Kafir!

Har, elo muslim tapi kok setuju sama gambar wajah Nabi, sih? Penggambaran nabi itu kan haram. Bisa membawa kepada kesesatan, nanti jadi mengkultuskan nabi dibanding menyembah Allah. Dasar seniman terkutuk! Pantas aja Allah bilang gambar itu haram dan seniman itu semuanya masuk neraka!

Hahahaha. Sabar kawan. Rasanya saya ndak pernah tuh bilang menggambar nabi itu boleh. Saya juga ndak punya minat mereka-reka kira-kira seperti apa tampang Muhammad itu. Ga penting dan ngga menguntungkan buat sayah. Saya mengerti apa untung ruginya gambar, jadi mau disuguhi seribu gambar Muhammad juga ga akan bikin iman saya nambah apa ngurang.

Saya tuh cuma sedih dengan kenyataan bahwa kita tuh senang sekali menginjak-injak bukti sejarah. Memang secara ideologi membuat ikon nabi itu salah, seperti juga banyak gambar dan patung pengkultusan lain yang beredar di seluruh dunia. Tapi ya ndak lucu kalau kita begitu paranoid sama yang begituan. Lah ya gambar itu sudah terlanjur dibuat oleh pendahulu kita, apa mau ditutup-tutupi? Dimusnahkan dan dibakar seolah tidak pernah terjadi apa-apa? Adanya malah rugi, karena kita jadi kehilangan bukti sejarah penting soal masa lalu.

Coba saya tanya, setelah Patung Buddha Bamiyan dihancurin Taliban apa rakyat Afghanistan tambah beriman? Saya rasa tidak. Apa mereka tambah sejahtera? Saya rasa juga tidak. Apa mereka tambah rajin salat? Saya rasa juga tidak (ah… kecuali kalau anda mau repot-repot mensensus sendiri ke sana).

Saya rasa dalam hal ini cobalah berpikir lebih jauh. Kita ndak bisa menggeneralisasi semua manusia itu bodoh layaknya Quraisy-Quraisy jahil. Manusia modern kan ga segitu gampangnya beralih keimanan hanya karena sebuah gambar atau patung. Mungkin gambar itu membawa banyak kemudharatan, tapi itu kan bukti valid kalau pernah ada usaha menggambar nabi. Lah apa kenyataan itu mau dibohongi?

Coba baca deh sindiran orang ini di halaman petisi penghapusan muka Muhammad dari Wikipedia:

The act of displaying images of amphibians is the greatest lie the history has witnessed. As such there are no images or idols or photos of frogs or toads in our religion, it is strictly prohibited in herpetology. So stop this nonsense act and stop fooling around with people and hurting biological sentiments of billions and billions of frog-leg eaters throughout this universe. I hope this petition doesn’t fall on dumb people.

Masa kita hipokrit sih? Katanya menjunjung kebebasan informasi, menuntut keterbukaan, tapi baru bicara sekeping gambar aja udah kebakaran jenggot!

~mbeeek

Iklan

10 Responses to “Kafir!”


  1. 1 Hoek Soegirang 9 Februari, 2008 pukul 2:39 am

    gyahahaha…soal faradigma lage kawand, susa sangadh kalo emang kacamatanya uda burem dan butek, jadi ndak isa mandang lebih luas dan lebih jernih lage *hayah*
    yaa…mo gimana lage?

  2. 2 Clouseth 9 Februari, 2008 pukul 8:34 am

    Taliban emang laknad, mereka terlalu ekstrim. saya juga tidak suka dengan mereka. Mereka menghancurkan benda yang jelas2 merupakan sisa peradaban yang bersejarah.

    Tapi kasus nabi Muhammad ini lain. Lukisan itu tidak memiliki nilai sejarah apapun. Tidak ada yang tahu siapa pelukisnya, dari mana asal pelukisnya. Teknik menggambarnya pun tidak ada yg istimewa. Jadi, dimana nilai sejarahnya?

    Gambar ini hanyalah KEBOHONGAN!

  3. 3 Nazieb 9 Februari, 2008 pukul 9:02 am

    Weleh-weleh..
    Biasanya yang begitu itu termasuk salah satu dari 2 golongan:

    1. Orang awam buat gagah-gagahan: ibadah agamanya jarang dilaksanakan, tapi suka koar-koar membela agama dan menghina agama lain

    2. Para sesepuh dengan pemikiran lama, *yang ini sih masih mending, daripada yang pertama

    :mrgreen:

  4. 4 Nane 9 Februari, 2008 pukul 9:42 pm

    hueeh… kalo menurut gw sih..
    penggambaran nabi sih emang ga salah kalo menerka2 sendiri… tapi takutnya ada konflik yg bisa timbul dr situ loh bok…
    spt kasus patung nabi isa / yesus.
    nah… tuh banyak yg jadi rasis gt… mengenai permasalahan bahwa nabi tsb berkulit pth, jd ras2 kulit pth jd merasa superior… tp di bbrp gereja ‘orang hitam’ di AS yg gw liat malah patung yesus-nya jadi item… nah loo???

    well.. whatever…
    tp gw benci TALIBAN emang brengseeeek dan rasis bau ketek!!!
    kasian amet tuh kaum2 hazara-nya… ampe sekarang masih aja dianggep kafir, pdhl mrk udh jelas2 islam… kampreeet taliban!!

  5. 5 hariadhi 9 Februari, 2008 pukul 10:37 pm

    @Hoek Soegirang
    Iya sih susah, kacamata kuda dibawa ke mana-mana 😆

    @Clouseth
    Lah di wikipedia udah ditulis itu ilustrasi buatan AlBirruny kan? Lengkap dengan sumbernya dan perpustakaan yang menyimpan bukunya.

    @Nazieb
    Wew, kalo kaya gitu kira-kira alasan mereka dengan “memelihara imannya umat” masih relevan ga, yah?

    @Nane
    yah.. itu gw pikir kasus budaya yang lain lagi kali, ya? Tapi biar salah juga apa pantas dihancur-hancurin? Kan sayang banget…

  6. 6 Mrs. Fortynine 10 Februari, 2008 pukul 3:42 pm

    saya cuma memberikan perhatian lebih pada kata terakhir : ~Mbeeek…

    😆

  7. 7 antarpulau 11 Februari, 2008 pukul 1:01 am

    kadang saya bingung…..
    kenapa orang ada yang mau menggambar Nabi Muhammad SAW…??
    kira-kira, apa niatnya yak…? :mrgreen:
    trus, kenapa juga si pembuat gambar Nabi SAW tidak ada inisiatip utk menggambar Allah SWT….???
    Kalo gambar Nabi aja kan tanggung banget gitu loh… :mrgreen:
    _______________________

    Oke deh… berikut ini adalah komentar ‘pamungkas’ saya mengenai ‘gambar Nabi SAW’….

    Bahwa jangan kita terlibat emosi dengan adanya gambar Nabi SAW….
    lepaskan semua emosi dalam bentuk apapun.. entah marah.. entah kesel… entah bentuk perasaan apa saja….
    lepaskan semua bentuk perasaan2 negatif….

    Gantikan perasaan2 negatif itu dengan berpikir….

    Cara mikirnya gini:
    Nabi SAW itu kan dipercaya sebagai simbol kebaikan dalam hidup….
    Nah, yg namanya kebaikan pasti akan mendapat ‘pertentangan’ oleh oknum2 yg tidak bertanggung jawab… sampai kapan pun itu… 🙂

    Kalo Nabi SAW di hina-hina… diejek-ejek…. dicaci maki…. disamakan dengan kotoran anjing …… dilecehkan…. dll….
    »» itu mah udah dari dulu….. :mrgreen:
    »» dan sampai kapan pun selama ada orang yg tidak menginginkan kebaikan dalam hidup….

    Nah, bagi para pengikut Nabi SAW… ketimbang ngamuk2… » apakah tidak lebih baik mengkoreksi diri sendiri…???

    Jika para oknum2 agama banyak yg menghina Nabi SAW… itu sih wajar, soalnya kan oknum itu emang gak suka….
    Lha ini…. bagi para pengikut agama Nabi… yg katanya cinta sama Nabi… dan mengikuti ajaran Nabi.. »»»» tapi lihat kenyataannya….

    Banyak para pengikut ajaran Nabi sebenarnya telah menghina dan menginjak2x Nabinya sendiri….

    Gak percaya..?? 🙂

    Lihat deh di mall-mall… atau di cafe-cafe.. atau tempat lainnya….
    Banyak cewek2 cantik yg (sekedar contoh) suka berpakaian yg ‘udel’nya keliatan…..
    Trus coba deh tanya cewek itu… apa agama dia…
    Trus liat temen2 kita yg suka pasang tatto…..
    atau mewarnai rambut dg alasan seni…..
    atau cowok yg memasang anting….
    atau….
    atau….
    pokoknya banyak deh…. :mrgreen:

    Nah inilah maksud saya.. »» banyak dari kita mengaku mengikuti ajaran Nabi SAW…. tapi prilaku kita… cara berpikir kita…. moralitas kita… hingga cara berpakaian kita begitu banyak yg menunjukan bentuk-bentuk penghinaan atas ajaran Nabi SAW….

    Kira-kira….
    Kira-kira aja nih… 🙂
    Melihat fenomena ini, apa yg terbersit di hati Nabi di alam ‘sana’…????
    Apa yg terbersit di hati Nabi melihat pengikutnya sendiri menginjak2x dan menghina ajarannya….???

    Nabi itu kan dipercaya sbg orang hebat…
    pasti Nabi bisa dong ‘melihat’ kelakuan umatnya dari balik ‘alam’nya yg sekarang ini…. 🙂

    *udah ah, cape nih ngemeng terus….* :mrgreen:
    maap yak kalo saya salah kata.. 🙂

  8. 8 antarpulau 11 Februari, 2008 pukul 1:09 am

    sorri.. satu lagi….
    saya paling sebel kalo ada orang yg gampang banget bilang kafir….
    jika ada orang yg seperti itu… 99% dapat dipastikan akan terjadi malapetaka dimanapun orang itu berada….
    akan banyak pertentangan, perpecahan, dan pertempuran akibat kata-kata dia itu….

    *ah.. ketimbang gampang ngomong yg bikin orang kesel…
    mendingan juga kita jadi orang yg gampang memaafkan dan gampang memaklumi keadaan seseorang…* :mrgreen:

  9. 9 hariadhi 11 Februari, 2008 pukul 1:35 am

    @Siwi
    wekekekekek. sumber distorsi informasi utama itu memang berasal cara orang memotong kalimat seenaknya, ya? heuahueahu 😆

    @antarpulau
    Ya ga tau bro. Namanya manusia mah bisa aja khilaf. Atau bisa aja dia melakukan hal-hal penting yang orang lain ga kepikiran itu penting buat dilakuin. Atau emang pada dasarnya kurang kerjaan, hehehe.

    Tapi gw suka pernyataan lu. Lihatlah substansi permasalahannya daripada terus-terusan ribut masalah luarnya. Lebih bergizi makan kacang daripada kulit. Gitu, po?


  1. 1 Keberagamaan Sejati: Sebuah Renungan Atas Fenomena Film SCHISM « Inilah Jalanku Lacak balik pada 18 April, 2008 pukul 12:51 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Bumi Magenta!

Arsip

Bebas bertanggung jawab

Tulisan di blog ini ada di bawah lisensi Creative Commons with attribution 2.5. Syarat untuk menyalin blog ini adalah menyertakan url blog ini sebagai sumber.
Februari 2008
S S R K J S M
« Jan   Mar »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  

%d blogger menyukai ini: