Filosofi Saya

Ah..

*waktunya berangan-angan.”

Seandainya saya jadi desainer terkenal terus diminta mendefinisikan
desain itu apa, saya akan menyebutkan kalau “desain itu pemecahan masalah sebelum masalah itu sendiri muncul”.

Dibutuhkan kemampuan meramal pemahaman ilmiah mengenai problem masyarakat yang sekarang ada untuk membuat karya desain yang sesuai. Desain yang tidak ada relevansinya dengan situasi masyarakat sekarang menurut saya sama saja dengan tidak menciptakan apa-apa. Desain itu lebih jadi barang pajangan daripada sesuatu untuk dimanfaatkan.

Saya juga akan mendefinisikan desain sebagai kegiatan menyederhanakan bentuk-bentuk yang sudah diciptakan seniman. Ini berarti bahwa image-image rumit dari sebuah lukisan, patung, atau seni cetak harus diambil esensinya paling mendasar agar mampu menancap kuat ke dalam ingatan orang yang melihat. Ketimbang bikin hiasan heboh sana-sini tapi cuma masuk ingatan lima menit.

Menurut saya kualitas karya ditentukan dedikasi semua orang yang terlibat. Foto yang pada dasarnya bagus akan menghasilkan desain yang bagus. Diretouch sedikit saja ia akan menjadi istimewa. Sebaliknya foto biasa saja dengan retouch sehebat apapun akan tetap menghasilkan foto yang biasa saja. Ilustrasi yang dieksekusi dengan serius akan menghasilkan desain yang serius pula. Material yang baik akan menghasilkan desain yang baik. Cat bagus akan menghasilkan cetakan bagus pula.

Jadi setiap elemen dalam desain harus diperlakukan semurni mungkin, tanpa banyak teknik untuk menutup-nutupi kekurangannya.

Desain adalah masalah profesionalisme. Ga mungkin saya menguasai banyak teknik sekaligus. Untuk itulah saya perlu kerjasama dengan fotografer yang bener ketimbang maksain foto saya yang amburadul. Kalau saya butuh ilustrasi hebat, lebih mending saya minta bantuan ilustator yang sudah jago.

Nah… siyalnya dengan pemikiran seperti ini adalah…

Pertama, teori seperti itu sudah ditemukan sejak zaman bauhaus, atau mungkin sudah lebih awal. Nothing’s new. Jadi saya ga punya hak mengklaim itu jadi teori desain saya, hihihi.

Yang kedua saya bukan desainer terkenal, malah masih desainer palesuโ„ข. Jadi besar kemungkinan kalau udah jadi desainer beneran paling-paling jawaban saya sudah beda lagi. ๐Ÿ˜€ Namanya juga masih dalam pencarian….

Itulah desain menurut saya. Entah kalau menurut anda yang baca. Boleh saja beda, ga ada larangan.

Pertanyaan seperti ini jadi bagian awal kuliah metodologi desain.

Iklan

3 Responses to “Filosofi Saya”


  1. 1 Nazieb 25 Januari, 2008 pukul 12:49 pm

    Ah, nggak mudeng..
    Pertamax aja lah ๐Ÿ˜›

  2. 2 Goenawan Lee 25 Januari, 2008 pukul 2:10 pm

    Saya mengkalim menemukan blog yang terdiri dari 4 frasa. ๐Ÿ˜Ž

    *lha*

  3. 3 hariadhi 25 Januari, 2008 pukul 11:24 pm

    lah, bukannya sekarang lima? ๐Ÿ˜†


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Bumi Magenta!

Arsip

Bebas bertanggung jawab

Tulisan di blog ini ada di bawah lisensi Creative Commons with attribution 2.5. Syarat untuk menyalin blog ini adalah menyertakan url blog ini sebagai sumber.
Januari 2008
S S R K J S M
« Des   Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

%d blogger menyukai ini: