10 dari 7 Wanita Memakai Ko..Meng!

Angka statistik adalah salah satu alat yang sering disalahgunakan pemasar-pemasar Indonesia. Anda tentu hapal produk mana saja yang mengklaim bisa memusnahkan 99,99% bakteri di kulit, mana yang dalam dua minggu mengenyahkan ketombe, atau pembalut yang dipakai 7 dari 10 wanita (termasuk yang sudah menopause, Hi hi hi)Masih kurang? Tambahkan saja keterangan bahwa data tersebut dihasilkan oleh riset independen, oleh lembaga survey ternama, atau dicaplok dari penelitian universitas XXX.

Padahal apakah data itu valid? Belum tentu.

Ada contoh dari sebuah majalah terkenal, anggap saja namanya Bungaโ„ข. Ingin melakukan survey apakah majalahnya cukup memuaskan konsumen. Maka di tengah majalah diselipkan kuisioner, pertanyaannya:

Apakah anda senang dengan majalah Bunga? [Y]a/ [T]idak?

Supaya makin memikat, di bawahnya diberi iming-iming 5 sedan untuk 10 pengirim pertama (eh, gimana baginya ya?).

Bentar-bentar.. bingung nih penjelasannya. Mumet, Har!

Ok, gini sajalah. Ada 3 orang yang mewakili tiap kelompok konsumen, namanya A, B, dan C. A adalah satu-satunya yang menyukai majalah Bunga. B dan C tidak. (artinya sebenarnya hanya 33% yang puas dengan majalah ini). Semuanya diberi majalah Bunga gratis. A karena pada dasarnya puas akan mengisi dengan jujur dan mengirimkan hasil jawabannya. B karena tidak suka, ingin mengisi [T]idak.

Lantas C bagaimana? C ini rada-rada matre. Karena dia pikir undian itu berhadiah dan dilaksanakan oleh majalah Bunga sendiri, maka ia menyangka kalau menjawab negatif berarti panitia survey akan menyingkirkan jawabannya. Karena itu dia berbohong dengan memilih jawaban [Y]a saja.

Lah itu kan baru 66% har?

Benar, tapi masalahnya apakah B antusias dengan survey ini? Berani taruhan tidak. Survey itu ditaro di dalam majalah. Si B membuka saja kan males. Maka akhirnya survey itu tidak berakhir di meja panitia, malah tong sampah. Sementara kiriman A dan C dihitung sebagai suara setuju.

Mari bertepuk tangan: 100% pembaca menyukai Majalah BUNGA! Ini hasil valid, tanpa kecurangan, dan bisa dibuktikan secara ilmiah statistik.

Maka hasil survey ini segera ditampilkan besar-besaran di setiap sudut kota. Sebuah kemenangan besar sedang dirayakan. Redaksi bersorak sorai. Hore.. kami berhasil memenangkan hati konsumen.

“Karena itu ikutlah membeli majalah kami, karena statistik membuktikan kami berhasil membuat produk berkualitas yang memuaskan seluruh pembaca”

Moral of The Storynya apa, Har?

Anda bisa menyimpulkan sendiri, hehehehe. Yah.. paling ga dengan cara yang sama anda bisa ikutan jadi pakar yang berani ngomong “68% pengguna friendster itu palesuโ„ข.” Ilmiah, independen, dan bisa dibuktikan!

Tapi saya ngga nyaranin anda sama sekali ga percaya sama statistik ya! Dalam banyak hal statistik itu bisa diandalkan. Tapi adakalanya memilih sesuatu seringkali kita harus bergantung kepada intuisi. Data dan angka tuh bisa kita pakai sebagai pendukung pendapat, tapi ya jangan tergila-gila. Seringkali yang terlihat benar dan valid bisa menipu.

Tertarik dengan statistik? Anda bisa baca “Kartun Statistik” nya Larry Gonnick (ini yang pernah menyelamatkan statistik saya dari nilai E, hohoho). Atau kalau pengen tahu sisi kelam statistik, bisa baca buku “Berbohong dengan Statistik”nya Darrell Huff.

Semua nama adalah fiktif, mohon maaf kalau ada kesamaan dengan majalah anda, karena itu berarti takdir. Juga kepada Koh eMeng yang namanya saya catut. Hihihihi.

Iklan

17 Responses to “10 dari 7 Wanita Memakai Ko..Meng!”


  1. 1 Nane 14 Januari, 2008 pukul 9:03 pm

    huhu… gw nggak terlalu ngerti tentang statistika pemasaran dan sebagainya yaah…

    tapi yah mau gimana lagi dong har… namanya juga iklan… just do what whatever it takes to survive in the market right…?? O__o…
    even if it means cheating the statistics..

  2. 2 v!n+ 14 Januari, 2008 pukul 9:36 pm

    gue suka banget loh mata kuliah statistik.. mungkin karena itu satu2nya MK yang selalu open book kali ya? *ditendang krn komen ga mutu*

  3. 4 hariadhi 15 Januari, 2008 pukul 12:37 am

    blom.. makasih linknya ๐Ÿ˜€

  4. 5 hariadhi 15 Januari, 2008 pukul 12:38 am

    oh.. yang itu juga ada di bukunya darrel huff. Tapi yang di blog itu dibahas jauh lebih menarik ^^

  5. 6 Hoek Soegirang 15 Januari, 2008 pukul 1:52 am

    wokegh, kalo begidu, sebagai seorang desainer, buat yang lebih bagoss sangadh yak! *menepuk pundak mas har*

  6. 7 aRuL 15 Januari, 2008 pukul 1:59 am

    angka statistik dari mana nih? BPS? ๐Ÿ˜€

  7. 8 hariadhi 15 Januari, 2008 pukul 2:43 am

    @Hoek Soegirang
    Rebes, bos. Kalau ada waktu ya.
    @aRuL
    hahahaha… dari Biro Statistik Acakadut, kok

  8. 9 Sayap KU 15 Januari, 2008 pukul 8:43 am

    2 dari 3 laki-laki “SELINGKUH” … itu hasil statistik bukan?

    -Ade-

  9. 10 Sayap KU 15 Januari, 2008 pukul 8:45 am

    atau ini: 2 dari 3 wanita yang putus cinta memilih TIDAK menikah … statistik bukan yah?

    -Ade-

  10. 11 hariadhi 15 Januari, 2008 pukul 9:16 am

    50% cowo homo, dan 50% adalah pasangannya. Itu juga statistik bukan? hihihihh

  11. 12 erander 15 Januari, 2008 pukul 9:18 am

    Saya jadi ingat iklan televisi swasta, yang hampir tiap minggu memuat hasil survey yang menyebutkan bahwa TV-nya peringkat 1. Nah, ketika ada satu minggu, turun jadi peringkat 2, giliran TV pesaing yang naik ke peringkat 1 bikin iklan yang sama.

    Trus, minggu depannya, TV itu naik lagi ke peringkat 1, bikin lagi. Cape deee .. padahal, saya sendiri, ga pernah nonton ke 2 TV yang perang iklan tersebut ๐Ÿ˜† .. saya pikir, iklan yang aneh.

    Apapun, statistik itu hanya potret sesaat dengan segala keterbatasannya. Sama halnya .. saya katakan kalo blog ini, keren sangadh *pinjam istilah Hoek* .. so, gpp kan?? karena yang baru memberikan datanya, saya sendiri ๐Ÿ˜€

  12. 13 hariadhi 15 Januari, 2008 pukul 9:44 am

    Yep, banyak hal lebih penting dari angka, Mas.

    Halah.. blog gw jangan dibawa-bawa dong ๐Ÿ˜†

  13. 14 dobelden 15 Januari, 2008 pukul 11:51 am

    Perlu diliat juga yg dikasih tanda bintang dan kalo ditipi ditampilkan tidak lebih dari 1 detik ๐Ÿ˜€

  14. 15 danalingga 15 Januari, 2008 pukul 6:09 pm

    Ah, statistik ternyata bukan tuhan. *ganti tuhan*

  15. 16 hadi arr 15 Januari, 2008 pukul 10:24 pm

    kalau 7 dari 10 blogers ngasih komen hanya melihat judul tanpa membaca postingan, statistik juga kali yaa
    *soale saya dulu begitu*

  16. 17 Mardies 15 Januari, 2008 pukul 10:51 pm

    Ternyata statistikpun bisa dibuat supaya ‘ilmiah.’


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Bumi Magenta!

Arsip

Bebas bertanggung jawab

Tulisan di blog ini ada di bawah lisensi Creative Commons with attribution 2.5. Syarat untuk menyalin blog ini adalah menyertakan url blog ini sebagai sumber.
Januari 2008
S S R K J S M
« Des   Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

%d blogger menyukai ini: