Keripik

Apa gw harus hapus blog aja yah?

Terus bikin lagi pake nama samaran? Boleh juga tuh. Lu bisa lebih bebas nulis apa aja.

Ah ga, Hariadhi tetaplah Hariadhi. Gw ga mau berlindung di balik kenyamanan anonim.

Lah.. kalau gitu lu bloon seperti yang dia bilang, donggg!

Kenapa?

Ya kalau lu masih kekeuh pake nama asli, artinya lu harus siap dihujat, dilecehkan, bahkan beda pendapat dengan lu dibawa-bawa ke dunia nyata. Mau lu hapus kek, mau ga kek. Sama aja!

….

Lu udah punya keberanian untuk melakukan hal yang mereka ga berani lakukan. Lu tulis kehidupan dan pemikiran lu tiap hari. Lu berani mengritisi kemapanan cara pikir orang di sekitar. Lah kaya yang gw pelajari di Psikologi Persepsi, apapun tindak-tanduk lu pasti akan menimbulkan persepsi yang beda untuk setiap orang yang melihat. Sementar lu nekat pake nama asli. Deal with it!

(saya terdiam dalam waktu lama)

… sebentar-sebentar!

ha?

Seniman hidup karena ada kritikus, kan?

Iya

Tanpa kritik, seni tak akan ada, kan?

Betul.

Jadi, kalau gw punya cita-cita jadi desainer gw harus sadar bahwa saat dikritik, sekasar apapun, harusnya gw bahagia, kan?

Bahkan Van Gogh harus punya banyak musuh untuk bisa jadi pelukis sukses, kan?

Setiap kritik yang masuk berarti gw semakin dekat dengan sukses, iya kan?

Tuh lu pinter!

Pacar saya sukses membuat saya melalui malam dengan senyum lebar. Jadi Mr. Anonim, silakan mencaci-maki sesukamu. Kuhadapi ketidaksukaanmu dengan karya yang lebih bagus setiap hari. Ludahmu hari ini adalah emasku di masa depan.

(sedikit pinjam kalimat Pak Budi) Kritik, ayo datanglah… kan kusambut dikau!

Iklan

3 Responses to “Keripik”


  1. 1 Rindu 4 April, 2008 pukul 10:48 am

    Seniman harus gitu dong … gak gentar di ludahin orang 🙂 dibilang gila juga gpp koq, yang penting kita buktikan bahwa kita adalah kita.. gitu kali yah? *sok tahu nih..*

  2. 2 Rindu 4 April, 2008 pukul 10:49 am

    ah sidebar terisi saya semua … PUAS. waktunya balik ke blog sendiri… makasih sudah memberi saya ruang.

  3. 3 Nazieb 4 April, 2008 pukul 6:43 pm

    Walah.. ya jangan ikut-ikutan jadi pengecut anonim donkz.. Malag tambah ndak lucu ntar


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Bumi Magenta!

Arsip

Bebas bertanggung jawab

Tulisan di blog ini ada di bawah lisensi Creative Commons with attribution 2.5. Syarat untuk menyalin blog ini adalah menyertakan url blog ini sebagai sumber.
April 2008
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

%d blogger menyukai ini: