Mau Jadi Desainer Apa?

Eh… baru 3 minggu lalu sepupu saya menelepon. Katanya minta cariin tempat kuliah desain yang bagus, terus desain ada apa aja. Padahal dia udah nyelesain S1 nya di Teknik, Malaysia punya.

Lah lalu kenapa mau kuliah desain lagi? Usut punya usut ternyata di sono dia dapat tambahan kuliah fotografi, dan dapat nilai bagus (dont really know whether he really enjoy it or not). Kejadian ini bikin saya mikir, apa di Malay susah banget untuk akses internet? Wew.. saya jadi ingat ungkapan salah satu user malay di versi Wikipedia mereka:

Dibanding Malay, Orang Indonesia itu kekurangan makan i-kan sampe nerjemahin artikel aja susah. .

es we te be ge te ge de ge de

Tapi ga usahlah dianggap negatif komentar gitu. Saya pikir even though dia udah lama di malay, pasti lebih nyaman nelusurin sesuatu dalam Bahasa Indonesia. Kalau memang begitu, masalahnya pasti karena orang Indonesianya sendiri yang malas nulis soal ini di Internet.

So.. saat saya selesai Kuliah Desain Komunikasi Visual, bisa jadi apa?.

Banyak… Yang paling penting tentunya desainer komunikasi visual (yeah.. salahin pemerintah yang pengen seluruh universitas nyiptain robot-robot seni yang seragam). Tapi masing-masing orang nantinya akan memiliki keahlian masing-masing, sesuai bakat, minat, dan tentunya luck saat berkarier.

Spesialisasi pertama adalah ilustrator. Eventhough spesialisasi kaya gini harus sedikit bersaing dengan anak seni murni, lulusan dkv tetap punya kelebihan, yaitu kreativitas dalam mengolah image. Memang secara skill tangan ada kecenderungan kalah sama mereka yang pegang kuas nyaris 24 jam per hari, tapi dkv mungkin punya kemampuan untuk lebih bisa “liar” dengan brief ilustrasi yang diinginkan klien. Illustrator dari jurusan dkv juga bisa lebih paham maksud desainer.

Spesialisi kedua adalah fotografer. Jalan ini juga ga mudah karena ada saingan dari anak-anak jurusan fotografi dan kursus fotografi dari fotografer ternama. Belom lagi alat-alatnya naudzubillah. Tanya-tanya ke teman , paling ga butuh 50 juta untuk ngediriin studio. Lagi-lagi jurus untuk bisa eksis adalah dengan foto kreatif, ga sekedar bagus. Fotografer dari dkv punya kemungkinan untuk menampilkan foto dalam bentuk lebih “berani”.

Spesialisasi ketiga adalah jadi creative director atau art director. Ga usah ditanyain. Jalan ke sini harus ngelewatin jadi desainer biasa dulu, kecuali udah punya koneksi duluan, IPK kelewat tinggi, atau portfolio udah penuh sebelum selesai kuliah. Perhatikan saingan anak-anak seni murni dan komunikasi.

Spesialisasi keempat adalah jadi freelance desainer alias buka usaha desain sendiri. Setau saya ini jalan paling berat. Menghandle semua kerjaan sendiri bukan hal mudah. Belum lagi modal seret yang beresiko kalau ditipu klien. If you choose to go through this way, belajarlah untuk berbisnis dan memahami masalah-masalah kontrak sejak kuliah. Kalau gamang, coba gandeng beberapa teman untuk buka studio.

Spesialisasi kelima adalah jadi web designer. Ini profesi yang lagi digandrungi. Tapi ga selamanya enak. Pengguna Internet sekarang udah ga sebanyak dulu, bisnis internet tidak lagi booming. Belum lagi klien yang ditangani sering kelewat pelit (apa ga punya modal?). Juga tidak boleh ketinggalan trend dengan berbagai teknologi informasi.

Spesialisasi keenam adalah jadi konsultan desain. Tapi jangan mimpi kalau ga punya ilmu kuat. Juga harus punya kemampuan cuap-cuap, koneksi kuat, dan jangan lupa untuk memantain hubungan dengan client. Mendekatlah ke perusahaan-perusahaan gede. Mereka biasanya serius menangani image.

Spesialisasi yang mungkin jarang adalah 3d artist atau animator. Eventhough audiovisual dan digitalgrafis sering jadi mata kuliah favorit di DKV, kayanya permintaan untuk hal-hal berbau 3d rada jarang. Mendekatlah ke pembuat film, animasi, dan iklan. Atau bersiap cari lowongan dari luar negeri.

Yang saya tulis cuma dari apa yang sejauh ini dipelajari di DKV. Ga tau deh kalau kariernya anak interior atau mode. Yang penting jangan pernah nganggap DKV sekedar belajar bikin website. Lu bakalan miskin ilmu banget maaan… Bikin website sekarang mah bisa di kursusin!.

Iklan

0 Responses to “Mau Jadi Desainer Apa?”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Bumi Magenta!

Arsip

Bebas bertanggung jawab

Tulisan di blog ini ada di bawah lisensi Creative Commons with attribution 2.5. Syarat untuk menyalin blog ini adalah menyertakan url blog ini sebagai sumber.
Agustus 2007
S S R K J S M
    Sep »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

%d blogger menyukai ini: