Fake or Real? Klarifikasi

Ah.. banyak yang bilang kalau klarifikasi setelah jadi kasus, sama aja udah terlambat. Tapi daripada ga ada sama sekali. Yo wis…

Mungkin banyak yang merasa heran dengan post ini: Fake Designer vs Real Designer

Anjeng! Kok Hariadhi bisa sombong begitu? Sejak kapan dia punya hak nentuin mana yang desainer mana yang bukan? Ada urusan apa? Seberapa jauh ilmunya? Kok ngelecehin orang-orang yang udah jadi desainer? Udah punya karya belum? Udah bisa nghasilin 100 juta per bulan belum? Udah punya klien dari luar negeri belum? Masih mahasiswa aja belagu banget!

Sabar kawan, saya udah bilang sebelumnya blog ini bukan sumber informasi. Kalau cari berita ya maenlah ke website berita macam Detik atau Tempo. Kalau mau belajar desain ya bacalah majalah macam Concept. Atau ke perpus aja, cari buku-buku desain paling baru. Di sana lengkap pembahasan soal layout, tipografi, teori warna, sejarah, teknik cetak, dan sebagainya. Jauh lebih lengkap dan lebih bener daripada yang ada di blog saya.

Blog ini ya sekedar permainan angan-angan saya saja. Kalau ada yang mau menanggapi ya silakan, kalau ga mau ya itu urusan anda masing-masing. Mau komentar negatif ya monggo, mau mendukung silakan. Ga ada sensor-sensoran di sini. Ga susah, kan?

Jadih.. tulisan fake vs real designer itu sebenarnya kesimpulan saya secara umum setelah ikut mata kuliah Metodologi Desain. Memang sih tidak ada bahasan tentang bagaimana ciri-ciri desainer palsu. Isi kuliah itu cuma gimana (seharusnya) designer bekerja. Lengkap dengan proses dari awal hingga akhir. Dengan adanya proses, kita bisa bikin karya sesuai tuntutan, bukannya ngarang.

Nah dari sana saya mikir, kok banyak ya desainer yang ga ikut alur ini (termasuk saat saya dulu  kerja). Kebanyakan menciptakan sesuatu seenaknya saja, ga mikirin sisi kebutuhan dan pemecahan logis. Udah gitu gaya hidupnya lebih “desain” daripada cara kerjanya. Bayaran mahal, tapi desainnya ga memecahkan masalah. Makanya saya bikin kesimpulan seperti itu, gimana cara kerja desainer yang ideal, dan mana tipe kerja yang males-malesan.

Lah ya kalau saya bikin perbandingan desainer bohongan dengan desainer beneran bukan berarti saya nyuruh orang lain ikut syarat-syarat itu. Bukan berarti yang ga sependapat dengan saya berarti desainer palsu. Itu sekedar pengingat buat saya supaya ga kejebak dengan sikap “palsu” macam yang saya buat di tulisan itu. Saya ingin mendesain dengan yang menurut saya seharusnya dilakukan, karena untuk itu saya merasa perlu kuliah. Kalau saya merasa udah pinter ya saya ga akan kuliah. Gampang, kan?

Saya sendiri gimana? Saya ya masih masuk kategori desainer palsu (kurang gede? ok: HARIADHI ITU MASIH DESAINER PALSU!). Beberapa pekerjaan yang sudah saya tangani masih dengan cara yang saya tunjuk dengan cara kerja fake designer. Karena itu saya buat tulisan soal real designer, supaya saya tahu arah filosofi desain saya ke mana.

Kalau ada yang merasa tersinggung dengan apapun yang ada di blog ini ya silakan baca lagi disclaimer yang saya bikin. Intinya yang saya tulis ini adalah weblog, bukan buku ilmu pengetahuan. Isinya pemikiran pribadi, jangan anggap informasi, apalagi sumber berita. Benar atau salah ya itu masalah proses pencarian. Kalau anda ga setuju ya silakan, saya ga keberatan.

Saya juga udah buka form komentar, yang saya sudah bebasin, anda mau caci maki kek, mau menghujat kek, mau menyindir kek. Itu semua urusan masing-masing yang punya komentar. Paling -paling usaha saya menjawab kalau ditanya. Kalau ada yang salah paham akan saya klarifikasi.

Kalaupun anda mau ngejelek-jelekin saya lewat email, forum, mailing list, apa messanger, saya ga keberatan. Ini internet, yang semua orang bebas mengemukakan pendapat masing-masing. Ngurusin itu semua cuma bikin cape, ngabisin waktu, dan ga menghasilkan kesimpulan apa-apa. Saya udah kelewat banyak menghabiskan umur untuk cari-cari tempat kuliah yang pas. Jadi menghabiskan sisa hidup dengan debat kusir ya kelihatannya kebangetan.

Freedom of speech for everyone. Yang ga suka dengan kemajuan boleh memilih minggir.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Bumi Magenta!

Arsip

Bebas bertanggung jawab

Tulisan di blog ini ada di bawah lisensi Creative Commons with attribution 2.5. Syarat untuk menyalin blog ini adalah menyertakan url blog ini sebagai sumber.
Januari 2008
S S R K J S M
« Des   Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

%d blogger menyukai ini: