Permintaan Maaf untuk Teh Botol Sosro

Saya menulis permintaan maaf ini tanpa dipaksa ataupun dibayar dengan apapun.

Saya bisa mengelak dengan mengatakan bahwa menyebarnya hoax Teh Botol Sosro adalah konspirasi dari orang-orang yang tidak menyukai saya. Lalu mereka menyebarkan tulisan sensitif yang pernah saya buat ke khalayak umum.

Tapi lebih baik menimpakan semua kesalahan kepada saya daripada mencari-cari kambing hitam.

Seperti sudah dijelaskan, Hoax Hydroxylic Acid menyebar tanpa sengaja. Tulisan tersebut awalnya hanya sebuah contoh untuk menjelaskan negative approach dalam beriklan. Hydroxylic Acid dibuat dengan pemikiran serius, bukan iseng-iseng waktu makan malam.

Pemilihan Teh Botol Sosro sebagai contoh untuk hoax marketing bukanlah disengaja untuk menjatuhkan citra teh botol ini. Kebetulan saja hoax yang diambil sebagai contoh adalah hoax hydroxylic acid, dan teh botol sosro cocok dipakai sebagai model karena bahan bakunya hydroxylic acid (air)

Tulisan itu sudah dikawal dengan hati-hati. Saya mengirimnya ke mailing list CCI sebagai prototype. Mailing list ini tertutup dari khalayak banyak dan dimoderasi dengan hati-hati pula oleh para moderator. Saya juga sudah pasang wanti-wanti untuk tidak menyebar email tersebut keluar dari mailing list

Tapi yang luput dari perhatian saya, dan menjadi kesalahan besar saya, adalah adanya pihak lain yang menyebarkan email ini tanpa sepengetahuan saya dan tanpa konfirmasi.

Saya menyatakan turut menyesal jika tulisan tersebut mempengaruhi citra Teh Botol Sosro. Sebenarnya saya bisa saja melarikan diri dari tanggung jawab, namun sebagai konsumen setia teh botol sosro saya merasa harus menjelaskan semua ini dari awal permasalahannya. Teh Botol Sosro sama sekali tidak beracun. Hydroxylic acid sama sekali tidak beracun.

Demikian permintaan maaf ini saya buat tanpa perlu diminta oleh Teh Botol Sosro.

83 Responses to “Permintaan Maaf untuk Teh Botol Sosro”


  1. 1 ad'en 7 Mei, 2009 pukul 8:37 pm

    ya… permintaan maafnya memang ga perlu diminta…
    memang udah salah kok. tapi lebih baik lagi, tolong dong di email lagi ke semua orang yang sudah dapet berita yang keliru itu..
    bahayanya itu menjadi black campaign kompetitor sosro.. buat ngajatuhin citra sosro… ga semua org di indonesia tu ngeh dan mudeng apa itu hoax lho…

  2. 2 wiktionary 8 Mei, 2009 pukul 7:34 pm

    hydroxylic acid (uncountable) = (inorganic chemistry) One of several systematic acid names for water, H2O.

    http://en.wiktionary.org/wiki/hydroxylic_acid

  3. 3 1313 11 Mei, 2009 pukul 10:18 pm

    Pelajaran Komunikasi Viral yg didapat:
    Berita ‘sampah’ menyebar 1000 kali lebih cepat dr berita ‘bersih’

    So, jangan mengagungkan Viral Communication setinggi itu deh! Di Indonesia, Viral com bersifat promosi ‘benar’ gak akan menyebar!! TERBUKTI!!!
    Buktinya? Saya mendapatkan e-mail Hoax AIR ini hanya dalam wkt singkat sejak diluncurkan. Tapi saya berani bertaruh berita konfirmasi ‘pelurusannya’ akan sampai di alamat e-mail saya mungkin 10 tahun lagi!!
    Meski saya yakin bahwa upaya pemulihan nama baik dilakukan oleh semua jajaran dan agency The Botol Sosro.

    Berani bertaruh?

    Hahahahahaha.. Komunikasi tidak semudah itu Mas!!! Banyak belajar dulu ya sebelum sok berteori.. Creative tanpa otak ya jadinya kriminal Mas.

  4. 4 hariadhi 11 Mei, 2009 pukul 10:33 pm

    Well, percaya atau ga, sampeyan baru saja membaca tulisan yang bisa mengklarifikasi berita itu atas inisiatif sendiri. Ga perlu nunggu 10 tahun, kan? ;)

    Konsep hoax marketing ini bukan untuk bikin pemilik produk kecapean kirim email klarifikasi ke sana ke mari. Ga sesimpel itu. Tujuannya untuk bikin konsumen setia yang melakukannya dengan sukarela untuk si produk. Biarin mereka membela si produknya tanpa diminta.

    Komunikasi memang semudah itu, untuk orang-orang yang mau berpikir.

  5. 5 ari 12 Mei, 2009 pukul 10:33 am

    Kalau pakai logika, misal berita itu benar (andai dan kalau teh botol sosro beracun), pastinya semua produk yang pakai teh pasti beracun juga. Jadi saya rasa korbannnya tidak hanya teh botol sosro saja, produk teh botol yang lain pasti kena juga imbas dari berita ini (dirugikan/bukan diuntungka dari berita ini). Dengan asumsi masyarakat kita mempersepsikan kalau semua produk teh botol adalah beracun. ini juga andai saja.

    tapi waktu kemaren belum ada klarifikasi dan berita nya sudah terlanjur menyebar, aku masih tetap aja minum teh botol sosro. pikir aku, masak sih bisa membuat orang teracun secepat itu. Tapi kalau teracun sedikit – sedikit (dan akhirnya terakumulasi), dan dalam jangka waktu yang sangat – sangat lama mungkin aja bisa terjadi.

  6. 6 xdd 12 Mei, 2009 pukul 1:02 pm

    lelucon yang cerdas, tapi sayangnya yang baca kurang cerdas.. ;-)

  7. 7 jejaklangkah 12 Mei, 2009 pukul 1:16 pm

    IMHO

    apapun alasannya..

    salah ya salah..

    kalau ada orang telepon sampeyan bilang keluarga sampeyan kecelakaan padahal ngga (walaupun sebenarnya itu dalam context joke). Pembawa berita bukan dikategorikan ‘smart’ atau ‘comedian’ toh ?

  8. 8 Dogol 12 Mei, 2009 pukul 2:14 pm

    @jejaklangkah, kayanya kurang tepat analoginya. Seandainya saya dikabarin bahwa keluarga saya kecelakaan, secara logika dan naluri, saya pasti akan mengeceknya terlebih dahulu sebelum mengabarkan ke saudara yg lain bahwa keluarga saya ada yg kecelakaan.
    Jadi disini saya tidak peduli dulu apakah si pembawa berita itu “smart” atau “comedian”, yang penting saya cek dulu keberadaan keluarga saya yg dikabarkan kecelakaan itu.

    Kejadian hoax ini kan sebenarnya secara umum adalah orang terima berita, lalu kemudian dengan berbagai alasan, langsung main forward aja kemana2 tanpa melakukan cross check dulu.

    Nah, dari 2 kasus diatas, alangkah bodohnya saya jika tidak melakukan cross check dahulu langsung mengabarkan keluarga saya yg kecelakaan itu ke orang lain. Jadi, terimalah dan akuilah jadi pembaca yg bodoh, jangan cuma memojokkan si pembuat berita yg sudah gentleman mengakui kesalahannya.

    Be Smart Reader than dumb Heroes !

  9. 9 TUHAN 12 Mei, 2009 pukul 2:58 pm

    pade ngomong apaan seh ? kagak ngatri guwa!!!!!!!!!

  10. 10 4thn4antri4di4bank4btn 12 Mei, 2009 pukul 3:13 pm

    hahahah, kalo saya malah kebalikkannya
    sampai skrang masih antri di depan loket bank btn
    hahahahaha

  11. 11 astari 12 Mei, 2009 pukul 3:32 pm

    kok pada aneh semua sih? malah saling menhujat bodoh, memang ada baiknya menulis sesuatu di pikir dahulu, tapi sebagai pembaca kadangkala tidak menyadari berita ini bohong atau benar adanya, sudah lah, yg penting kan sudah minta maaf walaupun tambaknya masih meng”kambing hitam” kan seseorang, dan untuk si “pembaca pintar”
    hmmmmm apakah anda sepintar itu meng-kros cek tiap berita yg sampai ke telinga anda?? hmmmmmmm, amazing!!!

  12. 12 jejaklangkah 12 Mei, 2009 pukul 3:56 pm

    @dogol

    oh gitu toh mas…
    bangunkan saya kalau bangsa ini sudah menjadi bangsa yg terpelajar :D

  13. 13 Dogol 12 Mei, 2009 pukul 4:28 pm

    @Astari

    Maaf kalau saya menganggap bahwa sayalah si “pembaca pintar” yang anda maksud diatas.
    Mungkin saya perlu sedikit koreksi pernyataan saya bahwa “Smart Reader” yang dimaksud adalah bijak atau dalam bahasa inggrisnya mustinya ditulis “Wise Reader”.
    Terima kasih atas “koreksi”-nya karena dengan demikian saya menyadari bahwa menjadi pintar bukanlah suatu jaminan seseorang akan menjadi bijak.
    Saya akui saya tidak pintar meng-kros cek tiap berita yg sampai ke telinga saya seperti yang anda katakan, tapi untuk kasus2 HOAX, saya telah melalui pengalaman2 sehingga dapat dikatakan berkat pengalaman tersebut saya menjadi bijak untuk menyikapi berita2 semacam itu.

    @jejaklangkah

    Wah maaf mas, saya cuma terima pembayaran lunas 100% dulu di muka untuk ngebangunin mas :)

  14. 14 suwarto 12 Mei, 2009 pukul 4:31 pm

    bisa jadi pelajaran buat semua juga nich.. jangan langsung percaya berita klo belum mencari tau benar atau gak isi beritanya… :D

    salut nich buat anda…
    anda berani mengakui… sangat jarang orang yang seperti anda… :)

  15. 15 indie 12 Mei, 2009 pukul 4:36 pm

    Saya rasa gak semua yang baca langsung percaya gt aja kok.Buktinya suami saya,dia penggemar teh botol sosro en pas dapat info seperti ini dia gak serta merta percaya aja tuh n tetep asik2 aja minum teh botol

  16. 16 elbo 12 Mei, 2009 pukul 8:05 pm

    Saya pikir dalam hal ini Badan POM harus lebih bertindak proaktip jika mandapatkan berita yang seperti itu karena peran Badan POM selain melindungi consumen juga harus melindungi produsen yang sudah menjalani prosedur dari Badan POM ……
    Kesimpulannya koordinasi lah…

  17. 17 buJaNG 13 Mei, 2009 pukul 5:58 am

    Wah, saya nggak paham nih akar permasalahannya…

  18. 18 Antasari Azhar 13 Mei, 2009 pukul 9:05 am


    sayangnya di tahanan ga da yang jualan teh botol sosro..

  19. 19 I Love 'Teh Sosro' 13 Mei, 2009 pukul 10:28 am

    @ All of you…

    Kalo suka ya minum kalo gak ya jangan.. gitu aja kok repot he he

    By the way, salut setinggi – tinggi buat penulis, harus gitu dong
    biar ‘Sosro’ mawas diri, kita jg jadi hati2…

    Persetan dgn ‘HOAX’!!! ini perlu biar jadi penyeimbang berita – berita
    yg selalu ok, no problem tapi nyatanya.. tau sendiri khan..

    Kalo sy, tiap hari minum Teh sosro, gak apa2 kok.. insyaalloh jgn
    terjadi apa2..

    Enjoy aja man!! jgn buat mslh jadi puyeeeeng tujuh kellling… piss ach

    Nuhun.

  20. 20 Si Pandir 13 Mei, 2009 pukul 10:41 am

    Terus terang, waktu saya mendapat forward pertama kali, saya hampir MEMBERITAKANNYA kepada rekan kerja seruangan dengan MULUT saya. Jadi berita yang kita terima melalui e-mail/internet seringkali tersebar menjadi berita dari mulut ke mulut. Tidak selalu tersebar melalui internet juga, dan cara ini yang lebih banyak dan lebih manjur untuk penyampain berita, terlepas dari BENAR atau TIDAKnya berita itu sendiri.

    Untuk penulis hoax (saya sendiri tidak mengerti apa itu hoax sejenis permen karet atau apa !) mohon untuk lebih berhati-hati dengan tulisan anda. Trims.

  21. 21 hariadhi 13 Mei, 2009 pukul 10:45 am

    trima kasih untuk masukannya

  22. 22 Anonymous 13 Mei, 2009 pukul 10:58 am

    Memang jangan parcaya dulu kita… tapi instansi pemerintah yg terkait harusnya otomatis mencek kebenaran tsb apa benar beracun ga? jangan sekedar bantah aja dari produsennya..lebih aman ya bikin sendiri es teh manis aman lagi.

  23. 23 hariadhi 13 Mei, 2009 pukul 11:03 am

    Kan sudah lulus BPOM.

  24. 24 Rakyat_Jelata 13 Mei, 2009 pukul 11:43 am

    Teh Botol Sosro itu berbahaya, sangat berbahaya (bukan hanya teh botol sosro….!) apabila saat anda minum sambil nyebrang jalan…… itu bisa mati lho…!!!!! wakakakakak

  25. 25 KAPANKAPAN 13 Mei, 2009 pukul 12:49 pm

    it’s time for sosro company speaks to public and prove that your product is save…

  26. 26 piska 13 Mei, 2009 pukul 1:15 pm

    Aku salah satu yang dikirimkan email HOAX itu..tapi gak tau kenapa aku koq ngerasa aneh dari awal baca jd gak niat sama sekali buat nyebarin..
    lagian Teh sosro kan udah lolos BPOM..
    Kyanya teh Sosro musti buat klarifikasi di media cetak maupun media elektronik dech..(tadi pagi aku udah denger klarifikasi di radio)
    Smoga gak ada Hoax2 kya gini lagi dech..

  27. 27 nyot 13 Mei, 2009 pukul 3:24 pm

    udah ada klarifikasi nya kok di sosro.com

  28. 28 baby 13 Mei, 2009 pukul 3:33 pm

    wah..wah…

    salut saya kepada anda semua yg mengkritiki masalah ini dengan bijak…
    jika semua wakil rakyat seperti ini, amanlah negri tercinta

  29. 29 achoey 13 Mei, 2009 pukul 3:55 pm

    wah wah wah
    sampai begini jadinya ya sobat

    tetap semangat!

  30. 30 Yep 13 Mei, 2009 pukul 3:59 pm

    Ya sudahlah…Teh Sosro juga sudah klarifikasi dan tidak mempersalahkan. Ayo posting-posting lagi trus…. :lol:

  31. 32 iklan 13 Mei, 2009 pukul 6:57 pm

    semoga tidak berlarut kasus ini… dan salut sudah ada permintaan maaf terbuka .

    bertahun2 Selama saya menggunakan teh Botol sosro jg aman2 saja dan Maknyus kok….

    Salam,

    Andri

    http://www.iklan-sukses.com

  32. 33 nusantaraku 14 Mei, 2009 pukul 12:10 am

    Saya pernah sekilas membaca judul HOAX tersebut, namun saya tidak membacanya lebih lanjut, karena saya dalam 1 tahun terakhir tidak pernah mengonsumsi Teh Botol apapun termasuk Teh Botol Sosro.
    Bagus dah…..sudah minta maaf jika ada salah.

  33. 34 emier2308 14 Mei, 2009 pukul 1:59 am

    -_-” saya juga pernah dapet tuh HOAX tapi..ya itu tadi setiap berita atau artikel yang kita dapet harus dikalarifikasi dulu. Dalam dunia komunikasi entah kenapa berita buruk selalu menyebar dgn cepat tanpa adanya klarifikasi..bukan di Indonesia aja, di luar negeri pun begitu. Dan untuk mengembalikan kebenaran itu bukan hanya sekedar dgn public release saja (konferensi pers). Tapi menurut saya minta maaf begini udah menjadi langkah awal yang baik ^^. Next time, hati-hati ya…

    main2 juga ke blog saya :

    http://whateverisaid.wordpress.com

  34. 35 omiyan 14 Mei, 2009 pukul 8:08 am

    sip meminta mmaf dulu itu lebih baik dan langkah yang bagus semoga kedepannya bisa menjadi pembelajaran buat kita semua

  35. 36 Mrongos 14 Mei, 2009 pukul 9:03 am

    saya penikmat Teh Botol sosro dari lulus SMA waktu harga teh botol sosro masih 250rupiah sampai harga teh botol sosro di warung-2 kaki lima 2500rupiah,sampai saat ini sehat-2 aja minum teh botol Sosro ngga ngaruh buat kesehatan tubuh saya,kalo emang takdir nya mo mati ya udah mati ya mati,mungkin yg nyebarin isu teh botol Sosro orang yg kuat beli waktu masa kecil nya kaleee !!!

  36. 37 remayang 14 Mei, 2009 pukul 9:22 am

    HOAX apaan seh ????

    saya penikmat TEH BOTOL SOSRO yang fuanatik lho, alhamdulillah gak pernah tejadi apa-apa tuh pada diri saya…..

  37. 38 fairpro 14 Mei, 2009 pukul 9:45 am

    iya ya…aku belajar menjadikan diri sendiri ‘wise’ and ‘smart’ dulu deh, biar siap menerima keberadaan internet yang luar biasa. Belajar untuk memeiliki kemampuan membedakan yang benar sebagai yang benar dan mampu memilah yang batil sebagai batil. tetap berkarya tetap menulis dan tetap berpendapatlah.maju terus….

  38. 39 elexyoben 14 Mei, 2009 pukul 10:50 am

    Hidup teh botol sosro

    racikan lapuk yang selalu gak pernah lapuk

    FREEDOWNLOAD YANG BEJAD-BEJAD DISINI

  39. 40 ian 14 Mei, 2009 pukul 11:24 am

    teh botol sosro, asli buatan indonesia

    pasti dimaafin mas :)

  40. 41 budi 14 Mei, 2009 pukul 1:43 pm

    yang berbahaya itu buka teh nya tapi botol nya kalo sempet pada ketelen tuh botol baru bahaya.

  41. 42 Boediono 14 Mei, 2009 pukul 4:08 pm

    Emang lagi apes aja tuh Teh Botol Sosro…
    makanya mas, bikin tulisan pake otak!

  42. 43 GokillBGT 14 Mei, 2009 pukul 4:55 pm

    Dengan sukses kan negatif komersilnya!!! jadi aja bicaraan ratursan or ribuan orang ekkeke gratis pula. Heheh makanya artis pake metode ini molo!

  43. 44 2979 14 Mei, 2009 pukul 5:23 pm

    aduh.. drpd ribut2 mending yg suka ya minum aja deh tuh Teh sosro.. yg ga suka ya jgn minum.. gt aja ko repot sih??

  44. 45 Tanya_Kenapa 14 Mei, 2009 pukul 5:32 pm

    ahahahh …………….
    manusia itu tidak luput dari rasa bersalah…
    dan akan sangat baik lagi jika yang punya salah segera meminta maaf karena kesalahannya….
    menurut ane hal yang di lakukan oleh kang hari ini patut di ancingi jempol
    bukan karena kesalahan yang di lakukan tetapi lebih kepada tanggung jawab moral…

    untuk rekan-rekan yang lain mohon jangan dilihat dari kesalahan yang di lakukan di masa yang sudah lalu…
    kasih lah kesempatan untuk yang bersangkutan buat meminta maap dan maafkanlah yang bersalah….

    nice posting…
    besemangatlah dan teruslah berkarya

  45. 46 Ponari Sweat 14 Mei, 2009 pukul 9:44 pm

    Apapun Obrolannya,..minumnya Teh Botol Sosro…

  46. 47 vector 15 Mei, 2009 pukul 5:57 am

    sekarang sudah banyak orang pintar yang mau berbagi ilmunya dengan tulisan, tetapi sebaiknya tetap berhati hati karena masih banyak juga orang yang belum pintar ikut membaca dan mengambil kesimpulannya sendiri sendiri.

    tetap terus berkreasi jangan patah semangat dengan niat yang baik dan membuat kehidupan menjadi lebih baik lagi

  47. 48 MAsih selalu salah 15 Mei, 2009 pukul 9:17 am

    INGAT SLOGANNYA TEH BOTOL SOSRO

    APAPUN MINUMNNYA….

    MAKANNYA BOTOL SOSRO…

    JADI GA MASALAH DONG..

  48. 49 bocah nJono 15 Mei, 2009 pukul 9:34 am

    Jadi inget sama apa yang selalu diucapin dosen gua kalo konsultasi PTK di kampus, semua mahasiswanya pasti diceramahi pake kata2 jargon teh botol Sosro. Pokoke aku tetap fans berat teh botol Sosro, soale kalo bepergian gak repot2 bawa susu untuk anak2ku, cukup dikasih teh botol Sosro plus es batu mereka sudah diem di mobil. Suuueeeegeeeeerrrrrr………..!

  49. 50 Analisa 15 Mei, 2009 pukul 9:56 am

    Ini hanya analisa saja menurut taktik dagang.

    Apa hoax ini tidak dibuat oleh Teh Botol Sosro sendiri sebagai taktik dagang ?

    Kadangkala yang bersifat negatif itu bahkan jadi terkenal.

  50. 51 hariadhi 15 Mei, 2009 pukul 10:00 am

    Tidak disegaja. Ini semua murni kecelakaan. Kan kronologisnya bisa dilihat sendiri. Terima kasih.

  51. 53 michael lim 15 Mei, 2009 pukul 10:18 am

    Cari org nya yg menyebarkan isu ga bener ini… lalu gantung!!!
    bikin rakyat indonesia jadi parno..
    kasihan kan ibu2 yg pada ketakutan..

  52. 54 CARRICK 15 Mei, 2009 pukul 3:50 pm

    BERRRRRRRR…..

  53. 55 CORO 18 Mei, 2009 pukul 1:29 pm

    UNTUNG GW GAK SUKA TEH BOTOL…GW SUKANYA…YANG AMIS-AMIS

  54. 56 yoyy 23 Mei, 2009 pukul 9:05 pm

    yah , siapa suruh mikir hoax itu beracun

  55. 57 BUDI TRIWIBOWO 24 Mei, 2009 pukul 7:12 pm

    Wah mas, kalo gini lu bisa di penjara..
    Sekarang lu balik sebarkan pelurusannya..

    Gara2 lu hampir ribuan karyawan SOSRO diPHK habis2an, lagian ini dunia maya mas bos.
    Siapa aja bisa nyebarinya…

    Laen kali hati2 kalau buat teori..
    Saya akui, mungkin anda pintar dalam bidang kimia, tapi gak musti lah di sebut perusahaan nya apa gituh..

    Thx

  56. 58 tukang ngomel 27 Mei, 2009 pukul 8:01 pm

    aduh, ada apa ini?
    saya malah tau permintaan maafnya dulu daripada hoaxnya, jadi sapa yg tadi bilang harus nunggu 10 tahun untuk mendapatkan klarifikasinya?

    @Budi Triwibowo: ah masak sih ribuan karyawan Sosro HAMPIR di PHK gara2 temen saya ini? klo soal penjara, klo polisi sudah mengetahui kronologisnya pasti deh yg dipenjara yang nyebarin, lagipula aku sih yakin pihak Sosro ndak akan sebodoh itu main ngelaporin sembarangan. setau saya, hoax spt ini bisa mereka gunakan untuk menarik simpati konsumen lho..

    @Hariadhi: pasti ini udah jadi pelajaran berharga kan? kita tak pernah tau persis isinya org2 di milis, milis privat saya juga pernah mengalami kebocoran kayak gini yg akibatnya HAMPIR mencera-beraikan beberapa komunitas di Indonesia. salut buat ke-jantan-anmu ;)

  57. 59 cah ndeso 5 Juni, 2009 pukul 3:49 pm

    Knapa tapi yang jelas-jelas beracun tidak di forwardkan di kuatkan berita negatifnya contoh disini ROKOK,kan orang awam juga perlu tau gitu

  58. 60 jamkerzz 13 Juni, 2009 pukul 11:13 pm

    smua dah ada yang mengatur..^^

  59. 61 DEWI HERNITA 19 Juni, 2009 pukul 12:35 pm

    AKU TAU BANGET TEH SOSRO ITU BERMUTU TINGGI KARNA DIPROSES HIGIENIS

  60. 62 saerdnA the sarden 19 Juni, 2009 pukul 5:50 pm

    ya… mas Hariadhi tidak perlu minta maaf, justru yang meminta maaf itu yang menyebarkan hoax ini tanpa seijin mas… walaupun begitu, saia mengabulkan permintaan maaf mas, meskipun saia bukanlah seorang member ataupun petugas. Ingat, bahwa “Manusia tidak ada yang sempurna, sekalipun yang sudah dikatakan sempurna.”

    @DEWI HERNITA
    iya, betul, mbak… saia pun yakin sekali.

    @all
    sebagai tambahan informasi, wiki versi Indonesia dari ‘Dihydrogen Monoxide’ atau ‘Hydroxylic Acid’ bisa dilihat di :

    http://id.wikipedia.org/wiki/Air#Sifat-sifat_kimia_dan_fisika

  61. 63 nazarudin 25 Juni, 2009 pukul 1:46 pm

    sebernya setelah baca hoax ini emang ada benernya coz semua bahan baku makanan minuman emang air alias dihidrogen monoksida (H2O)klo yang baca orang lulusan jurusan kimia tapi klo orang awam mungkin anggapannya racun

  62. 64 Stop Dreaming Start Action 30 Juni, 2009 pukul 2:37 pm

    bagus banget bro
    kamu berjiwa besar mau memainta maaf
    jarang ada orang seperti kamu
    salam hangat

  63. 65 pecinta kopi 26 Juli, 2009 pukul 11:05 pm

    habya pengecut yg merasa pintar lewat internet
    hanya pengecut yg merasa pintar tapi gak bisa ngasih manfaat
    cuman cari kepuasan intelektual belaka

    ah ..segelas nescafe tetap lebih nikmat menemani malam2 saya beowsing2 di internet

  64. 66 gerobak dororong net 23 Agustus, 2009 pukul 4:04 pm

    ngag usah khawatir sro rekan dan langganan kamu masih banyak sosro memeng number one in the world………….. ok

  65. 67 senna 28 Agustus, 2009 pukul 3:00 pm

    Saya masih ingat maraknya isu lemak babi dan flu burung yg menyebabkan industri terkait menderita. Bangsa ini memang cenderung berpikir ke arah negativity, kebalikan dari positivity yg dianut bgs amerika. Oleh sebab itu hal2 negatif akan menyebar 100x lebih cepat. Seandainya para teroris cukup pintar komunikasi massa, mereka tidak perlu pasang bom utk menghancurkan indonesia. Cukup menyebar gosip dgn politik adu-domba. Bangsa ini perlu punya ‘musuh’ bersama supaya tdk menghancurkan diri sendiri. Bagaimana kalau kita bikin proposal utk ganyang dan jajah Malaysia? Moga2 ada budget di APBN 2010 :-)

  66. 68 gerobak dororong net 21 September, 2009 pukul 10:16 am

    aku raweroh wong aku ngertine, gawe gerobak dorong gebutuhan alat bantu jual teh botol sosro dari pada mikirin HOAX mumet aku wes SRO mendingan Gawe Gerobak dorong seng akeh neng gonku wae yoo SRO…….takk tunggu Suwon……..

  67. 69 me 5 Desember, 2009 pukul 12:16 am

    huuufffttt, lagi nyari berita ini utk tugas…well, saia rasa, pembicaraan sudah cukup menyimpang..yang salah mungkin orang yg menyebarkan berita di milis ini(sama seperti kasus prita)…well, saia penggila sosro, tapi saia sehat…hehe
    untuk anda yg punya blog, SEBENARNYA, konteks anda menulis cerita ttg hoax ini tidak bisa disalahkan, karena ini untuk konsumsi periklanan dan analisis ttg berita negatif…jadi, saia tidak bisa menyalahkan anda….kita memang suka membuat berbagai ide dan harus dishare ke orang lain, yang jadi masalah adalah kita share dimilis yang ternyata bisa bocor juga..
    mungkin suatu saat anda bisa menulis buku soal hoax..hehe…saia yakin anda juga suka dg sosro, ya paling ga orang disekitar anda, klo makan selalu bilang gini”mas, mas, sosronya satu dooong”..ehehehehe…kenapa?karena anda bisa berpikir sampai ke perusahaan itu….sostro memang hebat pergerakannya..saia salut..hehee…
    thaaaanx….

  68. 70 me 5 Desember, 2009 pukul 1:07 am

    huuufffttt, lagi nyari berita ini utk tugas…well, saia rasa, pembicaraan sudah cukup menyimpang..yang salah mungkin orang yg menyebarkan berita di milis ini(sama seperti kasus prita)…well, saia penggila sosro, tapi saia sehat…hehe
    untuk anda yg punya blog, SEBENARNYA, konteks anda menulis cerita ttg hoax ini tidak bisa disalahkan, karena ini untuk konsumsi periklanan dan analisis ttg berita negatif…jadi, saia tidak bisa menyalahkan anda….kita memang suka membuat berbagai ide dan harus dishare ke orang lain, yang jadi masalah adalah kita share dimilis yang ternyata bisa bocor juga..
    mungkin suatu saat anda bisa menulis buku soal hoax..hehe…saia yakin anda juga suka dg sosro, ya paling ga orang disekitar anda, klo makan selalu bilang gini”mas, mas, sosronya satu dooong”..ehehehehe…kenapa?karena anda bisa berpikir sampai ke perusahaan itu….sostro memang hebat pergerakannya..saia salut..hehee…
    thaaaanx….

    (*btw, penyebar berita ini dari milis anda, sudah ketauan ga siapa orangnya??hehe)

  69. 71 ganteng 19 April, 2010 pukul 11:06 am

    hemmm…menarik sekali hoax yang disebarkan akhirnya ditanggapi dengan dua cara yaitu membenarkan hoax tersebut, dan satu lagi dengan tidak memperdulikannya.
    tidak ada yang melakukan pengecekan kebenarannya baik masyarakat maupun pemerintah.
    apakah hal ini terjadi di Indonesia saja atau juga dibelahan dunia lain?
    yang jelas, bagi saya, prilaku ini menarik sekali, apalagi dengan teknologi internet penyebaran hoax ini menjadi sangat-sangat cepat.

  70. 72 pandos 6 Mei, 2010 pukul 3:05 pm

    Makanya….. mikir dulu baru ngomong jangan ngomong dulu baru mikirr….

  71. 73 Ksatria 17 Mei, 2010 pukul 1:14 pm

    @Mas Hariadi

    Walau telat, ga apa2 lah kasih komentar.

    Salut buat Mas Hariadi “sikap seorang blogger sejati” Mengakui kesalahan tanpa di suruh.

    saya rasa semua orang indonesia sudah mulai pinter2 kok. Hoax atau bukan tentunya mereka sudah punya alasan dan ga asal telan informasi.

    Manusia tidak sempurna, tapi Mas Hariadi telah menunjukkan salah satu ciri sifat Manusia yang disukai oleh Manusia lain. Yaitu Secara Gentle Meminta maaf.

    salam Kenal,

    Gede Astika Budi ksatria

  72. 74 iblis 1 Juni, 2010 pukul 12:18 pm

    makanya… kalo nge bacot… jangan asal.. teh botol itu asli buatan indonesia dan perusahaan indonesia… mari kita lindungi dari intervensi perusahaan asing….

    ingat haridi bacot mu lebih tajam dari pedang..

  73. 75 tito 16 September, 2010 pukul 12:01 pm

    sabar2 badai pasti berlalu

  74. 76 maskur 18 Oktober, 2010 pukul 10:41 pm

    teh botol sosro memang mantap

    saya juga seneng sama teh botol sosro….habis pasang lcd laptop jd segerrr…..

    silahkan sms 085711665051..jika butuh lcd laptop untuk pengganti lcd anda yang rusak, pecah, blank, garis garis

  75. 77 Hamidi 22 Oktober, 2010 pukul 4:42 am

    Teh Botol Sosro Aman ko…

  76. 78 Sotoy 14 Desember, 2010 pukul 11:18 am

    Ini namanya viral yg membodohi masyarakat. Air kok dibilang berbahaya.

    Mungkin yg perlu diulas bukan airnya, tapi berapa banyak pengawet yg digunakan oleh pabrik2 teh di Indonesia. Apakah masih dalam taraf normal dgn asumsi untuk konsumsi tiap hari sehari 3x? (karena kan apapun makanannya, minumnya……)

    Menurutku, kalau mau sehat, minum air putih yg banyak. Minum teh asli tanpa pengawet, seduh sendiri minum sendiri.

  77. 79 Teh 16 Desember, 2010 pukul 2:30 pm

    Penulis blog mungkin lalai , tetapi pembaca yang kurang kritis juga berperan didalam penerimaan informasi tsb. Sebagai manusia , bukankah Anda sudah diberikan kemampuan untuk berpikir ? apa kalau saya bilang ini “A” dan itu “B” lalu Anda langsung percaya ? alangkah sempitnya jika kita tidak punya kemampuan untuk menyaring informasi yang masuk dan mengambil keputusan yang bijak. HOAX itu seabrek jumlahnya teman… mrk yang punya blackberry apa tidak sering dpt broadcast2an tidak berguna ? sebagian besar hoax ? kepada blogger , sy turut prihatin untuk apa yang terjadi, hal yang tidak terkirakan. Kepada penerima informasi , kalau memang semudah itu untuk mendoktrin sebuah informasi kepada kalian, saya turut prihatin.. kalau Anda bilang memang masyarakat belum teredukasi, kenapa tidak mulai dari Anda yang teredukasi terlebih dahulu? apa karena orang lain tidak teredukasi maka Anda ingin ikut-ikutan tidak teredukasi? kalau orang lain bodoh , Anda mau ikut-ikutan jadi bodoh juga? =)

    Anyway , air putih dan teh yang Anda seduh sendiri tanpa gula bisa jauh lebih sehat daripada teh manis yang sering Anda minum dan Anda jadikan kebiasaan. Salah satu pemicu diabetes adalah diet yang penuh dengan simple sugar.


  1. 1 Klarifikasi Teh Botol Sosro Mengenai HOAX Hydroxilic Acid.. « -CessationCesar- Lacak balik pada 13 Mei, 2009 pukul 3:42 pm
  2. 2 (don’t) Pass the Hoax « kanabies Lacak balik pada 14 Mei, 2009 pukul 7:10 am
  3. 3 Permintaan Maaf untuk Teh Botol Sosro « Boongan Tuh! Lacak balik pada 15 Mei, 2009 pukul 1:23 pm
  4. 4 Konspirasi Iblis Atau Sekedar Black Campaign Lacak balik pada 27 Juli, 2010 pukul 8:47 am

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Bumi Magenta!

Arsip

Bebas bertanggung jawab

Tulisan di blog ini ada di bawah lisensi Creative Commons with attribution 2.5. Syarat untuk menyalin blog ini adalah menyertakan url blog ini sebagai sumber.
Mei 2009
S S R K J S M
« Apr   Jun »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: