Nyontek

Saya bukan tipe orang yang senang membohongi peraturan. Orangtua selalu menanamkan semangat jujur dalam keadaan sepahit apapun. Tapi yang jelek saya malah sering kena getahnya soal jujur-jujuran ini.

Pengalaman pertama adalah saat SMU. Karena ingatan saya jangka pendek, setelah soal dan jawaban dibagikan dan ujian dimulai saya segera menuliskan apapun yang bisa saya ingat ke dalam kertas. Baru nanti saya baca soalnya. Ya sah-sah saja dong…? Toh saya tidak melihat buku saat menulis “contekan” itu. Dengan demikian saya bisa menganalisa dengan sepenuhnya, tidak terbelenggu usaha mengingat-ingat.

Eh… ternyata guru pengawasnya menemukan kertas tulisan itu. Dia menyangka itu adalah contekan yang sudah saya buat sejak sebelum ujian dimulai. Ya sudahlah.. habis deh lembar jawaban saya diberi angka nol, besar-besar. Mau membela diri si gurunya sudah tidak mau tahu, tutup kuping seolah dia kucing yang baru saja menangkap basah tikus sedang menggigit keju.

Pengalaman kedua saat UTS di kuliah. Teman saya meminjam buku catatan, karena saya hadir setiap perkuliahan maka catatan saya tergolong lengkap. Lah tapi dia baru mengembalikan catatan itu di detik akhir saaat ujian dimulai. Jelas saya bingung dong.. Lah, saya belum periksa itu isi catatan saya diobrak-abrik apa tidak. Nah mumpung soal dibagikan, saya cek dulu isinya.

Tiba-tiba lembar soal sampai di depan saya, dan kebetulan si dosen pun sedang mendelik di samping. Saya pun segera memasukkan catatan itu. Awalnya saya pikir tidak ada masalah. Toh saya belum baca soalnya, apa juga yang mau dicontek?

Weleh.. Tapi ternyata kasus ini berbuntut panjang hingga ke masa UAS. Tidak usah saya ceritakan lanjutannya, ya? Karena akhirnya malah rumit dan bikin sakit hati.

Saya cuma heran, mengapa malah saat bersikap jujur kita sering menjadi korban peraturan, ya? Sementara mereka-mereka yang dengan “nikmat” mencontek di pojok kelas malah tertawa-tawa. Mungkin mereka senang melihat korbannya ternyata orang lain. Jadi mereka terjauhkan dari perhatian pengawas.

Apa mending berbuat curang saja sekalian?

Iklan

0 Responses to “Nyontek”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Bumi Magenta!

Arsip

Bebas bertanggung jawab

Tulisan di blog ini ada di bawah lisensi Creative Commons with attribution 2.5. Syarat untuk menyalin blog ini adalah menyertakan url blog ini sebagai sumber.
April 2008
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

%d blogger menyukai ini: