produk dijelek-jelekkan, akan semakin tinggi tingkat eksposurenya. Semakin orang penasaran untuk mencari tahu. Maka semakin aware-lah masyarakat terhadap produk tersebut.

Kemarin saya lihat dua cara politikus mendekati blogger. Satunya JK, satunya PS. Kedua-duanya melakukan hal sama, mengundang blogger supaya dibahas di internet, sehingga orang semakin mudah mencari informasi tentang mereka.

Tapi keduanya dibahas dengan cara yang berbeda, (saya mengerti ndoro pasti sudah berusaha mati-matian bersikap netral). JK diberi bahasan ke arah positif, sementara PS lebih ke arah negatif. Kita bisa nilai sendiri dari komentar-komentar masuk yang rata-rata kecewa dengan susunan acara “Temu PS”. Sedangkan saat melihat post JK orang berebut membicarakan keterbukaan dengan blogger. Singkatnya, banyak orang menyimpulkan “Temu PS” tidak sesukses “Temu JK”.

Tapi apa benar begitu?

Saya mau mengungkapkan fakta yang sederhana saja. Coba lihat berapa banyak komentar masuk ke post “Temu JK”, lalu bandingkan dengan komentar masuk ke post “Temu PS”. Awalnya memang 98 banding 93. Saya pikir itu wajar karena JK itu wakil presiden yang masih menjabat. Lagipula Post JK lebih tua umurnya. “Temu PS” masih kemarin sore.

Dan benar dugaan saya, tidak perlu menunggu lebih dari sehari, besoknya saya lihat komentar masuk ke post “Temu PS” sudah melewati 100, sementara post “Temu JK” masih bertengger di angka 99.

Saya pernah diajarkan di kuliah bahwa suka atau tidak, awareness bukanlah masalah image baik atau buruk. Ia hanya berbicara seperti ini: “Kalau seseorang diminta menyebutkan sepuluh nama capres, siapa yang paling dulu dia ingat?”

Pembahasan buruk justru akan banyak membantu meningkatkan ingatan orang tentang sesuatu dibanding bahasan baik. Saya juga pernah membahas soal kasus Axis, di mana produknya terkena hoax kartu setan. Yang terjadi bukanlah Axis jadi tidak populer. Justru ia semakin ramai digunjingkan, sehingga semua orang ingat jadi ingat bahwa Axis adalah salah satu contoh kartu GSM. Masalah itu kartu setan atau tidak, itu diurus belakangan saja lewat konferensi pers atau iklan-iklan.

Singkatnya begini saja, kalau seorang anak dilarang main bola, ia akan dengan spontan bertanya “Lho, apa salahnya main bola?”. Semakin kita menjelaskan hal-hal buruk tentang bermain bola, semakin ia tertantang ia untuk membuktikan itu salah. Perkara apakah main bola itu benar-benar berbahaya atau tidak, itu dibuktikan kemudian. Yang jelas omongan kita bahwa bola itu jelek justru membuat si anak bermain bola.

Mungkin ada contoh kasus lain yang sama gilanya dengan masalah post “Temu PS”.

Anda kenal Roy Suryo? Anda benci Roy Suryo? Anda merasa Roy Suryo konyol? Anda merasa Roy Suryo pakar gadungan? Saya juga!

Tapi seperti pemakai internet lain, sebelumnya saya tidak pernah mendengar pakar telematika itu. Sampai akhirnya saya melihat begitu heboh blogger menjabarkan bagaimana acakadutnya Roy Suryo menganalisa masalah-masalah IT. Mereka berharap dengan menjelek-jelekkan Roy Suryo maka media akan berhenti memakai oknum bersangkutan sebagai narasumber. Dengan kata lain Roy Suryo hendak digembosi awarenessnya.

Sekarang percaya atau tidak, sekarang setiap kali ingin melihat berita heboh di dunia IT, yang pertama kali saya ketikkan di Google adalah “Roy Suryo”!

Iklan

2 Responses to “Aware Bukan Berarti Harum”


  1. 1 Ndoro Kakung 7 April, 2009 pukul 6:57 pm

    film peraih oscar belum tentu laris, dan begitu sebaliknya

  2. 2 hariadhi 7 April, 2009 pukul 11:54 pm

    Betul, Ndoro.

    *maaf komennya masuk sepam. Untung tadi ada firasat untuk segera buka spammed comment. Ternyata ada avatar ndoro nongol di sana.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Bumi Magenta!

Arsip

Bebas bertanggung jawab

Tulisan di blog ini ada di bawah lisensi Creative Commons with attribution 2.5. Syarat untuk menyalin blog ini adalah menyertakan url blog ini sebagai sumber.
April 2009
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

%d blogger menyukai ini: