Bangsaku pecundang, saat didatangi kunjungan Mr. S dan diajak berdiskusi
kami menjilat hanya karena takut dicopot dari jabatanBangsaku pecundang, saat rezim Mr. S berkuasa dengan pongah
kami tak punya nyali berdiri di depan untuk menjatuhkanBangsaku pecundang, saat Mr. S turun dari jabatannya
kami bersorak-sorai seolah kamilah yang paling berperanBangsaku pecundang, saat Mr. S tak lagi memimpin
kami berteriak, karena harus bekerja keras tanpa dimanjakanBangsaku pecundang, saat pengganti Mr. S tidak cakap
kami mengeluh, betapa indah nostalgia di bawah pemerintahannyaBangsaku pecundang, saat Mr. S jatuh sakit
kami tertawa “ha ha ha”, seolah penderitaannya adalah sebuah kabar bahagiaBangsaku pecundang, saat Mr. S sekarat
kami kompak mencari ribuan cara mempercepat ajalnya
Belum cukupkah ciri bangsaku sebagai bangsa pecundang?
Berikut ciri-ciri pecundang yang saya ambil dari pelajaran manajemen:
1. Pecundang merasa dirinya adalah yang paling dianaktirikan dalam organisasi. Seluruh hidupnya habis untuk menceritakan kepahitan hidupnya dan bagaimana orang lain berkonspirasi mengucilkan dia.
2. Pecundang gigih mengajak serta orang lain dalam kepecundangannya.
3. Pecundang berdiri paling belakang dalam memperjuangkan sesuatu tapi berdiri paling depan dalam merayakannya
arghh.. melanggar janji hiatus. Balik lagi ah ngerjain tugas DKV

Entahlah… mungkin benar juga ya? Terlalu mengandalkan yang lebih mampu kah? Atau karena tidak ada dorongan untuk menjadi konsep pionir.
Mungkin bukan bangsanya, tapi rakyatnya.
Nomor 2 kayaknya terasa juga dalam kasus lain, semisal Malaysia.
hwakakakakaaaak…. gw setujuuu!!!
rakyat pecundang… hahaha…
tapi kalo dipikir2 budaya kita emang gitu yah…
beraninya keroyokan.. huhu..
Entah kenapa waktu baca paragraf ntu saya masuk bagian pecundang…
Cool ..
*melirik diri sendiri dan sekeliling*
Loh .. emang sedang hiatus ya??
merasa diri pecundang adalah awal untuk menjadi tidak pecundang..
makanya saya pengen pindah ke inggris aja, jadi kaptennya liverpool
Rasa nikmat ada karena rasa sakit, orang berhasil ada karena ada para pecundang – so?
*
*kabur
nah! kek afa yang saia fikirkan tentang bangsa ini….
manja, cengeng, amnesia-tingkat-akut dsb, dsb, dsb……
intinya satu, bangsa kita kerdil sangadh
*mencatat ciri-ciri pecundang*
nice post, kawan..
maen save
@Xaliber von Reginhild

hahahaha.. seperti biasa analisamu tajam, nak.
@Nane
yep yep. orang udah ga berdaya baru deh dizalimi. Waktu dia masih kuat, punya nyali aja kaga.
@Praditya
Ini ceritanya bangsaku, mas. Jadi gw juga termasuk.
@erander
whahahaha jangan ditanyain deh, entah udah keberapa kali gagal
@warnetubuntu
indeed.
@Dekisugi
Hyakakakakkaka. Jadi Joe Gerrard?
@bisaku
Susahnya pemenangnya sampai sekarang belum nongol-nongol. Malu-malu kucing, kali.
@Hoek Soegirang
Amien, pak ustadh
@morishige_toyotomi
makasih
@aRuL
untuuung aja saya warga negara asing! hohoho.. turis dari planet laen gituh maksudnyah
Baru saja teman sms..
isinya :
“bro, aQ lg senang bgd nih..”
dengan serius saya balas,
“ada berita apah?”
dia balik balas,
“Suharto sekarat!”
lucu apa pecundang.hayo??
@v!n+
ha ha ha. Kapan jadi ke lombok nih, madam?
@gaol
lho coba tanyainnya ke keluarga cendana, jawabannya kira-kira apa? hi hi hi