Hebat, Lebih Hebat, Paling Hebat

hebat.png

Siapa yang lebih hebat dalam dunia grafis, Albrecht Durer atau Paul Rand?

Pertanyaan seperti ini selalu saya hindari. Entah menuju ke desainer favorit ataupun saat saya dibanding-bandingkan dengan teman-teman yang lain. Siapa yang lebih hebat? Siapa yang paling jago?

Bagi saya, siapa pun memiliki keahliannya masing-masing. Misalnya Durer hidup di masa Kristen Jerman, dengan teknik cetak terbatas dan pengaruh religi yang kuat. Sementara Paul Rand hidup di masa 70 hingga 90an, dengan bantuan alat cetak canggih dan komputer. Albrecht lebih ke seniman grafis, sementara Paul Rand banyak bermain dengan identitas korporat dan brand.

Tentu keduanya punya kelebihannya masing-masing. Tuntutan zamannya juga berbeda. Jadi memperbandingkan mereka hanya menghabiskan waktu dan tenaga, tanpa bisa kita ambil pelajarannya. Begitu melelahkan!

Nah, begitu juga kalau itu dibawa dalam persaingan di kampus. Rasanya baru mahasiswa saja kok belum pantes ya untuk belagu. Kalau saya dapat A dalam mata kuliah tertentu saya cuma menganggap itu kebetulan. Kalau teman saya dapat ya monggo, saya turut bahagia.

Terus kalau ada teman yang IPKnya bisa 4,01 ya itu rezeki dia, buat apa diirikan. Lebih baik bergembira bersama, share ilmu masing-masing daripada tenggelam dalam lautan iri, dengki, dan saling menyikut. Kalau dia dapat beasiswa, saya tidak, ya apa salahnya. Turut ketawa aja siapa tau nanti dapat cipratan, hohoho.

Seperti saya bilang, saya tuh masih mahasiswa, masih dalam proses pencarian jati diri sebagai desainer sebenarnya. Orang belajar ga pantes sombong. Yah, mungkin sekali-sekali terpeleset dalam kubangan sifat narsis dan angkuh, tapi semoga ga lama-lama. Nanti lumpurnya susah dibersihkan. Berabe, sekarang Rinso mahal.

Nah sekarang menurut anda siapa yang lebih hebat, Obama atau Clinton? Hihihihi

*Gambar di atas saya masukkan di wilayah public domain. Silakan didownload, diedit, diupload ulang, hingga diakui sesuka hati anda. Tidak perlu minta izin.

Iklan

4 Responses to “Hebat, Lebih Hebat, Paling Hebat”


  1. 1 Goenawan Lee 21 Januari, 2008 pukul 8:56 pm

    Mbuh… Darah muda emang kadang kebawa tinggi hati. 😆

    Obama? Clinton? Patokan hebat itu….kudu dijabarkan dulu. 😛

  2. 2 warnetubuntu 22 Januari, 2008 pukul 5:26 am

    secara moral, kita diajarkan untuk tidak iri, dengki dll ( beda iri dan dengki itu apa ya? 😛 ), tapi di kehidupan nyata, kadang sangat susah untuk menghindari perasaan itu, diperlukan pengendalian diri dan kesadaran yang kuat saat ‘rasa’ itu muncul sehingga kita bisa menghindari hal2 negatif yg ditimbulkannya.. 🙂

  3. 3 warnetubuntu 22 Januari, 2008 pukul 5:29 am

    baru sadar, headernya ganti ya.. itu gambar kaki yg jempolnya sedang kram? 😀 (sory oot)

  4. 4 hariadhi 22 Januari, 2008 pukul 9:31 am

    hahahahha. itu artifak kuliah anatomi. Tapi ternyata ga bagus kalau dibuka di ie. Nanti ganti lagi deh.

    @Goenawan Lee
    Nah.. jabarkanlah. hehehehe


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Bumi Magenta!

Arsip

Bebas bertanggung jawab

Tulisan di blog ini ada di bawah lisensi Creative Commons with attribution 2.5. Syarat untuk menyalin blog ini adalah menyertakan url blog ini sebagai sumber.
Januari 2008
S S R K J S M
« Des   Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

%d blogger menyukai ini: