Kepercayaan versus Informasi, Pilih Mana?

kaligrafimuhammad.jpg

Sstt… setelah menulis kritik soal wikipedia sebelumnya, saya malah dapat informasi soal Wikipedia Bahasa Inggris yang dihujat gara-gara menampilkan wajah Muhammad. Saya ga terlalu terkejut, soalnya beberapa ilustrasi dari buku sejarah seni rupa Islam memang ada yang menampilkan gambar beliau.

Pihak yang meminta pencabutan gambar ini beralasan bahwa gambar-gambar itu menyerang kepercayaan mereka soal haramnya gambar Muhammad. Anda bisa lihat diskusinya di sini. Bahkan sampai ada yang membuat petisi di sini.

Hmmmm… saya agak bingung. Lah kenyataannya gambar itu bukan rekaan dari kontributor wikipedia. Sumbernya jelas, tidak mengada-ada. Dari dulu bukunya memang sudah ada. Pelukisnya memang hidup di zaman dulu. Itu bukti sejarah yang tidak diciptakan belakangan. Tujuannya pun hanya untuk informasi, bukan untuk menciptakan stigma tertentu. Tidak seperti kartun Muhammad yang dibuat orang Denmark itu.

Wikipedia itu kepunyaan banyak orang di dunia dari berbagai golongan dan agama. Bukan yang Islam saja, Kristen saja, atau Yahudi saja. Mungkin buat Islam gambar itu bisa bikin kuping merah, lah buat pengguna beragama kristen gimana? Lah terus kalau nanti penganut kristen marah-marah minta gambar Yesus dihilangkan bagaimana? Kalau yang Hindu tak suka gambar Shiwa ditampilkan bagaimana?

Lah jadi haruskah kita mati-matian menutupi informasi hanya atas alasan kepercayaan kelompok yang berjumlah besar? Haruskah server wikipedia didatangi ormas-ormas preman atas nama islam dan dibakar seperti dulu bangsa Mongol membakar perpustakaan Baghdad? Haruskah kita berbohong untuk memelihara iman?

Oh para ustadz blog, saya lagi bingung, iman saya sedang guncang. Datanglah, datanglah… tolong kasih saya pencerahan.

* Gambar di atas adalah kaligrafi buatan Hattat Aziz Efendi. Karyanya sudah masuk domain publik karena penciptanya sudah meninggal lebih dari 70 tahun.

Iklan

11 Responses to “Kepercayaan versus Informasi, Pilih Mana?”


  1. 1 Hoek Soegirang 8 Februari, 2008 pukul 1:04 am

    *elus-elus jenggodh*
    aihhh…soal yang begini ini sudah fernah dibahas di sekolah saia. dengan keputusan bahwa “seharusnyalah ada toleransi untuk ummat beragama, jadi apabila memang ‘peraturannya’ seperti itu”, ya harus dihormati…(saia sendiri berada dalam pihak yang kontra)
    tapi, yang saia binun adalah alasannya yang sekarang ini kelihatan ndak mungkin sangadh karena kemajuan otak menusa…
    eniwei, saia bukan ustadz blog, jadi saia ndak isa memberikan fatwa tentang halal atau haramnya gambar tersebut.
    *elus-elus jenggod*

  2. 2 Nazieb 8 Februari, 2008 pukul 1:31 pm

    Yah, mungkin memang sumbernya sudah ada, tapi mbok ya jangan dipublish, soalnya ndak semua orang menerima hal itu, biarken yang bisa menerima saja yang nglihat..

    *maaf kalo bikin bingung, saya bukan ustadz, hanya santri murtad :mrgreen:

  3. 3 antarpulau 9 Februari, 2008 pukul 12:09 am

    “……..Oh para ustadz blog, saya lagi bingung, iman saya sedang guncang. Datanglah, datanglah… tolong kasih saya pencerahan……”

    em kaming…. :mrgreen:

    ~ KEPERCAYAAN VS, INFORMASI ~
    kepercayaan bisa berdasarkan informasi tertentu….
    informasi yg valid, bisa menimbulkan kepercayaan….

    So…
    kaji validitas informasinya…..

    jika tidak valid, ataupun meragukan.. »»»» JANGAN DIPERCAYA…. :MRGREEN:
    ~~~~~~~~~~~~~~~

  4. 4 hariadhi 9 Februari, 2008 pukul 2:31 am

    Ilustrasi itu bikinan Al Birruny lho. Salah satu cendikiawan Islam.

  5. 5 akbar 10 Februari, 2008 pukul 5:18 pm

    “..tinggal kan lah yang meragukan..”

  6. 6 hariadhi 10 Februari, 2008 pukul 5:21 pm

    haha avatarnya bikin kaget.

    Ya… bener. Tapi masalah ragu juga subjektif, po? Yang menjadi keraguan buat satu orang ga bisa dipukul rata buat seluruh umat.

  7. 7 m4rn4 11 Februari, 2008 pukul 1:08 pm

    aiiiiiiii aku bingung ni,alnya aku lg mikirin sesuatu yng g bsa aku lupain.jadi gmn caranya aku ngelupain ini semua?????????????????????????

  8. 8 hariadhi 20 Februari, 2008 pukul 1:09 am

    tidur aja mas/mbak, nanti juga lupa kok. hehehehe

  9. 9 neorhazes 22 Maret, 2008 pukul 8:51 am

    memang..
    di beberapa buku-buku islam, ada gambar-gambar nabi muhammad.

    tapi perlu diingat, kebanyakan yang menggambarkan nabi muhammad, adalah sekte syiah…

    sekte syiah memperbolehkan digambarnya nabi-nabi termasuk nabi muhammad…dan sahabat-sahabatnya…termasuk sayyidina ali ra.

    ini terbukti loh, saat asyura mereka sering bawa-bawa panji bergambar sayyidina ali ra.

    wah, whatever deh, kalo sebuah ensiklopedi bebas memang susah, harus objektif masalahnya..’

    wkwkwk

  10. 10 dwi sielvy r 10 Februari, 2009 pukul 7:55 pm

    gambaran ini udah sebagian mewakili kehidupanku.
    yang dimana dulu aku lupa tentang semuanya.

  11. 11 nur 22 Februari, 2010 pukul 12:37 pm

    N q lg da mslah yang sangat rumit banget Gmn sh caranya nyelesainnya????


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Bumi Magenta!

Arsip

Bebas bertanggung jawab

Tulisan di blog ini ada di bawah lisensi Creative Commons with attribution 2.5. Syarat untuk menyalin blog ini adalah menyertakan url blog ini sebagai sumber.
Februari 2008
S S R K J S M
« Jan   Mar »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  

%d blogger menyukai ini: