Belajar Melihat dari Sudut Pandang Orang Lain

Tampaknya game sudah mulai dianggap sebagai media komunikasi yang baik, terutama kepada kelompok umur sekolah. Buktinya Serious Games Interactive berani menggunakannya untuk memberi pandangan bagaimana konflik Arab Israel berlangsung.

globalconflict.jpg

Game Global Conflict: Palestine bercerita tentang wartawan yang meliput langsung konflik berkepanjangan antara masyarakat Palestina dan Israel. Tentu saja kita diberi kebebasan sangat besar, mulai dari memilih etnis apa yang akan kita mainkan, hingga memanipulasi (baca:menyeleksi) pernyataan-pernyataan narasumber agar mendapat nilai berita yang bagus. Tentu saja anda perlu memilih audiens seperti apa yang akan anda bela, Koran Palestina, Israel, atau tidak kedua-duanya?

Toh pada akhirnya berita apapun dibuat, kita akan tersadar bahwa sebenarnya konflik itu tidak perlu ada. Baik masyarakat Palestina maupun Israel saling menyerang atas alasan-alasan yang sangat absurd. Masyarakat Palestina mendasarkan pandangannya kepada keyakinan agamanya saja, sementara masyarakat Israel kepada hak-hak asasi mereka saja. Hal inilah yang dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok perjuangan yang berusaha mencederai satu sama lain. Kadang keberadaan kita sendiri sebagai media malah memperparah pertikaian mereka.

Hal menarik adalah game ini sendiri ditentang oleh beberapa pengguna dari Israel karena dianggap terlalu pro Palestina. Jadi kalau anda khawatir game ini propaganda Zionis, tampaknya anda perlu berpikir ulang.

Kekurangan dari game ini mungkin hanya tampilannya yang tidak sebaik game simulasi lain. Forum Serious Games Interactive beralasan hal itu karena game ini didesain untuk alat belajar. Mereka khawatir komputer di sekolah tidak memiliki kemampuan yang cukup untuk menampilkan grafik yang halus. Kekurangan kecil lainnya adalah kita harus berhati-hati mencatat pernyataan narasumber, karena batasnya cuma 5 per episode.Tidak perlu khawatir, karena sekarang sudah disediakan patch 1.2 agar kita bisa mencatat hingga 15 quote. Tapi pandangan saya: kalau anda mencari tantangan dalam bermain game ini, biarkan saja tidak dipatch.

Versi yang bisa didownload untuk game ini bisa anda miliki dengan $30. Harga yang tidak terlalu mahal untuk belajar. Toh kita tidak pernah keberatan membeli buku, majalah, koran, bahkan komputer lengkap dengan koneksi internet dengan harga mahal untuk mendapat ilmu, kan?

Saya berpikir jurnalis-jurnalis muda kita, termasuk kalangan blogger, perlu memainkan game ini sebelum memulai karirnya. Setidaknya supaya kita lebih bijak dalam melayani opini masyarakat. Jangan ngaku new emerging media kalau belum memakai nurani dalam membuat berita. 

Tulisan ini terinspirasi dari blognya Mas Firdaus.

Iklan

2 Responses to “Belajar Melihat dari Sudut Pandang Orang Lain”


  1. 1 thegreatestblogever 28 Oktober, 2007 pukul 3:11 pm

    Nice game actually. I’m one of the fans, don’t care much about who wons, filistin of israel. it’s just fun.

  2. 2 hariadhi 28 Oktober, 2007 pukul 7:31 pm

    Indeed. And in the end nobody wins, not even the media. The truth does.

    Thank you for visiting and commenting 🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Bumi Magenta!

Arsip

Bebas bertanggung jawab

Tulisan di blog ini ada di bawah lisensi Creative Commons with attribution 2.5. Syarat untuk menyalin blog ini adalah menyertakan url blog ini sebagai sumber.
Oktober 2007
S S R K J S M
« Sep   Nov »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

%d blogger menyukai ini: