Mas, Popularitas Sabaraha?

aduh.png

Sabaraha itu kata Sunda yang pertama kali saya kenal waktu pertama nyungsep di Bandung. Saya pikir itu judul komik Jepang terbaru, ternyata itu kata tanya untuk jumlah. (udah ga usah panjang-panjang Har! Sabaraha itu artinya seberapa.) Biasanya dipake untuk belanja sesuatu. Misal, “ini wortel sabaraha?”. Jadi kalau judul posting ini saya buat “Mas, Popularitas Sabaraha?” tentu anda ngerti maksudnya.

Jadi begini.. Saya bukan blogger yang termasuk seleb. Kunjungan ke sini cuma 30an per hari kok. Tapi pernah juga lah ngerasain nikmatnya 1500 hits dalam sehari. Terus masuk Blog of The Day. Pokoknya di hari istimewa itu saya berasa raja di rumah sendiri. Ngetop nih, bisa kaya seleb-seleb yang lain. Bisa sapa sana, sapa sini dan bagi-bagi tandatangan. Siapa sih yang ga pengen?

Memang kadang traffic tinggi itu bisa dimanfaatkan, misalnya buat yang pasang adsense. Atau yang lagi promosi diri. Tapi begitulah, nyatanya untuk setiap bintang popularitas ternyata ada harga yang harus kita bayar. Tidur tak lemak makan tak nyenyak, kata orang Melayu. Akhirnya saya nyesel sendiri punya hits segitu banyak.

Apa saja harga yang harus dibayar untuk jadi seleb, Har?

1. Privasi hilang, tentu. Spam berdatangan dari mana-mana. Banyak orang yang tiba-tiba sok kenal, sok sayang, sok cinta. Susahnya, kita ga bisa bedain mana komentar yang ikhlas dan mana yang sekedar numpang ketenaran blog. Akhirnya terpaksa semua harus diladeni dengan baik.

2. Tagihan internet meningkat.
Kalau pengunjung banyak, anda merasa harus balas komentar mereka satu-satu, kalau tak mau dicap sombong. Terus banyak komentar-komentar yang kejaring akismet harus dilepasin karena anda takut yang punya komen tersinggung. Sudah ribet, mahal pula.

3. Tidak bisa lagi posting seenaknya, takut fans kecewa. Apa rasanya kalau di rumah sendiri harus pake baju rapi, sopan, dan pake sepatu-dasi hanya gara-gara harus melayani tamu? Jadilah blog anda semu, tidak mencerminkan siapa anda sebenarnya. Lama-lama anda jadi orang lain. Split Personality Disorder, tahu? hohoho. Yah.. minimal tiap malam anda terpaksa susah tidur cuma gara-gara mikirin “post apa yah yang bisa populer hari ini”?

4. Keselamatan di dunia nyata terancam. Serius, ini sudah dibuktikan saya sendiri dan temen saya. Kalau blog anda populer, maka akan makin besar kemungkinan orang yang ga suka sama anda bisa nemuin data anda dari internet. Buat apa? Bisa aja anda diikuti terus dikeroyok waktu lagi sepi. Serem kan?

5. Pada akhirnya, anda akan eneg sendiri dengan angka 1000 kunjungan per hari itu. Merasa tak ada gunanya. Anda bakal nyesel karena hidup di dunia nyata jadi tak terurus hanya karena mengejar hits di dunia maya. Buat apa punya penggemar banyak kalau pacar anda kabur sama cowo lain gara-gara ga pernah malam mingguan (hohoho yang ini menohok diri sendiri), teman anda nganggap anda geek, punya penyakit menular yang harus dijauhi.

Jadi buat para blogger, pertimbangkan kembali kalau anda mau praktekin jalan pintas cuma untuk jadi terkenal. Post sajalah apa yang ada di pikiran, ga usah ikut-ikutan cara orang lain jadi seleb. Belum tentu jadi seleb blog itu seenak yang anda kira, bisa jadi malah bikin celaka. Sudah siap belum dengan konsekuensinya?

1000 hits per hari itu ga ada artinya dibanding kenikmatan ngeblog, kok. Serius.

14 Responses to “Mas, Popularitas Sabaraha?”


  1. 1 Hoek Soegirang 6 Januari, 2008 pukul 10:20 am

    SIP!!!
    sekarang ini, kata seleblog jadi sebuah “penyakit” tersendiri, yang bahkan bisa membuadh bloger jadi mabok kefayang sama yang namanya trefik. Fadahal, kalo bicara seleblog, adalah bicara begimana membuadh sebuah tulisan yang berkualitas dan berkuantitas. Ya, saia rasa, kalo bicara soal itu, blog ini juga termasuf salah satunya ko’
    *halah*
    but, whatever about seleblog deh, yang fenting inget tujuan utama ngeblog, dan afa itu blog = media menulis. bukan media nyari fofularitas. yang sayangna, skarang ini fengertian dasar tentang blog sudah dilufakan oleh beberafa bloger. Jadina ya…
    begidulah
    *nglirik fostingan-fostingan samfah yang nangkring di BOTD*

  2. 2 rozenesia 6 Januari, 2008 pukul 10:22 am

    Saya capek dianggap seleb maka saya delete blog lama saya dan nyamar jadi rozenesia…😥

    *sok seleb sebelumnya*:mrgreen:

    Populer itu capek…😐

  3. 3 Xaliber von Reginhild 6 Januari, 2008 pukul 4:16 pm

    Jadi seleb, kayaknya buat sebagian orang, di satu sisi, terdengar menarik. Soalnya yang pasti dikenal. Tapi lebih enak jadi yang biasa-biasa saja kalau saya… tulisan ada yang komentar saja sudah bagus.😉 Meskipun saya memang masih mengharapkan link back sih, kalau mau ngopi.😛

  4. 4 v!n+ 6 Januari, 2008 pukul 6:40 pm

    hah?? bagian pacar lari ma laki laen itu becanda kan??!!

    terlepas dari itu, gw setuju ma smuanya, terutama kalo udah merasa jadi seleb nulis ga bisa dari dasar hati yang paling dalam lagi kan,, moso mesti pindah ke diary lagi, kaya jaman SD dong!

    PS: sial, lo nyolong isi kepala gue lagi ya smalem? dammmmmmmitt!! >p

  5. 5 Ram-Ram Muhammad 6 Januari, 2008 pukul 7:17 pm

    Hohoho… bener sekali, sepakat benar dan setuju pisan.
    Blog itu adalah media menulis, sarana untuk mengelontorkan fikiran dan gagasan, tentu -kalau bisa- bermanfaat bagi orang lain.

    Mudah-mudahan saya tidak terjebak dengan hasrat ngetop… Amien

  6. 6 aRuL 6 Januari, 2008 pukul 9:03 pm

    itu akibat BOTD kayaknya, semuanya pengen jadi seleb…

    saya sih ambil enaknya sajalah…walau emang ada keinginan blog kita lebih byk yang dikunjungi, tapi yah kalo terbelenggu oleh itu, wah hidup ndak tenang.
    Yah apa adanya ajalah.

  7. 7 aRuL 6 Januari, 2008 pukul 9:06 pm

    btw sampe 1000? wow bisa yah? seperempatnya aja saya blum nyampe…😀

  8. 8 Mrs.Neo Fortynine 7 Januari, 2008 pukul 1:08 am

    ehem…

    selain terefik tinggi…hubungan saya dengan sang calon suami lancar jaya tuh…

    weekekeke…secara kita pacarannya lewat internet gitu…:mrgreen:

  9. 9 Abeeayang™ 7 Januari, 2008 pukul 6:27 am

    halah kalok pencari trepik itu bisa pasang adsense malah tambah kacau nich WP 😦

  10. 10 rumahkayubekas 7 Januari, 2008 pukul 8:18 am

    mo 1 silahkan,
    mo 1000 ya ngga pa2 juga kan,
    Yang penting kawan,
    sama semua2 tentunya aman dan nyaman,

    Satu lagi nih tambahan,
    YuKitaNgeBlog, mo ada ato ngga ada kunjungan,
    (Wong sakit2 aja Soeharto ngga mau ketinggalan),
    He he salam kenal buat yang pernah dapet kunjungan ampe 1500an,
    ( luar- biasa beneran)

  11. 11 Hariadhi 7 Januari, 2008 pukul 3:29 pm

    @rumahkayubekas
    Makasih.. tapi sebenarnya punya kunjungan 1500 sehari itu menyebalkan lho. Jadi jangan diselametin. Hi hi hi.

    Yup, sayah sih cuma berusaha ikut melakukan fungsi kontrol sosial terhadap blogging. Tapi ya nilai-nilai ngeblog dikembalikan lagi ke tiap orang. Semua punya cara dan niat sendiri dalam ngeblog.

    @Mrs.Neo Fortynine
    hahaha. beruntung tuh, punya suami seide.

    @aRuL
    Bisa, atau lebih tepatnya.. celakanya blog ini pernah nyampai angka 1500 hit per hari.

    @Abeeayang™
    hohohoho. Entahlah, mungkin suatu saat gw sendiripun berubah pikiran make adsense, terus ikut-ikutan gila trefik. Tapi yah sekarang ga dulu. Masih pengen nulis suka-suka.

    @Ram-Ram Muhammad
    Amin.. nilai sosialnya lebih enak untuk dinikmati ya, pak.

    @v!n+
    hahahah, nyolong start boleh dong, yak?

    @Xaliber von Reginhild
    Well said, and very wisely. Indeed.

    @rozenesia
    Hahaha.. kapan-kapan bikin perkumpulan anti-seleb yu. Bukan orang yang benci seleb, tapi seleb-seleb mendadak yang memutuskan pensiun dari popularitasnya.

    @Hoek Soegirang
    vetuulll, fos. Miris liatin fosting toket dan vugil veredar di mana-mana. Walau kadang klik juga sih, huhuhu.

  12. 12 Mardies 7 Januari, 2008 pukul 9:19 pm

    Buat aku sih, asal tulisannya bisa bagus secara konsisten itu sudah bisa disebut seleb. Kalo trafik sih mungkin bisa ngikut. Contohnya yang punya blog ini.

    Hayoo… mas Hariadhi mesam-mesem😀

  13. 13 warnetubuntu 7 Januari, 2008 pukul 9:57 pm

    sekarang ini saya lebih suka komentar daripada posting😀

  14. 14 hariadhi 8 Januari, 2008 pukul 12:50 am

    @Mardies
    Selamat datang…. Masem-masem kali yah. Habis makan jeruk hihi

    @warnetubuntu
    Hahahhaha terlihat dari siapa yang avatarnya bederet di kanan ;D. Santai aja bos, kalau komentar berarti lu tamu di sini. yay!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Bumi Magenta!

Arsip

Bebas bertanggung jawab

Tulisan di blog ini ada di bawah lisensi Creative Commons with attribution 2.5. Syarat untuk menyalin blog ini adalah menyertakan url blog ini sebagai sumber.
Januari 2008
S S R K J S M
« Des   Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

%d blogger menyukai ini: