Ada yang Salah dengan Cara Kita Memaknai Libur

Kalau ada tanggal yang paling saya benci dari sederetan hari-hari di kalender, itu adalah tanggal merah.

Bukan sok rajin, tapi hari libur benar-benar membuat kehidupan di sekitar saya seperti mati. Penjual makanan menghilang, toko buku tutup serempak, anak-anak sekolah yang biasanya ceria tiba-tiba lenyap. Dalam sekejap kehidupan di Jakarta seperti kota mati. Bahkan untuk cari warnet buka saja susah setengah mati. Padahal ini Jakarta Pusat lho, yang katanya jantung kehidupan ibukota negara.

Hari libur bagi kita adalah hari untuk berleyeh-leyeh, malas-malasan, melamun, tidur, atau banyak kegiatan yang tidak bermanfaat.

Padahal kalau dipikir sebenarnya banyak sekali lho hal yang bisa dilakukan di hari libur. Paling tidak bisa jalan-jalan mencerahkan pemikiran, bermain ke tempat hiburan, atau buat yang sudah punya anak, libur berarti kesempatan untuk bergembira bersama, memperkuat ikatan emosi yang hilang selama sibuk bekerja.

Buat yang kreatif, libur bisa dimanfaatkan untuk menambah pendapatan. Bayangkan, betapa banyak orang-orang di tempat rekreasi saat libur. Kantong lebih mudah jebol. Apa itu tidak bisnis namanya?

Barangkali ini efek dari bangsa kita yang masih bermental buruh kerja, bukan pengusaha. Bagi wirausahawan, ada seribu satu peluang yang bisa dimanfaatkan selama libur, jauh lebih banyak ketimbang hari kerja. Sementara bagi orang yang bermental buruh kerja, libur berarti satu hari di luar masalah kesibukan. Kalau tidak hari kerja ya tidak kerja. Makanya sampai dibuat libur bersama.

Menyedihkan, ya?

Iklan

15 Responses to “Ada yang Salah dengan Cara Kita Memaknai Libur”


  1. 1 venus 25 Desember, 2007 pukul 9:44 pm

    *bingung mau komen, ntar aja balik lagi 😀

  2. 2 kuchikuchi 25 Desember, 2007 pukul 11:21 pm

    libur bersama sih libur bersama.. yang bisnis tetep jalan terus kan..liat aja (beberapa) toko2 & salon2.. yah kalo cukup pinter mereka bisa ngeliat peluang pasar..gue sih liburan jalan2 keliling jakarta..untung supir busway ga ikut liburan (eh ga tau ya kalo tgl 25 ini..!)

  3. 3 Hedi 26 Desember, 2007 pukul 6:09 pm

    saya ga suka kalo ada hari libur panjang kayak model akhir tahun gini, ga enak aja

  4. 4 bagsholic 26 Desember, 2007 pukul 7:39 pm

    hahaha , g malah suka banget tanggal merah, berarti orang-orang yg libur pada ke Mall and BELANJA!!
    (Kalo nga ada gempa ato tsunami *touch wood* bisnis jalan terusssss)

  5. 5 bagsholic 26 Desember, 2007 pukul 7:41 pm

    tapi bener tuw, Lebaran kemaren, g maem Indomie berhari-hari (*sengsara*) karena nga ada yg jualan (ya selaen fast food)

  6. 6 warnetubuntu 26 Desember, 2007 pukul 10:58 pm

    seorang wirausahawan selalu berusaha untuk membuat sistem sehingga dirinya tidak bekerja tapi sistemlah yg bekerja 😀 ,
    itu teorinya 😀 .. tapi prakteknya untuk seperti itu benar2 tidak mudah dan diperlukan kerja keras hehe, yang paling berat dari seorang wirausahawan adalah menaklukkan diri sendiri 🙂

  7. 7 hariadhi 27 Desember, 2007 pukul 12:57 pm

    @kuchikuchi
    Yang susah yang vital kaya makanan, bank, warnet, wartel biasanya pada tutup. @_@ Masa gw disuruh makan di bar? @_@
    @bagsholic
    Hahaha.. ngalamin juga?
    @warnetubuntu
    huehauhe, gimana warnet lu libur kemarin tutup ga, mas?

  8. 8 jalansutera 27 Desember, 2007 pukul 2:00 pm

    rutinitas, apapun itu bentuknya, memang menyebalkan. tiappp hari kerja juga bikin bete. tiappp hari libur juga bikin bosen. manusia itu memang gak ada puasnya.

  9. 9 Sayap KU 27 Desember, 2007 pukul 2:19 pm

    Buat Ade setiap hari adalah tanggal merah… bukan berarti berleyeh leyeh, tapi setiap hari Ade isi dengan liburan dihati, mengisi napas dengan cinta.

    -Ade-

  10. 10 Sayap KU 27 Desember, 2007 pukul 2:20 pm

    Terutama hari ini, karena masih diberi kesempatan berkunjung kesini … blog dengan banner menawan.

    -Ade-

  11. 11 konsultan 27 Desember, 2007 pukul 5:45 pm

    “Barangkali ini efek dari bangsa kita yang masih bermental buruh kerja, bukan pengusaha…. Sementara bagi orang yang bermental buruh kerja, libur berarti satu hari di luar masalah kesibukan. Kalau tidak hari kerja ya tidak kerja. Makanya sampai dibuat libur bersama.”

    Maksudnya?
    Orang negara2 maju malah liburan tahunannya lebih panjang dan gila. Ada winter dan ada summer holiday. Anak sekolah libur summer sampe 2.5 bulan. Dan tidak semua orang di sana itu pengusaha. Banyakan pekerja biasa juga.

  12. 12 hariadhi 27 Desember, 2007 pukul 6:14 pm

    @konsultan
    Setau saya musim liburan musim panas mereka biarpun panjang, aktivitas tak terhenti, Mas. Beda di Jakarta walaupun liburnya lebih sedikit tapi yang saya alami 3 hari ini benar-benar kaya kota mati. Sunyi senyap. Hiburan pun tak ada. *Kalau libur musim dingin, no comment deh. Sepertinya itu lebih ke keadaan alam yang ga memungkinkan, ga sebanding dengan iklim kita. (omong2 definisi winter dan summer holiday itu bukannya cuma dikenal anak sekolahan?).

    Saya ga mempermasalahkan jumlahnya lho.. tapi semangatnya itu. *Korek Mi If Ayem Rong

    @Ade
    Kamsiaaa

  13. 13 hariadhi 27 Desember, 2007 pukul 6:16 pm

    @jalansutera
    hehehe… ya pada dasarnya begitulah.

  14. 14 Nane 27 Desember, 2007 pukul 6:23 pm

    haha… gw juga sebernya sebel ada tgl merah… bukan krn gw workacholic… krn emg gw adalah manusia yg sbrnnya ga ada kerjaan… tp kaan kalo tgl merah, gw sbg mahasiswi yg nggak ada kerjaan ini smakin ga ada kerjaan!! >__< trus ya… belom lagi kalo mo shopping byk toko2 yg tutup gr2 tgl merah.. huuuh… sebel deeh… ;p

  15. 15 Joy 1 Mei, 2009 pukul 2:32 pm

    libur membuat kita lupa segalanya…,


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Bumi Magenta!

Arsip

Bebas bertanggung jawab

Tulisan di blog ini ada di bawah lisensi Creative Commons with attribution 2.5. Syarat untuk menyalin blog ini adalah menyertakan url blog ini sebagai sumber.
Desember 2007
S S R K J S M
« Nov   Jan »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

%d blogger menyukai ini: