Fotografi Monas

bunga.jpg

Kapan terakhir anda ke Monas? 10 tahun lalu? Nah.. jangan kaget kalau sekarang tugu yang pernah diisukan “saru” ini sedang sibuk make up, eh berbenah diri maksudnya. Setelah dulu ribut-ribut naro rusa dan relokasi pedagang, sekarang bunga ditanam di mana-mana, juga ada alat-alat olahraga (ya tentu saja tidak semewah fitness). Entah apa lagi yang mau diperbaiki tapi yang jelas monas sekarang sudah layak dibilang fasilitas publik.

bunga2.jpg

Busyet.. Bukannya itu basbang, Har? Oh.. tunggu dulu. Saya ga sedang promosi monasnya. Saya justru mau cerita bagaimana sekarang fotografi sedang bergairah di sekitar monas. Seiring perkembangan kamera digital yang katanya lebih praktis, pengunjung bisa lebih bebas mengekspresikan dirinya dengan objek-objek lebih menarik. (ya.. walaupun hampir setangahnya narsis, sibuk memotret muka sendiri, :D).

Menariknya, ada pula kecenderungan fotografer bayaran di sekitar sini berubah haluan dari kamera polaroid ke digital. Sebenarnya fenomena ini bikin saya khawatir. Bagaimana tidak? secara sebenarnya hasil kamera polaroid itu masih lebih bagus dan tahan lama dibanding digital (kontras dengan bahasan koran nasional yang sibuk mempromosikan kehebatan kamera digital di Ancol, mungkin dapat pesan sponsor kali, yeeee).

Tapi ada sisi positifnya juga pemakaian kamera digital. Sekarang pengunjung yang penasaran ingin cepat mencetak fotonya tentu bisa nebeng printernya abang-abang tukang foto ini. Juga foto-foto yang lebih berani berekspresi. Misalnya beberapa waktu lalu ada yang memanipulasi sudut pengambilan sehingga monas bisa kelihatan kaya eskrim. (Tentu saja ada efek samping kekreativan ini, termasuk pose-pose motret yang nyeleneh, hehehe)

wakaka.jpg

Buat fotografer human interest, profesional maupun amatir, monas sebenarnya hampir sama kaya berkah. Di sini sudah kaya lautan manusia dengan tingkah polahnya masing-masing, terutama: anak-anak!

anak.jpg

Nah.. dengan situasi seperti ini tentu tidak tunggu lama lagi Monas bisa jadi hunting spot yang menarik.

Ayo ke Monas!

Gambar-gambar di atas saya buat sendiri pake kamera pinjaman. Saya lepas dengan lisensi public domain. Silakan didownload, diedit, dan diaku-aku punya anda. Tapi file aslinya tetap hak cipta saya dong, hehehe.

2 Responses to “Fotografi Monas”


  1. 1 conandole 20 November, 2007 pukul 2:42 pm

    pertamax…..
    lam kenal bang…
    kpn2 tanya mengenai trik2 fotografi leh gak??😀

  2. 2 hariadhi 20 November, 2007 pukul 2:44 pm

    salam kenal juga..
    Trik fotografi? Saya ga begitu ahli. Tapi kalau mau nanya ya monggo😀


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Bumi Magenta!

Arsip

Bebas bertanggung jawab

Tulisan di blog ini ada di bawah lisensi Creative Commons with attribution 2.5. Syarat untuk menyalin blog ini adalah menyertakan url blog ini sebagai sumber.
November 2007
S S R K J S M
« Okt   Des »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

%d blogger menyukai ini: