Arsip untuk April 23rd, 2008

Kartini dan Komentar di Blog Orang Lain

Ceritanya sih menyambut Hari Kartini. Tapi kali-kali bisa jadi sindiran untuk kita yang hobi fast reading sebelum komen di blog orang lain.

Kartini

Lanjutkan membaca ‘Kartini dan Komentar di Blog Orang Lain’

Yang Saya Suka Tentang WordPress

Saya sudah pernah mencoba blogspot sebelumnya. Juga beberapa kali melihat multiply (kalau multiply saya ga tahu cara gabungnya. Lieur). Kepikiran juga untuk perbandingan, tapi kayanya ga terlalu bermanfaat. Lagipula saya bukan pakar perblogan. Jadi saya bikin pandangan pribadi saja tentang wordpress.

Di sini komunitasnya bercampur, mulai dari anak kecil hingga kakek-kakek, tamatan SD hingga PhD, dari  fudamentalis hingga yang mengaku-aku liberal. Lengkap! Semua jenis orang bisa menguasai BOTD bila tulisannya cukup bagus, eh.. kontroversial.Saya jadi bisa belajar tentang sudut pandang yang tidak saya ketahui selama ini.

Selain itu saya tidak perlu takut dihujat, karena yang mendukung dan menentang akan imbang kekuatannya, tidak dimonopoli pihak tertentu. Diskusi pun akan mengalir hingga mencapai titik temu yang disepakati bersama, atau paling tidak terhindar dari tindakan saling kecam dan ancaman tutup-menutup blog. Kalau saya anggap post itu jelek saya bisa dengan mudah menutupnya sendiri, tak perlu dipaksa-paksa orang lain.

Memang saya akui ada beberapa post yang cukup gila dan memancing marah orang lain. Tapi itu bukanlah keseharian saya, sekedar ingin mengeluarkan sisi lain saja (dan akhirnya bisa dengan mudah saya pisahkan ke blog baru).

Dan kini sudah tigaperempat tahun saya ngekos di wordpress. Belum ada keluhan mayor. Kepuasan saya bukanlah di fasilitas yang disediakan, namun komunitas yang begitu memadai.

~terima kasih wordpress, dan juga seluruh wordpresser (seenggaknya kita semua bebas dari tuduhan sang Pakar, hehehe)

Retro 1960-an

Kuliah DKV makin lama makin mumet. Setelah ditentukan temanya akan dipakai back to 60 ternyata masalah bukannya berkurang, malah nambah. Salah satunya adalah kebingungan memilih gaya.

Di kepala saya muncul kesimpulan: sebenarnya 1960an adalah titik peralihan antara commercial art* (50an), perpaduan teknik fotografi dengan teknik halftone dan warna-warna datar (alias ngeblok) menuju psychedelic art (70an), yang dipenuhi warna-warni cerah dengan garis keriwil-keriwil. Belum lagi sentuhan beberapa gerakan lain seperti pop art, op art, dan plop art.

Begitu banyak alternatif untuk memunculkan budaya sixties!

Nah pertanyaan besarnya adalah, saat saya sudah komit untuk memilih gaya commercial art* sementara mahasiswa lain nyaris kompak memunculkan tema psychedelic, apakah saya akan setegar itu? Ternyata susah juga, ada perasaan takut salah. Jangan-jangan saya yang kekurangan refrensi dan terlalu lemah meriset? Jangan-jangan yang benar itu malah mereka?

Harus tahan malu, Har. Beranilah beda!

Oh.. tentu sudah resiko kalau kepengen jadi desainer sesekali harus berani melawan arus.

Jadi terima kasih sekali buat Hoek Soegirang yang dengan ramah memberi link ke poster-poster tahun 60an. Sebagai tanda tahu diri dan terima kasih, saya persilakan yang lain turut menikmati 😉

Celebration of Vintage dan Retro Design

James White

Poster vintage

Licor de Polo

*Commercial art adalah istilah yang saya buat sendiri. Saya tidak tahu mau memberi nama apa untuk rentang waktu 1950-1965.

Menghadapi Ad hominem

Hehe, ad hominem tampaknya sedang senang berkunjung ke blog ini. Beberapa kali ada perkataan sampah dan goblok yang masuk (tanda menuju kepopuleran? hihihihihi).

Sejauh ini saya membiarkan saja, soalnya saya pikir orang yang ber-adhominem justru tidak menguasai topik yang sedang dibahas, sementara ia kebelet ingin membantah tulisan yang ada. Jadilah serangan terhadap pribadi, bukan terhadap pesannya. Percuma saja diajak berargumentasi, karena lagi-lagi balasannya akan berorientasi kepada usaha menjelek-jelekkan penulisnya.

Untuk tetua blog yang pasti sudah sering kena serangan yang tidak pada tempatnya, kira-kira ada usul tidak dalam menghadapi ad hominem dari komentator?

Lanjutkan membaca ‘Menghadapi Ad hominem’

What Kind of Drug I Am


Your Personality Is Like Acid


A bit wacky, you’re very difficult to predict.

One moment you’re in your own little happy universe…

And the next, you’re on a bad trip to your own personal hell!

At your best: You understand the world completely, and every ordinary experience is sublime.

What people like about being around you: You say and do the craziest things. You’re very entertaining.

What people dislike about being around you: You’re unpredictable. Your mood swings are quite intense.

How addicted people get to you: They pretty much don’t get addicted to you.

What Drug Is Your Personality Like?

Lanjutkan membaca ‘What Kind of Drug I Am’


Bumi Magenta!

Arsip

Bebas bertanggung jawab

Tulisan di blog ini ada di bawah lisensi Creative Commons with attribution 2.5. Syarat untuk menyalin blog ini adalah menyertakan url blog ini sebagai sumber.
April 2008
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930