Perbedaan Itu Seharusnya Membuat Kita Semakin Menyatu

TIga orang pelukis diberi kuas, cat, dan kanvas. Kemudian kepada mereka diperdengarkan takbir idul fitri. Apa yang akan terjadi? Apakah mereka semua melukis ketupat?

Tidak, tiap pelukis memiliki interpretasinya masing-masing tentang lebaran. Pelukis pertama yang pernah mengalami ledakan bom saat lebaran akan melukiskannya dengan kanvas merah berdarah-darah. Di mana-mana ada mayat bergelimpangan.

Pelukis kedua mungkin terkenang kampung halamannya lengkap dengan segala kesibukan membuat kue, menjamu tamu, bersalaman, maka ia akan melukiskan situasi itu.

Pelukis ketiga mungkin memiliki pemikiran kritis tentang lebaran dan mudik sebagai kebudayaan yang terlalu dipaksakan.

Ketiga lukisan itu memiliki arti berbeda dan bertentangan. Namun saat dikumpulkan dan dipamerkan dalam satu ruangan, apakah ketiganya akan mengacaukan makna Idul Fitri? Tidak, ketiganya justru akan saling mengisi dan menampilkan pemaknaan lebih kaya tentang lebaran.

Jadi, apa kabar angka 12 versus 13?

Iklan

0 Responses to “Perbedaan Itu Seharusnya Membuat Kita Semakin Menyatu”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Bumi Magenta!

Arsip

Bebas bertanggung jawab

Tulisan di blog ini ada di bawah lisensi Creative Commons with attribution 2.5. Syarat untuk menyalin blog ini adalah menyertakan url blog ini sebagai sumber.
Oktober 2007
S S R K J S M
« Sep   Nov »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

%d blogger menyukai ini: