Pusink

Belakangan saya baru merasa sulit sekali meriset sejarah seni, desain, dan kultur. Sebabnya ada dua, pertama karena penulis begituan di Indonesia masih jarang. Mau tak mau harus bikin analisa sendiri dari awal. Batu per batu, lembar per lembar, kata per kata, semua dari nol!

Kesulitan kedua adalah searchnya ga bisa hanya tulisan saja, harus dimasukkan pula gambar-gambar. Lah kalau tulisan tinggal digoogle. Gambar memang bisa pake google image, tapi kan harus nunggu semua gambar selesai diload. Harus dipelototin satu-satu pula!

Masih keinget aja tuh sama pernyataan “Anak IPA cenderung lebih gampang belajar seni dan sosial”. Buahahahaha. *Ngakak guling-guling. Belajar kulit mah anak TK juga bisa.

Iklan

0 Responses to “Pusink”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Bumi Magenta!

Arsip

Bebas bertanggung jawab

Tulisan di blog ini ada di bawah lisensi Creative Commons with attribution 2.5. Syarat untuk menyalin blog ini adalah menyertakan url blog ini sebagai sumber.
Mei 2008
S S R K J S M
« Apr   Okt »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

%d blogger menyukai ini: