Hihihi.. ada-ada saja kerjaan vandalis di Wikipedia. Tadi baru sadar 24 November lalu ada yang mengusili halaman pengguna saya, salah satu infoboxnya diganti dengan {{pecandu sex}} dan {{pengguna warungkopi}}. Walahasil yang lihat bisa salah paham, hehehehe.
Ga tersinggung, Har? Yah…. itu sudah resiko ngewiki. User yang ga punya kedewasaan dalam berpendapat bisa berlindung di balik anonimitas dan mengolok-olok pengguna lain. Saya sih paling ketawa-ketawa saja. Lemah syahwat gini kok dibilang pecandu sex.
Oh.. ya. Mungkin pengguna ini beranggapan saya ga ada kerjaan lain di wikipedia selain ngebacot di Warung Kopi. Sekalian saja diklarifikasi, saya udah 1 tahun lebih nyumbang artikel-artikel seni di wikipedia, dan merasa udah cukup nulis. Capek, bosan, dan yang paling utama kehabisan sumber, hihihi.
Karena sudah ada regenerasi di Wikipedia Bahasa Indonesia jadi saya merasa lebih baik menyumbang hal lain yang orang lain jarang melakukan, makanya saya pindah ke Wikimedia Commons untuk menyumbang foto-foto hasil hunting (ini sebenarnya saran dari Pengguna Wikipedia lain: Nein Arimasen. Tapi baru bisa dilakukan belakangan ini, makasih ya!). Kalau mau lihat, sudah disimpan di gallery wikicommons saya.
Jadi semua masalah sudah clear. Yang ngevandal itu udah saya maafin. Semoga lain kali lebih dewasa. Anonimitas bukan segalanya di internet, bisa saja dilacak siapa pelakunya dengan mudah. Tapi saya ga mau nanti jadi dendam-dendaman. Jadi pelihara sajalah perilaku kita. Soalnya orang lainlah yang menilai attitude kita: apa yang diomongkan dan apa yang dilakukan.
Makasih Rick, udah ngebalikin vandalnya.
Hebat cuma 13 menit langsung ketauan.


ohh gitu toh ternyata *manggut2 sambil megang janggut*
sejak kapan lu punya janggut? hehe. Iya.. kalau bandingannya raja minyak-raja minyak itu mah gw tergolong lemah. Ga bisa di atas 4 istri, hehe.
hehehe, di wiki saya cuma nulis profil perusahaan aja
lumayan bisa buat promosi
Pasti di warung, kopinya dicampur sama ramuan tongkat ali plus ginseng
pecandu sex dan warung kopi? maksudnya ngesex di warungkopi? Heleh, apa ndak terlalu vulgar? *disiram air kopi*
hihihi. malah melebarke mana-mana.
Makasih buat komennya, anyway
Wah, aneh-aneh saja itu orang.
Anonimitas di internet memang benar-benar jalan belakang yang ngga bagus.