Negasi

Peringatan: Ini hanya pemikiran pribadi, tidak dimaksudkan untuk sumber tugas kuliah, karya ilmiah, atau pun berita. Inspirasinya dari sini.

Saya tidak tahu arti negasi secara bahasa, tapi teknik negasi sebenarnya efektif untuk meningkatkan awareness terhadap pesan atau produk. Ia memanfaatkan rasa penasaran yang ada di setiap diri manusia. Dan hasilnya biasanya efektif, karena itu kalimat-kalimat negasi seharusnya dipertimbangkan sebagai teknik berkomunikasi.

Negasi maksud saya di sini adalah seolah mengungkapkan larangan atau keburukan suatu barang atau ide, namun sebenarnya ia bermaksud memancing rasa ingin tahu pembaca terhadap sesuatu tersebut.

Contohnya, Har?

Jangan beli Panasonic!

Ssstttt.. hati-hati dengan Rinso!

Lah, kok beli Mizone?

Tentu saja kalimat ini tidak berdiri sendiri. Biasanya di bawahnya ada penjelasan logis atau humor segar. Misalnya:

Coba dong narkoba!

Biar aku cepet kaya

dan kamu jadi miskin

Biar aku hidup bahagia

dan kamu cepat mati

Biar bangsamu tambah bodoh

dan bangsaku tambah maju

Ayo dong, coba!

Iya, yang ini tidak ada lucu-lucunya. Tapi cukup menjelaskan bahwa walaupun di awalnya pesannya menganjurkan menggunakan narkoba, ternyata di bawah dijelaskan, mengapa menggunakan narkoba itu merugikan. Orang yang melihat akan langsung terbingung-bingung karena tidak biasanya narkoba diperbolehkan, karena itulah ia akan memperhatikan pesan selanjutnya dengan cermat.

Tentu saja akan sulit menjelaskan kalimat negasi kepada klien yang meninginkan produk atau pesannya diterima masyarakat. Perlu presentasi yang lihai dan pemikiran terbuka. Maklum, bangsa kita masih terbiasa dengan penuturan lisan yang sederhana, jadi cenderung main aman.

Tapi tidak ada salahnya mencoba resiko, kan? šŸ˜‰

*Mizone, Rinso, dan Panasonic adalah merk masing-masing produsen, saya pakai di sini hanya sebagai contoh. Silakan beritahu saya kalau tidak berkenan.

Iklan

7 Responses to “Negasi”


  1. 1 Hoek Soegirang 16 April, 2008 pukul 4:48 am

    wah!!! kalau begini pak guru :
    “Jangan ngeblog kalau pengen pintar!”
    termasuk negasi bukan, pak?
    *ditendang*

  2. 2 Rindu 16 April, 2008 pukul 9:31 am

    Ini bukan salah satu teknik periklanan yah? … membuat arti berlawanan untuk membuat pembaca berpikir dan ingat atas produknya. Ah sok tahu saya…. šŸ™‚

  3. 3 hariadhi 16 April, 2008 pukul 12:25 pm

    @Hoek Soegirang
    kalau menurut gw agak dipisah, Hoek. Supaya orang cukup kaget dengan ungkapan utamanya. Misal:

    Jangan Ngeblog!
    Nanti kamu pintar.

    Eiy.. jangan panggil pak guru, ini baru pikiran mentah. šŸ˜

    @Rindu
    Iyah, setahun lalu gw lihat kampanyenya panasonic: People Against Fun. Mirip-mirip kaya gini.

  4. 4 erander 22 April, 2008 pukul 8:15 am

    Har .. abang jadi ingat topik heboh tempo hari .. Blogger itu penipu !! hahaha jangan-jangan itu teknik negasi yang dipakai oleh seseorang untuk mendongkrak namanya??

    Atau membuat judul postingan yang seperti black campaign, agar orang berkunjung ke blog-nya? .. rasa2nya bisa dianggap negasi. Jadi negasi itu baik ato jelek ya?? .. anak siapa sih??

    šŸ˜†

  5. 5 Bukan Aku 8 September, 2008 pukul 5:02 pm

    Numpang lewat pak.

    Negasi kebalikan nya Segani kan pak..!?
    kalau ia, berarti pas lah.

  6. 6 john 8 Februari, 2013 pukul 10:48 pm

    wew, baiklah kalau begitu, besok lu beli narkoba sama gw ya, !!!
    harus di coba, owkey,..!


  1. 1 Aware Bukan Berarti Harum « Hariadhi Lacak balik pada 6 April, 2009 pukul 2:34 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Bumi Magenta!

Arsip

Bebas bertanggung jawab

Tulisan di blog ini ada di bawah lisensi Creative Commons with attribution 2.5. Syarat untuk menyalin blog ini adalah menyertakan url blog ini sebagai sumber.
April 2008
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

%d blogger menyukai ini: