Mari Pahami Blogger Sinting

Suasana:

Pesta Blogger 2007, Bapak Blogger Indonesia bersiap-siap memberikan ceramah seratus patah kata kata sambutan kepada ribuan blogger yang memadati Blitz. Ia mengambil napas

“Masih ga nyangka…..”

Tiba-tiba, DOR! Bapak Blogger Indonesia terkapar bersimbah darah ditembak kawanan perusuh berbaju hitam. Seisi Blitz kaget. Semua orang sibuk berteriak mencari pertolongan. Tapi tidak ada yang berani melawan di bawah todongan senjata. Perampokan? Bukan… tiba-tiba pemimpin kawanan itu merebut mikropon dari jenazah yang masih sekarat.

“Yak.. mari bergembira di blogosphere yang sudah kacau beliau. Blog di masa lalu dimulai dengan semangat berbagi informasi dan kebersamaan. Namun kini aturan klasik itu tidak berlaku lagi. Kini dunia blog sudah rusuh. Isinya seperti gado-gado. Ada yang mata duitan trefikan, ada yang narsis, ada yang tukang copy paste, ada yang hobinya bikin posting sampah, ada yang blog curhat, ada yang hobinya menghujat.

Pokoknya sagala aya!

Pada dasarnya semua spesies blogger sudah ditemukan. Kita sudah mendekati titik nadir. Kebosanan sudah melanda dunia blog. Tak ada lagi ide baru yang bisa menyedot perhatian orang. Blogosphere Indonesia lesu!

Tapi beruntunglah, kini sudah dimulai eranya blogger-blogger sinting!

Yak, benar. Anda tidak salah dengar, blogger-blogger sinting mendominasi dunia.

Siapakah blogger istimewa ini? Bisa ditandai dengan gaya bicara mereka yang aneh, beberapa dengan pemikiran ga masuk akal bin njlimet, sisanya hobi sekali menyatir.

Pada dasarnya orang-orang seperti ini di dunia nyata adalah orang sinting. Tak ada orang normal di dunia nyata yang bisa memahami cara pikir mereka. Mereka kaum laknat terusir ke dunia cyber. Dan karena itu mereka membawa kesintingannya ke dunia maya untuk menakut-nakuti kita dengan dunia ngeblog. Apa yang mereka tulis sebenarnya tidak sejalan dengan apa yang sedang mereka komunikasikan. Membuat kita sama bingungnya saat melihat mereka di dunia nyata.

Berbahayakah spesies ini? Tentu tidak. Kesintingan mereka membuat kita disirami pelangi hiburan baru. Mereka mengajari kita, para blogger ketinggalan zaman, bahwa tidak hanya butuh pemikiran logis, dalil-dalil dengan sanad yang jelas, informasi akurat dari lapangan untuk membuat sebuah blog yang menarik. Mereka membebaskan kita dari pikiran kaku bin kolot.

Akuilah, mereka menemukan cara baru untuk menulis!

Karena itu, mari sadar diri. Kita-kita yang ada di sini sudah harus sadar bahwa kita ketinggalan. Pelajarilah kesesatan mereka, akui bahwa cara menulis mereka menarik. Beri acungan jempol kepada cara kreatif mereka mengolah kata. Sehingga blogosphere tidak lagi bergerak menuju dunia karatan yang jamuran. Blogger sinting memberi pencerahan kepada dunia blogger. Dan barangkali merekalah trend setter ngeblog berikutnya.

Kita memasuki tahun 2008. Tahun dengan tantangan berbeda dengan tahun 2007. Yang tidak bisa menyesuaikan diri dengan perubahan akan segera tertinggal kereta. Pahamilah blogger sinting anti-mainstream ini agar kita tidak terus-terusan tersesat dalam dunia blogger klasik.

Sekian, terima kasih”

Kawanan berbaju hitam pergi dengan meninggalkan debu di belakang. Sementara seisi Blitz Megaplex masih terbengong-bengong. Gimana nasib Bapak Blogger? Hanya angin yang tahu….

A tribute to Hoek Soegirang. Hayo… terus maju dengan idenya walaupun banyak yang salah paham!

Iklan

27 Responses to “Mari Pahami Blogger Sinting”


  1. 1 danalingga 18 Januari, 2008 pukul 9:23 pm

    *nanya angin ah*

    Tulisan ini juga sinting sangadh. πŸ˜›

  2. 3 Amed 18 Januari, 2008 pukul 11:08 pm

    Sinting!!!

    *ditembak*

  3. 4 enda 18 Januari, 2008 pukul 11:34 pm

    Wah paspampresnya kemana neeeh? hehehehe

  4. 5 StreetPunk 19 Januari, 2008 pukul 1:26 am

    belakangan ini dunia blogging terlihat semakin memanas..
    munculnya keberagaman perilaku blogger mendapat tanggapan bervariasi..

  5. 6 Pyrrho 19 Januari, 2008 pukul 1:43 am

    dibalik kesintingan ada kecerdasan… πŸ˜‰

  6. 8 Black_Claw 19 Januari, 2008 pukul 2:57 am

    Ebuset. Salah tehnik bajak. Tolong dihapus.

  7. 9 Hoek Soegirang 19 Januari, 2008 pukul 3:04 am

    “Pada dasarnya orang-orang seperti ini di dunia nyata adalah orang sinting. Tak ada orang normal di dunia nyata yang bisa memahami cara pikir mereka. Mereka kaum laknat terusir ke dunia cyber”
    *tertohok*
    .
    .
    dohhh..bener-bener ndak kfenak sangadh, samfe-samfe dibikinin tribute segala *oops*
    makasi sangadh mas har! saia jadi tambah sayang sangadh!!!
    eh ya, “Kawanan berbaju hitam pergi dengan meninggalkan debu di belakang.”
    hooo? saia fenasaran, sefertina kawanan berbaju hitam tersebudh adalah bloger-bloger yang juga sinting itu…soale berani sangadh buadh mbunuh sang bapak bloger Endonesa dan seenaknya koar-koar ga jelas diatas mimbar. mhuehuehuehuehuehue

  8. 10 Goenawan Lee 19 Januari, 2008 pukul 5:53 am

    jenazah yang masih sekarat.

    Jenazah bukannya yang udah mati? πŸ˜•

    *baca*

    *tertohok* πŸ˜†

  9. 11 rara 19 Januari, 2008 pukul 7:04 am

    jadi?
    bapak blogger Indonesia sudah tiada?
    who’s next?

  10. 12 hariadhi 19 Januari, 2008 pukul 10:28 am

    @Hoek
    Oh iya.. lupa nulis disclaimer:
    Maaf mas Enda, bukan maksud menghina. Ini cuma buat nenpermudah mempersulit narasi aja.

  11. 13 hariadhi 19 Januari, 2008 pukul 10:36 am

    @danalingga
    he eh..kebanyakan baca blog sinting.hehehe
    @Abeeayangβ„’
    monggo…tempatnya masih lapang untuk menggeliat.
    @Amed
    hahahaha. ampun dewa
    @enda
    Haw haw haw… paspampres juga sibuk ngeblog
    @StreetPunk
    Sebenarnya balik lagi ke seberapa terbuka kita memahami perbedaan
    @Pyrrho
    amiiin
    @Black_Claw
    Hahahaha.. akhirnya pakarβ„’ hacker bisa salah juga yak? πŸ˜† Ga ah.. ini bukti otentik, ga akan dihapus πŸ˜†
    @Goenawan Lee
    Lah.. sampeyan ga kalah sinting, toh? πŸ˜†
    @rara
    Sudah.. yang komeng di atas itu arwahnya. hihihi

  12. 14 serdadulangit 19 Januari, 2008 pukul 2:37 pm

    Hm….editorial (lagi) dlm bentuk crita (*sambil lirik hoek (lagi)*)

  13. 15 erander 19 Januari, 2008 pukul 4:11 pm

    Benaran ga sih?? .. atau jangan2 ini juga satir??

    *bingung semakin banyak yang satir*

  14. 16 Ram-Ram Muhammad 19 Januari, 2008 pukul 7:13 pm

    Ciri utama orang sinting adalah merasa tidak sinting… Sedangkan orang yang merasa sinting, 99,9% dipastikan tidak sinting…

    Blgger juga demikian… Muhuahahaa.
    *dikejar paspampres*

  15. 17 hadi arr 19 Januari, 2008 pukul 7:18 pm

    kalau yang ini bener nih, bapak blogers siapa dia?

  16. 18 Arsyad Salam 19 Januari, 2008 pukul 7:21 pm

    Blogger sinting?? Gimana tulisannya tuh??
    *bingung*

  17. 19 edratna 19 Januari, 2008 pukul 7:32 pm

    Jadi blogger yang nggak sinting seperti apa?

  18. 20 Hedi 19 Januari, 2008 pukul 9:57 pm

    jadi, itu masuk kategori sungsang…terbalik tapi belum tentu ngaco πŸ˜€

  19. 21 hariadhi 19 Januari, 2008 pukul 10:52 pm

    @serdadulangit
    waduh maaf, semoga ga bosen
    @erander
    lho, disclaimernya ga bilang ada satir, Mas 0_o
    @Ram-Ram Muhammad
    Bahahahhha.
    @hadi arr
    Ga tau, bapaknya anak-anak, kali?
    @Arsyad Salam
    selamat berselancar, nanti nemu sendiri kok πŸ˜€
    @edratna
    heehehehhe, einstein bilang kesintingan itu relatif πŸ˜€
    @Hedi
    indeed

  20. 22 Hoek Soegirang 20 Januari, 2008 pukul 2:21 am

    “heehehehhe, einstein bilang kesintingan itu relatif”
    *ngakak guling-guling*
    gila…

  21. 24 Pacarnya Zaskia Mecca 20 Januari, 2008 pukul 11:18 pm

    saya juga agak salah paham. jenazah kok sekarat, mas? :mrgreen:

    eee…yang disebut narsis itu bukan saya kan? saya cuma menyampaikan fakta apa adanya πŸ˜†

    *seperti dejavu saat mengetikkan komentar ini*

  22. 25 venus 21 Januari, 2008 pukul 5:12 pm

    aahhh, i love blogirang dot wordpress dot com! salah satu yg wajib baca. obat stress paling manjur, hahahah….

  23. 27 hariadhi 7 Februari, 2008 pukul 8:53 pm

    @Hoek Soegirang
    πŸ˜›
    @manusiasuper
    tevat…
    @Pacarnya Zaskia Mecca
    hak-hak-hak. sekali timpuk puluhan orang kena, ya?
    @venus
    ekekekekekk. post dia emang gila semua
    @enda
    lah, hantunya kali, neh πŸ˜†


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Bumi Magenta!

Arsip

Bebas bertanggung jawab

Tulisan di blog ini ada di bawah lisensi Creative Commons with attribution 2.5. Syarat untuk menyalin blog ini adalah menyertakan url blog ini sebagai sumber.
Januari 2008
S S R K J S M
« Des   Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

%d blogger menyukai ini: