Salah Kaprah Soal Massa

Okeh.. di berita-berita kita pasti sering mendengar seperti ini:

Massa X dari organisasi Y berkumpul di jalanan untuk berorasi masalah kenaikan harga BBM

Di mana salah kaprahnya, Har?

Beginih.. seharusnya yang namanya massa itu adalah orang banyak dalam jumlah sangat besar yang sama sekali tidak saling kenal, apalagi digerakkan atau dibayar untuk berkumpul dan mendemo sesuatu. Mereka hanya tiba-tiba merasa satu ide (atau mungkin bisa saja tiap orang punya maksud masing-masing), karena itulah lalu melakukan sesuatu secara bersamaan. Tapi pada dasarnya tetap saja pemikiran dan tujuan mereka acak, tidak bisa diperhitungkan, apalagi dikendalikan.

Sebaliknya kalau sekumpulan orang sudah saling kenal, apalagi sebelumnya terkumpul dalam satu organisasi, menyusun rencana untuk turun ke jalan, atau bahkan dibayar untuk melakukan sesuatu, maka lebih pas kalau disebut kelompok, bukan massa. Yang seperti ini (seharusnya) lebih terkendali. Sebab pada dasarnya mereka terorganisasi, alias ada yang mengendalikan.

Ah, itu kan cuma masalah istilah, Har. Apalah arti sebuah nama.

Wah tentu ini bukan sekedar istilah. Ini berhubungan dengan perlakuannya. Saat sebuah massa sesungguhnya bergerak, kita benar-benar clueless akan apa yang akan terjadi selanjutnya. Lagipula percuma saja sampeyan berusaha mencari-cari dalang sebuah kegiatan massa. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, massa bergerak tanpa berencana terlebih dahulu dan mereka sebenarnya tidak saling kenal.

Kebalikannya dengan kelompok, mereka dengan jelas terikat oleh peraturan kelompok mereka. Secara alami pun mereka sebenarnya punya pemimpin. Maka sampeyan ndak bisa lagi menyebut kerusakan yang mereka sebabkan sebagai “tidak terkendali”. Lah wong dari awal mereka bergerak secara terkendali, kok.

Terus?

Wah.. saya ndak banyak lagi ingat soal kuliahnya. Lagian bakalan panjang banget, nanti bosan. Lain kali saya akan tulis bedanya publisistik dengan komunikasi.

*Sedikit artifak dari kuliah Proses Komunikasi dan Komunikasi Visual, semester 4 Desain Komunikasi Visual.

3 Responses to “Salah Kaprah Soal Massa”


  1. 1 Effendi 19 Maret, 2008 pukul 7:02 pm

    Beginih.. seharusnya yang namanya massa itu adalah orang banyak yang sama sekali tidak saling kenal, apalagi digerakkan atau dibayar untuk berkumpul dan mendemo sesuatu. Mereka hanya tiba-tiba merasa satu ide (atau mungkin bisa saja tiap orang punya maksud masing-masing), karena itulah lalu melakukan sesuatu secara bersamaan

    Anooo.. Kalo ndak salah dalam Sosiologi, ini namanya “kerumuman”😛

  2. 2 hariadhi 19 Maret, 2008 pukul 10:29 pm

    lah, beda yah? Nanti dicek lagi deh buku catatannya.

    * Kayanya dosen gw ngambil dari kaya beginian
    http://www.hamline.edu/apakabar/basisdata/1997/02/10/0023.html
    kalau yang ini bilang bedanya di jumlah

  3. 3 Xaliber von Reginhild 19 Maret, 2008 pukul 11:54 pm

    @Effendi:
    Kalau ngga salah massa termasuk dalam kerumunan/crowd, tapi dalam skala yang lebih besar dan lebih tak terkendali.😛 Crowd dibagi-bagi menjadi beberapa bagian lagi kalau ngga salah.. CMIIW, saya lupa.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Bumi Magenta!

Arsip

Bebas bertanggung jawab

Tulisan di blog ini ada di bawah lisensi Creative Commons with attribution 2.5. Syarat untuk menyalin blog ini adalah menyertakan url blog ini sebagai sumber.
Maret 2008
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

%d blogger menyukai ini: