Arsip untuk April 6th, 2008

Menggugat Cara Pikir

Saya bukan ahli agama, tapi salah satu kerancuan besar dalam agama Islam pola pikir pemeluk Islam yang saya temukan adalah ini:

Perkara X besar mudharat daripada manfaatnya, karena itu kalian tidak boleh melakukan hal tersebut.

Masalahnya manfaat dan mudharat sama saja seperti mengangkat ukuran bagus-jelek. Ia adalah nilai yang tidak bisa diukur, sebab setiap orang punya meterannya sendiri-sendiri yang sangat subjektif.

Contoh saja bagi orang kaya uang 5000 rupiah tidak banyak bermanfaat . Bagi orang miskin yang belum makan 5 hari, 5000 rupiah banyak sekali manfaatnya untuk menyambung hidup. Maka bagi orang kaya tak banyak manfaatnya mencuri 5000 rupiah dibanding tertangkap polisi. Sementara bagi si miskin, biarlah tertangkap polisi daripada mati kelaparan besok hari. Maka berdasarkan ukuran mudharat versus manfaat di atas, buat si kaya mencuri itu perkara haram, buat si miskin itu perkara halal.

Bingung, kan?

Usul saya, manfaat dan mudharat dijadikan ukuran masing-masing orang saja. Hentikan mendebat sesuatu berdasarkan hitung-hitungan manfaat dan mudharat, apalagi memaksa orang lain untuk mengikutinya. Sebab kita tak pernah paham apa yang jadi mudharat buat orang lain, dan apa yang bermanfaat baginya.

Singkatnya, biarlah masalah iman keluar dari persoalan matematika.

Peraturan yang Adil

Di Indonesia ini semua orang hobi bikin peraturan. Eps salah.. hobi membuat peraturan yang paling enak buat diri sendiri, tentu.

Kalau penerima tamu harus digembok celana dalamnya, lalu mengapa tamunya tidak digembok juga sekalian?

Kalau yang hobi boros listrik kena denda, lalu mengapa PLN tidak kena saat lalai melayani listrik saja sekalian?

Kalau situs penyebar berita fitnah diblokir, lalu mengapa pakar penyebar kebohongan tidak diblokir saja sekalian?

Hukum hanyalah alat. Ia bisa jadi neraka atau surga buat peradaban, tergantung siapa yang menguasainya.

Lesbian Rape

Sebenarnya tadi lagi usil nyobain apa U Tube beneran diblokir atau ga. Tapi akhirnya saya dapatnya malah teaser film tentang pemerkosaan sesama wanita. Judulnya She Stole My Voice, sebuah fim dokumenter. (jangan tergumun-gumun yah.. kayanya film ini udah lama beredar. Maksud film ini juga bukan pornografi.)

Secara pribadi saya tidak ingin menyerang homoseksualitas. Tiap orang punya kecenderungannya sendiri-sendiri. Tapi film ini menggambarkan sebuah kejahatan baru yang sebelumnya jarang terungkap. Seperti tagline di awal filmnya:

Some Crimes So Unthinkable…..

Linknya? Silakan cari sendiri di U-Tube. Saya ga mau nanti jadi buron gara-gara ada orang berkuasa menafsirkan hukum yang sudah dibuatnya seenak perut.

PS: Seperti selalu saya tulis, perhatikanlah baik-baik setiap pelajaran dari film-film heboh yang kita tonton. Jangan keburu dibakar emosi sebelum mencerna.


Bumi Magenta!

Arsip

Bebas bertanggung jawab

Tulisan di blog ini ada di bawah lisensi Creative Commons with attribution 2.5. Syarat untuk menyalin blog ini adalah menyertakan url blog ini sebagai sumber.
April 2008
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930