Saya baru ngomong seperti ini di salah satu blognya deathlock:
Setiap orang punya preferensi dalam hidup. Dia bisa saja punya kecenderungan lebih berat kepada salah satu pihak yang bertikai.
Tanpa memperhatikan siapa yang benar dan salah dengan objektif sekalipun, Har?
Yah.. itulah manusia, mau bagaimana lagi? Selain sisi rasional dan logika, pemikiran kita juga dipandu oleh insting. Kita mendengar hanya apa yang ingin kita dengar, kita melihat hanya apa yang ingin kita lihat. Saat itulah informasi yang kita terima mulai terdistorsi. Belum lagi pengaruh luar, entah masalah pembelokan informasi, emosional, faktor suka-tidak suka. Masih banyak….. lagi.
Jadi lucu barangkali ya? Berharap ada yang 100% objektif di dunia ini. Lha belum tentu juga yang sudah kita cap benar itu pasti benar, belum tentu juga yang salah itu pasti salah.
Saya pikir di sana lah perlunya kearifan dalam menilai.

assalamu’alaikum…
preferensi manuasia memang berbeda, yanga benar hanyalah dalam Al-Qur’an.
wassalam