Soal Wikipedia (Barangkali Klarifikasi?)

Ah.. tapi yang berhak bicara mewakili wikipedia itu bukan saya. Mungkin harusnya ada konsensus, atau seengaknya diwakili pengurus. Tapi saya sendiri juga pengguna dan pengedit wikipedia, toh? Anggap aja jeritan hati.

Langsung saja, dengan berita-berita yang rada menyerang seperti ini:

Facebook dan Wikipedia Terlarang bagi Wartawan

Pajang Wajah Nabi Muhammad, Wikipedia Dikecam

Wikipedia Terancam Bangkrut?

Wikipedia Dukung Ideologi Nazi?

Kepergok Ngedit, Situs Wikipedia Diblokir

Semuanya dari Detik, dengan wartawan yang ehem.. sepertinya kebanyakan ditulis oleh yang itu-itu juga. (ah sudahlah, lupakan saja, nanti jatuh-jatuhnya malah fallacy)

Yang sepertinya ditulis rutin dan nadanya negatif melulu (*bung, itu namanya nulis berita apa dendam semaput?). Satu atau dua kali mungkin tidak masalah, tapi kayanya udah jadi kebiasaan, deh.

Sepertinya ada hal yang perlu disepakati sebelum kita mengakses informasi di Wikipedia. Kalau tidak ya… begitulah. Apa saja kejadian aneh di Wikipedia akan membuat kita terbengong-bengong.

1. Wikipedia disusun bersama oleh jutaan anonim dari seluruh dunia. Walaupun ada beberapa yang membuka informasi pribadinya, kita ga akan bisa ngecek apakah yang nulis benar-benar bisa dipercaya atau tidak. Wikipedia sendiri sudah membuat disclaimer bahwa tidak pernah ada jaminan informasi yang tertulis pasti terpercaya.

2. Satu-satunya yang bisa dipercaya soal topik di wikipedia adalah isinya yang mencerminkan pemikiran mayoritas pengguna internet tentang hal tersebut, tidak lebih. (Jadi kalau ada orang mendungu kepada wikipedia, sebenarnya siapa yang dungu? Penulis atau pembacanya?)

3. Tidak ada pengklasifikasian pengguna di wikipedia untuk menilai tulisannya bisa dipercaya atau tidak, tidak seperti media konvensional yang senang sekali menempelkan julukan pakar™ kepada seseorang. Seorang profesor bisa saja kalah oleh anak kecil, selagi cara menulis dan argumentasinya benar. Peraturan ini berlaku bahkan untuk seorang Jimmy Wales.

4. Wikipedia memang bukan sumber berita. Hanya orang kurang kerjaan yang mau cape-cape nyari berita di wikipedia. (Hah…. cari di facebook? Apa ga lebih kurang kerjaan lagi, tuh?)

5. Secara ideal wikipedia tidak dibuat untuk kepentingan tertentu, dikendalikan oleh kelompok tertentu, menyerang kelompok tertentu, atau malah melayani perasaan golongan tertentu. Satu-satunya yang membuat informasi bisa dipertahankan di wikipedia hanya bila rujukannya jelas. Titik.

6. Wikipedia tidak bebas vandal! Satu detik saja sudah cukup bagi seorang perusak untuk menyisipkan informasi salah dan membuat seisi dunia geger. (Eh sebentar.. memangnya media konvensional sendiri bisa 100% bebas dari wartawan usil?)

Aneh kali ya.. sehari-harinya bekerja mengolah informasi tapi ga bisa bijaksana mengelolanya. Satu kasus dipakai untuk menjudge keseluruhan. Lah… kebanyakan artikel di wikipedia kan sudah ada referensi, tinggal ditelusuri. Jangan kaya kerbau dicucuk hidung lah. Ketemu yang kontroversial sedikit langsung dibikin heboh. Atau jangan-jangan emang udah kebiasaan copy paste, malas cek dan ricek?

Buruk muka cermin dibelah? Heheheheh, itu yang saya tulis sebagai komen di salah satu berita di atas. Coba kita lihat, kuping mereka sendiri cukup tebal tidak untuk dikritik?

*alah, paling dilibas pakek moderasi

Iklan

5 Responses to “Soal Wikipedia (Barangkali Klarifikasi?)”


  1. 1 Pyrrho 17 Maret, 2008 pukul 12:36 am

    Thanks infonya, kang… 🙂

    Saya kalau ambil informasi dari wikipedia biasanya SELALU membuka rujukan dan referensi yang diberikan (di bagian bawah). Bahkan banyak rujukan yg dibuka untuk cross-check. Itu seperti kewajiban supaya info yang saya dapat bisa dikonfirmasi lagi oleh informasi lain.

  2. 2 erander 17 Maret, 2008 pukul 9:44 am

    Seorang profesor bisa saja kalah oleh anak kecil, selagi cara menulis dan argumentasinya benar.

    Jadi ingat pada salah satu tayangan Quiz di StarWorld, orang tua lawan anak-anak. Dan tidak selalu yang tua menang lawan anak-anak hahaha .. dunia oh dunia … 🙂

    Begitulah .. kalo sudah mendewa-dewakan sesuatu, jatuh-jatuhnya .. ya gitu deh. Makanya .. jangan pernah mendewakan sesuatu. Semua ada kelemahan. Tak ada yang sempurna.

    Memandang secara proporsional .. mungkin lebih bijak. Tidak terlalu memuji, tidak terlalu menjatuhkan. Sesuai dengan apa adanya. Jika baik bilang baik. Jika jelek bilang jelek. Sehingga cermin tak perlu dibelah.

    Setuju bro.

  3. 3 Nazieb 17 Maret, 2008 pukul 12:39 pm

    Lha, detiknya sendiri? bisa dipercaya ndak? 🙄

  4. 5 Xaliber von Reginhild 19 Maret, 2008 pukul 11:51 pm

    Hiya, benar..
    Wikipedia bukan dewa (?), dan Wikipedia juga bukan hoax. 😛


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Bumi Magenta!

Arsip

Bebas bertanggung jawab

Tulisan di blog ini ada di bawah lisensi Creative Commons with attribution 2.5. Syarat untuk menyalin blog ini adalah menyertakan url blog ini sebagai sumber.
Maret 2008
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

%d blogger menyukai ini: