Tuntutlah Ilmu Hingga Ke Negeri Bakwan

Cerita ini saya dapat dari pacar. Tentu saya obrak-abrik dulu, takutnya nanti ada yang tersinggung terus saya dicap kafir, hihihi.

Scene 1:
Alkisah… setelah didera banyak masalah, global warming hingga global cooling, umat di dunia mulai banyak menderita. Tersebutlah seorang Abu Muslim, yang banyak berdoa kepada Allah SWT agar manusia diselamatkan. Tentu yang dia maksud yang muslim-muslim saja, karena dia yakin merekalah yang patut dianugerahi keselamatan olehNya. Lagipula lebih enak kalau isi dunia udah ga ada orang kafir.

Maka suatu malam ia bermimpi, Jibril mendatanginya dan berkata:

“Hoi Abu… Allah bilang kau keluarlah dari planet ini. Beranakpinaklah di Planet X bersama istrimu. Jangan takut, Allah sudah berikan ilmunya di Alquran. Kalau tidak ketemu jangan takut, akan banyak hambaNya yang menolongmu. Nanti kau dipelihara di planet itu dan sesudah meninggal dimasukkan surga.”

Scene 2:
Abu Muslim terbangun. Karena pesan mimpinya urgent dia baca-baca seluruh isi Alquran soal astronomi. Hingga berhari-hari ia baca, tapi tak ada satu inspirasipun supaya bisa pindah planet. Maka datanglah seorang temannya dari Institut Gajah Duduk, bilang…

“Abu.. katanya kau dapat ilham supaya pindah planet ya. Ini saya punya rancangan roket supaya Abu bisa ke luar angkasa. Semoga bermanfaat”

Tapi bukannya berterima kasih, si Abu malah menyobek blue print roket itu. Si sarjana dari Institut Gajah Duduk itu pun kebingungan. Kok malah dirusak? Maka kata si Abu:

“Tidak.. tidak! Ini tidak sesuai dengan Alquran dan Sunnah! Allah bilang di Alquran kita bisa ke angkasa pakai tenaga! Bukan roket! Ini bid’ah! Haram.. Haram!!!”

Lalu berikutnya datanglah ahli MIT menawarkan teknologi teleportasi supaya Pak Abu bisa sampai ke planet lain dalam sekejap. Tapi Pak Abu ini berkeras tak mau pakai, katanya:

“Harammm! Kau orang kafir dari Amerika. Penelitianmu dibiayai Zionis! Tidak boleh sedikitpun aku menyentuh karyamu! Najis. Allah melarang aku mengikuti orang kafir.”

Dengan kecewa ahli MIT itu pergi.

Kesempatan berikutnya dari jutawan yang menawarkan jatahnya supaya Pak Abu naik space travelnya NASA. “Ambillah tiket ini, Pak Abu. Biar manusia bisa selamat”. Tapi ditolak lagi, katanya:

“Tidak! Bertamasya keluar angkasa itu perbuatan sia-sia! Banyak orang menderita kelaparan gara-gara kau hendak bersenang-senang. Itu perbuatan keji lagi mungkar! Tak hendak aku menyentuh pertolonganmu!”

Hingga detik-detik akhir kehidupan di bumi, Pak Abu terus berserah diri mendapat pertolongan dari hamba Allah. Tapi bantuan itu tidak pernah datang. Dan Pak Abu pun akhirnya wafat.

Scene 3:
Pak Abu sudah di hari pengadilan. Ia yakin sekali usahanya mencari akan ilmu yang benar-benar dari Allah akan mendapat ganjaran. Namun apa yang dia terima? Tiba-tiba seorang malaikat langsung menarik tangannya dan menendangnya ke neraka!

Pak Abu protes

“Ya Allah.. apa salahku? Aku sudah cari ilmu yang datang dariMu. Aku sudah cari-cari hambaMu yang katanya akan memberi pertolongan. Tapi kalau tidak datang-datang apa itu salahku? Mengapa aku masih disiksa”

Tiba-tiba petir menyambar Pak Abu bersama seruan dari atas,

“Dasar goblok, itu gw udah kirim sarjana Institut Gajah Duduk, Ilmuwan MIT, sampai Jutawan kurang kerjaan! Lu pikir mereka bukan pertolongan gue?”

Iklan

3 Responses to “Tuntutlah Ilmu Hingga Ke Negeri Bakwan”


  1. 1 fixshine 15 November, 2007 pukul 8:53 pm

    nice story neh, cuma gimana tau nya dari Tuhan, ada stempelnya yak ha ha ha lagi2 hrs belajar lebih banyak

  2. 2 hariadhi 16 November, 2007 pukul 9:35 pm

    Kalau menurut saya sih semua bantuan sudah ada stempel dari Tuhannya, mas. Dia sendiri sudah menyatakan semua isi alam ini punyanya kok. Masalah baik apa buruknya ya tergantung kita sendiri nanti niatnya mau diapakan.

    Tapi tentu tiap orang punya pendapat beda. Mas fixshine mau share?

  3. 3 fixshine 17 November, 2007 pukul 7:28 pm

    menurutku sih kita juga harus siap dulu menerima bantuan itu seperti kata sampeyan bantuan itu semua dari Tuhan, cmn kitanya yg sering ga siap nerimanya, namanya bantuan ya suka2 yg ngasih toh, masak suka2 yg dikasih, monggo dinikmati cerpen saya di http://fixshine.wordpress.com/2007/10/07/uang-kembalian/

    thx mas hari


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Bumi Magenta!

Arsip

Bebas bertanggung jawab

Tulisan di blog ini ada di bawah lisensi Creative Commons with attribution 2.5. Syarat untuk menyalin blog ini adalah menyertakan url blog ini sebagai sumber.
November 2007
S S R K J S M
« Okt   Des »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

%d blogger menyukai ini: