Sedikit Tentang Simbol

Yang ini cuplikan tugas Sosiologi Desain. Ceritanya semester ini kami diminta membuat penelitian tentang simbol terbuka dan tertutup. Simbol terbuka adalah simbol yang memiliki banyak variasi makna, sedangkan simbol tertutup hanya sedikit bahkan hanya satu makna yang dipahami orang lain.

Nah, saya mengambil topik salib (atau juga dikenal sebagai silang). Salib adalah salah satu contoh simbol terbuka. Hal ini bisa saja terjadi karena penggunaan yang sudah sangat lama dalam kehidupan manusia.



Tidak saja dalam makna religius seperti yang banyak dikenal, tanda salib dalam kebudayaan pagan sudah dikenal sebagai simbol penyiksaan. Tawanan perang yang dianggap paling berkuasa dipertontonkan kepada publik dengan cara dijemur di atas kayu hingga mati karena kelaparan dan kehausan. Tujuannya tidak hanya untuk menghukum mati, tapi sekaligus mempermalukan dan menimbulkan ketakutan kepada siapapun yang melihatnya. Awalnya salib hanya berupa sebatang kayu yang berat. Namun yang cukup dikenal dalam Perjanjian Lama berbentuk huruf T (baca:Tau)

Pada masa Romawi orang-orang yang dianggap merusak ketertiban masyarakat dihukum dengan cara dipaku di atas sebentuk silangan kayu dan dijemur. Korban lebih banyak mati karena disiksa, beberapa di antaranya memohon dibunuh lebih cepat karena tidak tahan. Penyiksaan seperti ini banyak ditimpakan kepada penganut Kristen hingga agama tersebut diresmikan sebagai agama negara pada sekitar 313 M.

Hal yang unik dari penyiksaan ala salib tentu saja pada momen penyaliban Santo Peter, yang meminta papan salibnya dibalikkan karena merasa tidak setara dengan kesucian Yesus. Hal ini membuat kalangan Kristen mengenal pula St. Peter’s Cross, salib dengan bentuk terbalik atas dengan bawahnya.

Tapi apakah salib hanya berhubungan dengan masalah religi? Tidak juga. Kita bisa melihat contoh-contoh tanda silang dalam banyak hal. Misalnya dalam matematika dikenal operator pengalian (x) dan penambahan (+). Di bidang elektronika, tanda salib juga digunakan untuk menandai kutub positif.

Sebagai turunan makna positif, salib juga bisa berarti pernyataan setuju. Seperti dalam ucapan “Positif, bos. Kita bisa tandatangan kontraknya besok”. Dalam diskusi di wikipedia, misalnya, pengguna biasa memakai tanda positif ini sebagai tanda setuju. (walaupun sebenarnya tidak ada keharusan untuk itu)

Tanda silang juga digunakan oleh badan kemanusiaan palang merah, walaupun kemudian karena toleransi beragama, kesepakatan tersebut sedikit berubah. Tapi kita juga bisa melihat sisanya di lambang rumah sakit dan badge petugas kesehatan.

Yang kontras tentu saja penggunaan silang oleh bajak laut. Lambang bajak laut berupa dua tulang bersilangan di bawah tengkorak. Hal ini bisa memberi kesan menakutkan ketimbang rasa religius.

Ada banyak variasi tanda salib (baca:silang) lain yang memiliki makna berbeda-beda. Tentu saja kita tidak bisa menganggapnya sebagai kristenisasi terselubung. Sebab, hampir seluruh simbol di dunia ini memiliki makna bervariasi, tergantung sejarah perkembangan dan penggunaan logo tersebut.

Tanda salib dan Lukisan Carvaggio di atas didapat dari Wikipedia Bahasa Inggris, dengan lisensi domain umum. Silakan mendownload, mengedit, dan menyebarkannya dengan tanpa syarat.

Gambar screenshot di atas boleh saya sebarkan untuk kepentingan ilmu atas penggunaan adil.

Iklan

3 Responses to “Sedikit Tentang Simbol”


  1. 1 rian 18 Mei, 2008 pukul 2:28 pm

    saya sangat tertarik dengan artikel yang anda sampaikan ….

    saya minta temukan lambang dan artikel-artikel yang lain yang lebih bagus lagi

  2. 2 emil 30 Oktober, 2008 pukul 11:50 pm

    nice stuff brother!!!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Bumi Magenta!

Arsip

Bebas bertanggung jawab

Tulisan di blog ini ada di bawah lisensi Creative Commons with attribution 2.5. Syarat untuk menyalin blog ini adalah menyertakan url blog ini sebagai sumber.
Oktober 2007
S S R K J S M
« Sep   Nov »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

%d blogger menyukai ini: