Tuntutan Pekerjaan

Pelukis bekerja demi hatinya atau demi uang?

Desainer bekerja demi hatinya atau demi uang?

Engineer bekerja demi hatinya atau demi uang?

Guru bekerja demi hatinya atau demi uang?

Dosen bekerja demi hatinya atau demi uang?

Presiden bekerja demi hatinya atau demi uang?

 

Bayangkan kalau pelukis membayangkan harga lukisan saat melukis

Bayangkan kalau desainer membayangkan komisi percetakan saat mendesain

Bayangkan kalau engineer membayangkan duit markup saat merancang jembatan

Bayangkan kalau guru membayangkan uang sogok dari orangtua saat mengajar

Bayangkan kalau dosen membayangkan berapa diktat yang akan terjual saat di ruang kuliah

Bayangkan kalau presiden membayangkan berapa uang pelicin untuk mengeluarkan keppres

 

Apa jadinya kalau pelukis lebih memilih uang daripada hati?

Apa jadinya kalau desainer lebih memilih uang daripada hati?

Apa jadinya engineer lebih memilih uang daripada hati?

Apa jadinya kalau guru lebih memilih uang daripada hati?

Apa jadinya kalau dosen lebih memilih uang daripada hati?

Apa jadinya presiden kalau lebih memilih uang daripada hati?

 

Agh.. tidak, saya tidak sedang berusaha menyerang SBY

Saya tidak sedang ngomong politik

Saya sedang ngomongin hidup

Yang saya pikirkan masyarakat Indonesia secara keseluruhan

Hoi rakyat, kau pilih uang atau hati?

7 Responses to “Tuntutan Pekerjaan”


  1. 1 Goenawan Lee 26 Januari, 2008 pukul 11:49 pm

    Btw duit sogok sama harga lukisan itu setara derajatnya kah?

  2. 3 daeng limpo 27 Januari, 2008 pukul 10:33 am

    Rakyat : aku nggak punya uang
    Pejabat : aku nggak punya “hati”
    Rakyat : tukeran yuk
    Pejabat : Ogah….ah…

  3. 5 erander 27 Januari, 2008 pukul 11:42 am

    Masalahnya .. ketika kita bilang bahwa kita bekerja bukan untuk uang .. maka orang2 akan berkata sinis : “Sok munafik” .. “Jangan bohong” .. “Halah, bilang aja ga mampu” dlsbnya. Sehingga kita dipaksa oleh lingkungan untuk berpikir sama. Kalau bekerja adalah untuk uang. Padahal kita lupa, bukankah rejeki itu diatur oleh-Nya. Tapi memang .. kita merasa bahwa uang adalah segalanya. Sudah terlanjur menancap dalam di dalam benak.

  4. 6 Abeeayangâ„¢ 27 Januari, 2008 pukul 8:50 pm

    yang jelas semua orang butuh duit walaupu dengan cara apapun, ya tho?


  1. 1 Kalau Sudah Kuasa « Deathlock Lacak balik pada 15 Februari, 2008 pukul 9:16 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Bumi Magenta!

Arsip

Bebas bertanggung jawab

Tulisan di blog ini ada di bawah lisensi Creative Commons with attribution 2.5. Syarat untuk menyalin blog ini adalah menyertakan url blog ini sebagai sumber.
Januari 2008
S S R K J S M
« Des   Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

%d blogger menyukai ini: