Saya Bisa Tahu Orang Akan Mati

Terus kenapa?

Saya lelah melihat betapa “keistimewaan” di Indonesia ini kalau tidak dijual obral, atau malah dicaci maki. Sedih rasanya melihat salah satu tulisan di internet menyatakan anak dengan keistimewaan sixth sense dicurigai karena orangtuanya dulu senang berbuat hal-hal mistis atau bikin perjanjian dengan jin. Atau melihat paranormal jadi-jadian berlagak bisa memenangkan pemimpin politik tertentu. Lalu kalau gagal ngeles katanya si saingan punya beking lebih kuat.

Omong kosong!
Tidak ada satu anak pun di dunia ini yang minta punya kelebihan khusus. Walaupun kelihatannya keren atau mungkin malah menyeramkan, hidup dengan “kelebihan” tidak seenak yang dikira.

Mau tahu kelebihan saya? Saya bisa melihat beberapa orang dekat saya akan meninggal dalam waktu dekat dengan adanya selimut putih yang menutup kepala mereka beberapa minggu atau bulan sebelum hari H nya. Saya bisa merasakan bahaya mendekat dengan dengungan atau jentikan di telinga kiri saya. Saya juga beberapa kali bisa memesan nasi pecel lele tanpa perlu ngomong sama mas-mas penjualnya.

Memangnya itu keren? Sama sekali tidak!

Tidak ada yang menyenangkan dari mengetahui jadwal kematian orang. Mengetahui kalau banyak tempat bisa mengancam keselamatan jiwa kita, sampai akhirnya tidak bisa ke mana-mana selain ngumpet di kamar. Tidak ada yang ingin rahasia hatinya bisa mampir ke pikiran orang lain karena tanpa sengaja bertelepati.

Bodoh sekali kalau ada yang mencoba mengaitkan keistimewaan dengan perjanjian jin dan segala macam kutukan-kutukan lain. Tolol! Saya tidak perlu berkomunikasi dengan jin untuk hal begituan. Saya hanya beberapa kali melihat selimut putih itu mampir di kepala orang. Lalu dalam beberapa minggu mereka menemui ajal. Sampai akhirnya saya bisa mengaitkan selimut itu dengan nyawa orang. Lalu kenapa? Apa itu lalu bikin saya tidak percaya Tuhan? Apa saya yang minta-minta sama Tuhan supaya bisa lihat orang mati?

Lu pikir lihat orang mati itu hiburan ya?

Anak dengan keistimewaan tidak perlu dikaitkan dengan paranormal-paranormalan. Mereka tidak perlu dan memang tidak seharusnya dibikin jadi cenayang. “Kelebihan” ini sudah menyiksa banyak anak-anak. Apalagi kalau mereka dipaksa menjualnya demi menghidupi diri lewat Televisi. Wong bisa hidup tanpa depresi di masa dewasa aja udah sukur banget.

Bah!

Kenapa sih di negara ini kita begitu sibuk mengurusi takdir orang lain? Urus saja iman sendiri-sendiri. Tidak usah mengomentari kondisi fisik dan mental orang lain.

Iklan

3 Responses to “Saya Bisa Tahu Orang Akan Mati”


  1. 1 Nazieb 23 Maret, 2009 pukul 5:26 am

    Wew, beneran itu? Keren juga ya, kayak di pilm-pilm.. 😀

    Itu sih bukan soal negaranya, tapi emang masih banyak orang yang takut soal hal-hal yang supranatural macam begitu. Mereka umumnya menjauhi hal-hal yang tidak lazim macam begitu. Kalo ga salah di luar negeri juga masih ada yang begitu kok..

  2. 2 hariadhi 24 Maret, 2009 pukul 4:11 pm

    Sama sekali ga sekeren di film-film, sumpah! 😐

  3. 3 kafita 31 Mei, 2015 pukul 8:18 pm

    Saya juga ngerasain hal yg sama…saya pusing dan takut. Sampai2 org yg sy ga kenal saya pun bisa tau org itu akan meninggal.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Bumi Magenta!

Arsip

Bebas bertanggung jawab

Tulisan di blog ini ada di bawah lisensi Creative Commons with attribution 2.5. Syarat untuk menyalin blog ini adalah menyertakan url blog ini sebagai sumber.
Maret 2009
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

%d blogger menyukai ini: