Arsip untuk Mei 1st, 2008

Steve Said…

*Kadangkala kehidupan menimpakan batu ke kepala Anda. Jangankehilangan kepercayaan. Saya yakin bahwa satu-satunya yang membuat saya terus berusaha adalah karena saya menyukai apa yang saya lakukan. Anda harus menemukan apa yang Anda sukai. Itu berlaku baik untuk pekerjaan maupun pasangan hidup Anda.

barusan menculik dari sini 😉

Bunga Kerang

Bungamu seperti kerang, sayangku

Aku cinta sesuatu yang tidak kubungai

Tiga pasang mawar kehidupan sedang menari-nari

Tuhan, masa depan, cinta


Bungamu sudah menjadi kerang, sayangku

Tujuh ratus tiga puluh aku menyirami

Kupu-kupu telah keluar dari sepotong kepompong

habis puas ia menikmati makan malam


Apa itu bunga cinta kerang, sayangku?

Kalau hanya boleh ada menyirami, bukan disejuki

Aku duduk terdiam menghitung emosi dirimu

Yang harus dewasa cuma aku

Bunga, cinta, kerang, tuhan, manusia, pacar, mata, tangis, BENTAK!

Film Helvetica

Besok saya harus mengumpulkan tugas Manajemen Produksi DKV. Minggu sebelumnya kita disuruh nonton film tentang huruf legendaris, Helvetica. Jadi sekarang disuruh membuat kesimpulannya. Saya buat ringkasannya di sini. Selamat menikmati!

RESENSI FILM HELVETICA

Helvetica adalah sebuah huruf yang diciptakan pada 1957 oleh Max Miedinger. Huruf ini memiliki karakteristik tanpa serif dan bentuk yang sangat sederhana, bersih, dan rapi. Karena itu ia kemudian populer dan banyak digunakan.

Namun walaupun bisa dikatakan mendekati sempurna, kesempurnaan Helvetica sendiri adalah titik lemahnya. Kesederhanaannya memang membuatnya mudah dibaca, tapi sekaligus terlalu datar, tidak beremosi, begitu membosankan.

Lanjutkan membaca ‘Film Helvetica’

Mayday…! Mayday…! We are Crashing!

Bulan Mei, saatnya demonstrasi atas nama buruh. Beberapa kali aman, ada pula yang rusuh. Saya tidak terlalu ngeh soal begituan. Soalnya saya bukan buruh, sekedar mahasiswa yang senang memelototi koran. Pengen sih bikin foto aksinya, tapi saya bukan wartawan yang dilindungi hak-haknya dalam meliput.

Tapi ada peristiwa tadi sore yang membuat hati saya tersentil, sebuah percakapan di Taksi berwarna biru. Si bapak supir cerita kalau aksi 1 Mei kali ini (katanya) rusuh di Istana. Macet di mana-mana. Usil, saya coba tanya “Lah, emang bapak ga ikutan?.”

Lanjutkan membaca ‘Mayday…! Mayday…! We are Crashing!’

Ah Dominem

Beberapa blogger kerap mengeluhkan serangan ad hominem ke blognya, saya juga. Tapi belakangan saya seperti mendapat pencerahan, tak selamanya juga fallacy itu harus ditakuti.

Kalau kita bicara serius dan ingin menyimpulkan sesuatu, fallacy adalah barang haram. Tapi kalau suasananya santai, ya jangan kaget kalau tiba-tiba keluar logika-logika yang salah. Toh fallacy itu hanya bagian dari proses berpikir. Adakalanya yang prosesnya benar malah akan menghasilkan kesimpulan yang tidak baik.

Kalau ingin membuat kesimpulan kreatif, keluar dari pemikiran sehat, atau butuh ide segar, pertimbangkanlah memakai fallacy.

Omong-omong saya dan teman-teman juga sering memakai fallacy untuk membuat joke. Ga percaya? coba aja, kalau lagi serius nyeletuk pake fallacy yang salah setengah mati. 😉


Bumi Magenta!

Arsip

Bebas bertanggung jawab

Tulisan di blog ini ada di bawah lisensi Creative Commons with attribution 2.5. Syarat untuk menyalin blog ini adalah menyertakan url blog ini sebagai sumber.
Mei 2008
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031